Anambas yang Eksotis, Mutiara Terpendam Kepri

Program kumpul keluarga Kissparry 2019 berada di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), oleh sebab itu kami sangat tertarik menurunkan tulisan seputar Kepri. Inilah mutiara yang terpendam di Anambas, Kepri, yang sangat eksotis dan layak Anda kunjungi.

Anambas-M161-Kawasan-Resort-Batu-Tompu
Kawasan Resor di Pulau Batu Tompu (Kepulauan Anambas – Kepri)

DIBANDING objek wisata Raja Ampat di Papua, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, atau Derawan di Kalimantan Timur, keindahan pantai-pantai di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, banyak yang belum diketahui. Hal itu wajar mengingat nama Kepulauan Anambas saja jarang kita dengar sehingga seakan belum menasional.

Padahal Kepulauan Anambas menyimpan potensi keindahan yang luar biasa. Sejumlah pihak menyebut keindahan objek pariwisata kepulauan ini sama indahnya dengan potensi wisata yang dimiliki oleh Raja Ampat. Bahkan salah satu pelancong asing yang menuliskan pengalamannya di sebuah media pariwisata luar negeri menyebut keindahan sejumlah pantai di Kepulauan Anambas tidak kalah eksotisnya dengan pantai-pantai di Maladewa. Seperti dilansir dari suaramerdeka.com edisi 4/6.

Wajar bila banyak di antara kita baru mendengar atau mengenal nama Anambas. Pasalnya, posisi kepulauan itu berada di salah satu posisi terluar negara kita. Tepatnya di sebelah barat Indonesia arah Laut China Selatan, berbatasan langsung dengan Malaysia, Vietnam, Taiwan, Tiongkok, dan Filipina.

Darmaga-Tarempa-Anambas-SM137
Dermaga Tarempa Ibukota Kep Anambas Kepri

Kabupaten Kepulauan Anambas sendiri saat ini memiliki 255 pulau. Dari jumlah itu, hanya belasan pulau yang berpenghuni. Yang paling besar antara lain Pulau Matak dan Pulau Tarempa yang kini menjadi Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas. Di antara ratusan pulau tersebut, ada belasan pulau yang memiliki keindahan luar biasa. Letaknya persis sederet dengan Kabupaten Kepulauan Natuna.

Bahkan dulunya sebelum menjadi kabupaten tersendiri, Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kepulauan Natuna. Meski pernah menjadi wilayah Kabupaten Natuna, letak Natuna dan Anambas itu sangat berjauhan.

Bila menggunakan kapal cepat dibutuhkan waktu sekitar 6 jam. Adapun bila menggunakan kapal Pelni, Anambas-Natuna harus ditempuh dalam waktu 12 jam dengan tarif yang cukup mahal.

Sementara bila menggunakan pesawat terbang, untuk mencapai Anambas dari Natuna, Batam, atau Tanjung Pinang butuh waktu 1 sampai 1,5 jam. Selama ini, penerbangan terbanyak ke Anambas dicapai dari Bandara Raja Haji Fisabililillah Tanjung Pinang, Provinsi Riau Kepulauan, dengan tarif sekitar Rp 2 juta PP.

Pulau-pulau itu antara lain Pulau Bawah, Pulau Durai, Pulau Penjalin, dan Pulau Ayam. Menurut Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, banyak bilang Raja Ampat adalah primadona wisata bahari di Indonesia bagian timur. Nah, Anambas ini adalah saingannya dari Indonesia bagian barat. Karena itu, semenjak Pulau Anambas terkenal karena mulai terekspose di media, para wisatawan mulai berdatangan karena penasaran. ”Dulu yang berkunjung ke Anambas masih minim. Sekarang, setelah makin sering diekspose di media, wisatawan mulai cukup banyak yang datang,” kata Bupati.

Bahkan, belakangan ini mulai banyak muncul biro travel yang menawarkan berwisata ke Anambas. Biro-biro travel tersebut antara lain bertebaran di Batam, Tanjung Pinang, dan Pulau Natuna, Singapura. Menurut Abdul Haris, wajar bila pantai-pantai di Kepulauan Anambas menyimpan pesona keindahan, karena umumnya pulau-pulau yang ada di Laut China selatan terkenal dengan keindahannya.

Selain sangat indah, kelebihan lain pulau-pulau di Anambas ini adalah potensinya sebagai tempat wisata bagi pelancong yang hobi snorkeling atau diving. Selain itu, pesona pantai-pantai di gugusan pulau Anambas juga terkenal keeksotisannya.

Pasir putih halus yang terbentang landai serta air laut yang biru jernih pasti akan sangat menggoda para pengunjung yang datang untuk segera berenang. Sebenarnya hampir semua pulau yang ada di gugusan Kepulauan Anambas memiliki keindahan dengan ciri khasnya tersendiri. Namun, beberapa objek berikut ini adalah yang paling populer dan paling sering dikunjungi oleh wisatawan di kepulauan tersebut.

