Gagasan

Pengertian Manajemen Risiko dan Perlunya di Evaluasi

Berbicara risiko, maka segala hal itu pasti memiliki risiko, kemudian untuk meminimalisasi risiko perlu manajemen, yang dikenal dengan manajemen risiko.

Sebelum berbicara tentang manajemen risiko, maka sebaiknya terlebih dahulu kita sejenak memahami tentang apa itu risiko, sehingga segala sesuatu dapat dipastikan memiliki risiko. Biasanya risiko-risiko yang dibahas itu apabila susuatu berisiko yang kurang atau tidak menyenangkan.

Tulisan ini sebenarnya tidak lepas dari ketika saya mendapat undangan workshop Evaluasi Manajemen Risiko di Hotel Grand Arkenzo Parkview Simpang Lima Semarang, Selasa (9/4) besok.

Grand Arkenzo Parkview Simpang Lima Hotel (Pool2 – grandarkenzo)

Jadi sebelum saya menghadiri acara perlu tahu apa maksud dari undangan tersebut.

Apa itu Manajemen Risiko

Manajemen risiko dipandang dari berbagai sudut mengakibatkan banyak pendapat, dari para ahli, wajar, hal ini juga dikaitkan dengan risiko sebuah kegiatan, dengan mengingat semua kegiatan mengandung risiko.

Sekarang kita tengok sebagian pendapat tentan Apa itu manajemen risiko.

Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Seperti dikutip dari Wikipedia.

Pengertian manajemen risiko adalah suatu proses identifikasi, analisis, penilaian, pengendalian, dan upaya menghindari, meminimalisir, atau bahkan menghapus risiko yang tidak dapat diterima. Seperti dikutip dari Maxmanroe.

Dalam hal ini risiko berhubungan dengan pendekatan atau metodologi dalam menghadapi ketidakpastian dalam bisnis. Dalam KBBI arti kata risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu tindakan. Ketidakpastian ini bisa berupa ancaman, pengembangan strategi, dan mitigasi risiko.

Dalam perusahaan, manajemen risiko (risk management) adalah suatu proses perencanaan, pengaturan, pemimpinan, dan pengontrolan aktivitas sebuah organisasi untuk meminimalisir resiko pendapatan perusahaan.

Masih banyak lagi pendapat para ahli mengenai manajemen risiko ini, terutama dari sudut pandang kasus perkasus.

Akan dibahas Pelaksanaan Upacara Wisuda Khusus Penyerahan Ijazah

Maksudnya yaitu manajemen risiko kali ini akan membicarakan atau mengevaluasi berkait dengan upacara penyerahan ijazah di Universitas Negeri Semarang (UNNES) model baru tahun 2019.

Dikatakan model baru, karena berbeda dengan model sebelumnya. Model yang paling mendasar bedanya yaitu

  • Ijazah diserahkan oleh Dekan atau Direktur didampingi Wakil Dekan I atau Wakil Direktur I, biasanya diserahkan oleh Rektor didampingi Dekan/Direktur
  • Pembagian dilakukan bersamaan dua perfakultas/program, biasanya dilakukan satu atau tiap-tiap fakultas/program
  • Lulusan cumlaude diletakkan dideretan paling depan hingga habis disusul lulusan predikat non-cumlaude, biasanya dicampur urut sesuai dengan urutan mendaftar.

Dalam kondisi ini manajemen yang diterapkan adalah memang sangat berisiko.

  1. Undangan di ruang balkon auditorium dibatasi hanya untuk orang tua/anggota wisudawan yang berpredikat cumlaude. Jumlah cumlaude tidak sebanding dengan kapasitas tempat duduk, dengan undangan 2 orang tiap peserta wisuda. Kapasitas 600 tempat duduk atau 300 lulusan, sementara yang cumlaude sekitar 500 orang atau membutuhkan 1000 tempat duduk. Hal ini menibulkan protes, meskipun bisa diatasi setelahnya.
  2. Peserta yang datang terlambat tidak boleh masuk ruangan dengan toleransi 30 menit, sudah diumumkan saat gladi bersih toleransi 20 menit (ya…, upacara kali ini ada gladi bersih dan sebelumnya ada gladi kotor). Hal ini menuai protes yang datang terlambat.

Karena menimbulkan efek tidak menyenangkat tersebut sehingga perlunya evaluasi terkait manajemen risiko. Terutama risiko nomor 2, memang sebaiknya diperbolehkan masuk dibarisan akhir fakultas masing-masing, dengan catatan ia hanya bersalaman dan menerima map kosong. Tetapi ternyata persediaan map kosong tidak sebanding dengan jumlah yang terlambat.

Lulusan predikat cumlaude sebaiknya tidak dipisahkan dengan predikat non-cumlaude dalam satu program studi, hal ini menimbulkan konflik, apalagi rumor yang beredar akan diurutkan berdasarkan IPK tertinggi hingga terendah.

Perlunya Evaluasi Manajemen Risiko Kegiatan

Menengok dari pengertian diatas, nampaknya manajemen risiko suatu kegiatan bisa dievaluasi sesuai karakteristik dari kegiatan tersebut. Dalam hal ini sampelnya adalah pelaksanaan upacara wisuda, yang intinya penyerahan ijazah dan transkrip.

Evaluasi dikaitkan dengan rutinitas kegiatan tersebut yang membutuhkan evaluasi, tetapi bila fokus evaluasi hanya pada penyerahan ijazah dan transkrip, tetap ada yang masih terkait dengan kegiatan tersebut. Kegiatan itu antara lain, bagaimana yang terlambat datang sedang map ijazah telah ditarik, dan bagaimana urutannya, apakah perprodi atau dikelompokkan model lainnya.

Studi Banding dan Ilmu Titen

Bila dampak dari sesuatu hal tersebut membuat banyak orang senang karena maka dianggap ini bukan suatu risiko yang berarti, sehingga hal ini sangat erat berkaitan dengan pencatatan.

Kalau zaman dahulu malah dikenal ada ilmu titen, ilmu ini berkaitan dari kebiasaan yang terjadi, karena itu pula kadang apabila akan melakukan hal yang baru, perlu adanya studi banding.

Maksudnya untuk meminimalkan risiko dengan mencari tahu pengalaman orang lain yang telah melaksanakan dari kegiatan yang dilaksanakan (baik akan maupun telah).

Semoga bermanfaat

oleh EswedeWea
editor Lik Kasjo (Sunaryo, M.Si.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.