Cara Membaca Profil Lemak Hasil Lab Medis dan Maksudnya

Kita sering mendengar dan menjumpai beberapa istilah medis yang tentunya sangat penting untuk di ketahui, terutama orang orang yang sudah usia bukan anak atau remaja, yaitu tentang Kolesterol, Trigliserida, HDL, LDL, dan hubungannya dengan gula.

Artikel tentang kolesterol, trigliserida, HDL, LDL hanya menarik untuk orang yang telah dewasa yang sudah berusia sekitar 40 tahun ke atas, terlebih Lansia (lanjut usia). Namun demikian para remaja khususnya sebaiknya mulailah melirik tulisan ini, sehingga bisa menjelaskan, jika seandainya ditanya oleh kakek neneknya.

Kissparry ikut tertarik menurunkan artikel ini yang diterima dari media sosial, dengan tujuan untuk memahami tentang kolesterol, trigliserida, HDL, LDL. Dan sebenarnya masih banyak yang berkaitan, namun dengan sedikit paham beberapa istilah diatas setidaknya kita lebih tahu sehingga bisa lebih sehat.

👇👇👇

trigliserida-lemakk
Ilustrasi Trigliserida – Lemak (pic. penuruntrigliserida)

Artikel ini untuk menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman dan banyak kalangan, tertutama bagaimana membaca profil lemak hasil lab medisnya, tulis dokter yang menurunkan artikel ini.

Jika kita membaca hasil laboratorium medis tentang profil lemak maka kita akan melihat hasil bacaan berupa Total Cholesterol, HDL, LDL dan Trigliserida.

Total cholestorol itu jumlah semua LDL dan HDL. Jadi sebenarnya tidak terlalu mewakili keadaan sebenarnya. Normal dibawah 200 mg/dL. Tapi misalpun tinggi belum tentu berbahaya.

Tubuh sendiri setiap hari memproduksi 2000 mg cholesterol. 75% cholesterol yang ada adalah dari tubuh kita sendiri. Sisanya 25% dari makanan yang kita konsumsi. Ingat-ingat perbandingan ini. Kalaupun Anda tidak makan mengandung kolesterol tinggi, tubuh tetap memproduksinya.

Trigliserida (TG)

Trigliserida adalah gabungan 3 rantai lemak yang terikat oleh 1 molekul gliserol yang merupakan gula.

Jika kita mengkonsumsi banyak lemak dan banyak gula, maka akan banyak terbentuk trigliserida. Namun jika kita makan rendah gula maka akan sedikit terbentuk trigliserida. Nilai normalnya adalah 40 sampai dengan 160 mg/dL.

Jika trigliserida meningkat kemungkinan anda terlalu banyak mengkonsumsi banyak gula dan lemak. Jika meningkat maka pertanda anda tidak sehat.

LDL (Low Density Lipoprotein)

LDL adalah lemak yang dibungkus protein yang diproduksi oleh hati, fungsinya untuk mengangkut lemak dari hati untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Biasanya bila terlalu tinggi akan menyebabkan obesitas, penumpukan lemak di organ dan penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Apakah semua LDL pasti berbahaya? Belum tentu.

LDL dibagi 2 yaitu tipe A dan tipe B. Tipe A berbentuk molekul yang besar dan cenderung tidak padat.

Tipe A ini jarang menyebabkan penyumbatan arteri. LDL tipe A ini akan meningkat jika banyak mengkonsumsi lemak jenuh (saturated fat), misal lemak hewani.

Sedangkan tipe B berbentuk kecil kecil dan padat. Tipe B ini sering mengakibatkan penyumbatan pada pembuluh darah. Tipe B meningkat jika kita terlalu banyak mengkonsumsi gula.

LDL normal dibawah 130mg/dL. Tapi bila meningkat belum tentu pasti tidak sehat tergantung tipe mana yang meningkat.

HDL (High Density Lipoprotein)

HDL merupakan lemak yang dibungkus protein yang dihasilkan dari hati untuk mengambil/mengangkut lemak dari organ menuju ke hati untuk di metabolisme.

Nilai normal harusnya diatas 45 mg/dL. HDL harus tinggi agar mengimbangi LDL.

Terus bagaimana kita mengetahui bahwa profil lemak kita baik atau tidak?

Apakah misal LDL saya tinggi merupakan LDL tipe A atau B?

Pertama lihat Trigliserida anda, jika normal maka konsumsi gula anda tidak berlebih. Kedua lihat perbandingan Trigliserida (TG) dan HDL anda. Jika TG/HDL dibawah 2, maka kemungkinan besar LDL anda adalah tipe A. Kemungkinan serangan penyumbatan pembuluh darah sangat kecil.

Jika TG/HDL anda antara 3 dan 5 maka sudah harus hati hati karena sudah ambang batas tinggi. Pola makan harus diubah.

Namun jika Nilai TG/HDL adalah 6 atau lebih maka anda harus sangat waspada dan segera merubah pola dietnya, kemungkinan besar LDL yang ada adalah tipe B, dan anda berada dalam resiko besar terkena serangan jantung dan Stroke. Jika perlu konsultasi ke dokter.

Contoh hasil lab dari orang yang melakukan diet

TG 120
Total kolesterol 271
HDL 75
LDL 171

Dilihat sepintas maka disebut hiperkolesterol dengan LDL tinggi. Tapi apakah LDL tipe A atau B?

Pertama kita lihat dl TG masih normal, berarti konsumsi gula masih normal. Dan TG/HDL yaitu 120/75 hasilnya 1,6. Dan itu dibawah 2. Berarti kemungkinan LDL tipe A. Kemungkinan LDL meningkat karena konsumsi lemak jenuh seperti lemak hewani.

Jadi kemungkinan besar dari hasil lab itu masih aman. Kita tidak harus terburu buru mengkonsumsi obat penurun kolesterol (golongan statin).

Baca dengan teliti dan cermati cara perhitungan nya, untuk mengetahui kolesterol yang baik dan buruk dari hasil pemeriksaan lab kita.

Disarankan membacanya tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali, terutama yang bukan dari kalangan medis atau paramedis.

Semoga bisa bermanfaat.

Judul Asli : Fakta Singkat Tentang Profil Lemak
Oleh dr Zacky Area

Sumber Medsos dan diolah dari berbagai sumber lainnya
Editor Kissparry Wea

Baca Juga (cara buka di tab baru, sorot artikel dan klik kanan buka tab baru, dengan begitu artikel sebelumnya tidak tertutup) :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s