Pulau Tropis Terindah

Anambas-SM151
Panorama Pulau Bawah (Kepulauan Anambas – Kepri)

Pulau Bawah merupakan primadona dan objek paling indah di Anambas. Karena itu apabila Provinsi Bengkulu mempunyai Pulau Enggano, maka Anambas mempunyai Pulau Bawah. Bahkan, menurut pemberitaan sebuah media travel, Pulau Bawah adalah pulau yang menjadikan Anambas mendapatkan predikat sebagai pulau tropis terindah se-Asia. Pulau Bawah sendiri terletak di Kecamatan Siantan Selatan dan membutuhkan waktu 3 jam perjalanan kapal laut dari Tarempa untuk sampai ke pulau tersebut. Pulau Bawah merupakan surga pecinta wisata bawah laut dan snorkeling. Tampaknya, di kalangan wisatawan asing, Pulau Bawah sudah sangat terkenal.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya wisatawan yang datang dari luar negeri dibandingkan dari Indonesia sendiri. Laguna yang terbentuk oleh bentang alam gugusan Pulau Bawah disebut sebut merupakan pemandangan tercantik yang disuguhkan oleh pulau ini. Hingga banyak yang sudah mengakui bahwa Pulau Bawah adalah pulau yang pantas untuk mendapat predikat pulau tropis terindah se-Asia. Selain Pulau Bawah, beberapa pulau lain yang menyuguhkan keindahan adalah Pulau Batu Tompu, Pulau Pari, Pulau Ayam, dan Pulau Penjalin.

Bahkan di Pulau Batu Tompu sudah ada investor asing yang membangun resort dan penginapan yang dilengkapi oleh sarana olahraga pantai dan hiburan. Selain pulau-pulau tersebut, potensi wisata lain di Anambas ini adalah pemandangan pantai Pulau Durai yang dipenuhi penyu. Pulau ini terletak di Kecamatan Palmatak dan oleh masyarakat setempat disebut Pulau Penyu karena merupakan habitat alami bagi kehidupan spesies penyu belimbing dan penyu sisik.

Kita bisa menyaksikan langsung penyu-penyu bermain di sepanjang pantai Pulau Durai yang memiliki pasir putih yang halus. Ini adalah salah satu daya tarik andalan yang dimiliki pulau ini. Di Anambas juga terdapat beberapa objek wisata air terjun dan salah satu air terjun yang populer adalah air terjun tujuh tingkat yang berada di Kecamatan Siantan Timur. Perjalanan ke Air Terjun Temburun dapat ditempuh dari Kota Tarempa dengan menggunakan pompong.

img_20131210123758_52a6a8b6ee943
Air Terjun 7 Tingkat Temburun, Anambas

Perjalanan memakan waktu kurang lebih selama 30 menit. Setelah menepi di dermaga Desa Temburun, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar lima menit menuju lokasi air terjun. Untuk sampai di lokasi kita juga harus menaiki 50 anak tangga di jalan yang cukup terjal.

Setelah sampai di lokasi, kita akan disuguhi pemandangan air terjun dengan tujuh tingkatan. Riak air yang turun dari atas tebing menghasilkan buih putih yang amat banyak, meliuk-liuk di antara bebatuan bewarna cokelat. Jika memandang ke arah jatuhnya air, kita akan mendapati pemandangan laut biru dengan gugusan pulau-pulau yang terlihat dari kejauhan. Bila memandang keindahan pemandangan dari atas Air Terjun Temburun tersebut, seolah kita melihat lukisan alam di atas kanvas raksasa yang amat memesona.

Pulau lain yang yang tidak kalah indahnya adalah Pulau Penjalin yang terletak di Kecamatan Palmatak. Untuk bisa sampai ke pulau ini, kita harus menyewa speed boat dari Kota Tarempa. Perjalanan menuju Pulau Penjalin memakan waktu sekitar 1 – 2 jam. Pulau Penjalin menyuguhkan pemandangan eksotis yang luar biasa. Pasir pantainya putih dengan batu-batu karang raksasa berjajar di sepanjang pantai.

Di tengah pulau terbentang pepohonan yang rimbun. Tujuh pulau kecil yang berdekatan mengelilingi Pulau Penjalin menjadikan masyarakat lokal menamai pulau ini dengan sebutan Pulau Tujuh. Karena keesotisannya, Pulau Penjalin pernah menjadi salah satu lokasi syuting film The Beach yang di bintangi oleh Leonardo Di Caprio.

Pulau ini adalah salah satu pulau paling diminati di Anambas. Bagi para pecinta snorkeling, Pulau Penjalin juga menyimpan keindahan bawah laut yang wajib untuk diselami. Pulau Penjalin sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi taman laut. Oleh karena itu, semua aktivitas eksploitasi dalam bentuk apapun dilarang untuk dilakukan di pulau ini. (25)

Oleh Budi Nugraha
Ilustrasi SM dan Google
Suara Merdeka, berita.suaramerdeka.com/smcetak/mutiara-terpendam-itu-bernama-anambas/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s