Trip Wisata ke Batam Sehari 2019, Kissparry Kemana Saja

Batam awalnya terkenal dengan wisata belanja, namun dengan terhubungnya jembatan Barelang wisata Batam menjadi lebih lengkap, kali ini (22/12) Kissparry mengadakan wisata ke Batam.

Pulau Batam sering juga dijadikan transit untuk menyeberang ke Singapura, inilah sebabnya pulau Batam menjadi sangat terkenal.

Trip wisata Kisspary di Batam kemana saja hari ini, yaitu Bukit Layang Kuning dilanjutkan ke Kampung Vietnam, lalu ke Jembatan Barelang atau yang terkenal dengan Dendang Melayu Barelang Bridge, selanjutnya ke Masjid Raya Batam, Welcome to Batam, dan terakhir ke Mega Wisata Ocarina.

Tanpa wisata belanja, khas Batam sebagai tempat wisata belanja, waktu yang digunakan untuk perjalanan kali ini, berangkat pukul 08.00 dan kembali ditempat menginap pukul 19.30.

Sehingga untuk wisata belanjanya dilain hari, termasuk makan siang disajikan dalam nasi box ditambah dengan snack (makanan ringan) selama dalam perjalanan.

Waktu yang paling lama digunakan untuk wisata, saat berada di Ocarina Mega Wisata.

Sholat dzuhur di Masjid Raya Batam, sedangkan untuk Asar dan Magrib berada di Ocarina.

Bukit Layang Kuning

Bukit Layang Kuning merupakan tempat rekreasi terbuka untuk menikmati sebagian pemandangan Batam yang terdiri dari pulau-pulau kecil, dan lebih asyik ditempat ini untuk menikmati matahari terbit.

Matahari terbit dilihat dari Bukit Layang Kuning Bukit Kemuning Batam (21/12)

Lokasinya di Bukti Kemuning, dekat (depan) Panbil Mall kearah Tanjung Piayu. Didekat Panbil Mall juga banyak tanaman bunga Sakura yang akan berbunga sesuai musimnya, dan kala itu, ketika Sakura sedang berbunga tempat ini menjadi tujuan wisata yang sangat menarik. Sayang sekali saat Kissparry berkunjung ke Batam, bunga Sakura sedang tidak berbunga.

Bukit Layang Kuning (Bukit Kemuning) Batam

Di Bukit Layang Kuning hanya singgah berfoto-foto bersama, karena sebelumnya sudah beberapa kali ke tempat ini, karena jalan ini merupakan akses jalan tembus ke rumah tinggal selama di Batam, yaitu Perumahan Puri Agung 3.

Bukit Layang Kuning

Menjelang malam dan malam hari tempat ini ramai pengunjung, menjadi tempat kuliner warga Batam yang menginginkan tempat ketinggian yang gratis, kecuali parkir dan membayar kuliner yang dinikmatinya.

Kampung Vietnam Pulau Galang

Setidaknya ada dua tempat yang dapat disinggahi ketika berada di Kampung Vietnam. Kampung Vietnam merupakan sebuah perkampungan pengungsi Vietnam pada zaman dahulu (1979), terletak di Pulau Galang.

Kampung ini semakin terkenal dengan adanya jembatan penghubung Barelang, mulai dari Jembatan 1 hingga Jembatan 6 yang menghubungkan Pulau Batam hingga Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.

Dua tempat yang wajib dikunjungi yaitu Komplek Pagoda, begitu masuk perkampungan ini ada penunjuk arah ke kiri, setelah itu Komplek Museum dengan rute keluar dari komplek Pagoda menuju ke kiri lagi (jika ke kanan perjalanan keluar kampung).

Pintu masuk komplek Pagoda Quan Am Tu Pulau Galang di Kampung Vietnam

Setelah komplek Pagoda meneruskan ke komplek Museum yang jaraknya lumayan jauh. Dalam perjalanan ini akan melewati komplek makam, yang kami tidak berhenti ditempat ini.

Siapkan makanan kesukaan kera, karena selama perjalanan menuju museum ada beberapa gerombolan kera liar yang siap menghadang pengunjung.

Pagoda Quan Am Tu di Kampung Vietnam Pulau Galang

Komplek museum terbagi dalam beberapa bagian, yaitu gedung museum yang berisi peninggalan masa pengungsi, bangunan brak untuk pengungsi, peninggalan alat transportasi darat dan laut.

Ada contoh brak yang masih dirawat dalam kampung pengungsi Vietnam tersebut, dan ada satu tempat yang sepertinya dibiarkan hingga rusak karena dimakan zaman.

Salah satu sudut camp Vietnam di Batam Pulau Galang
(Kisspary Junior beraksi bersama petugas Camp)

Di dekat kapal peninggalan pengungsi yang telah direnovasi terdapat binatang rusa yang dipelihara, jika ingin memberi makan rusa telah disediakan dengan membelinya.

Kandang Rusa di Kampung Vietnam Pulau Galang Batam 2019

Sediakan waktu ditempat ini minimal satu setengah jam hingga dua setengah jam, agar bisa menikmati suasana kampung dimasa lalu, yang sepertinya sedang dibenahi karena semakin banyaknya kunjungan ke kampung tersebut yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Buku Tamu di Kampung Vietnam ada di pintu keluar gedung Museum utama (Kissparry 2019/12/22)

Ketika rombongan Kissparry sudah parkir didepan gedung utama langsung diminta pindah ke tempat parkir disebelahnya karena akan ada tamu khusus (mungkin rombongan dari Vietnam).

Biaya masuk perorang Rp 5.000,00 (lima ribu rupiah) ditambah dengan biaya parkir.

Salah satu anjungan di Kampung Vietnam, Batam Pulau Galang (Kissparry 22/12)

Lanjutkan membaca, Barelang Bridge, Pages 2


Pages: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.