Sahabat Kissparry, Umbi disekitar kita banyak sekali yang kita kenal, terlebih yang tinggal di pedesaan, sangat kental dengan umbi-umbian, baik sebagai makanan cadangan atau diolah menjadi cemilan.

Singkong atau pohong merupakan umbi yang jamak kita temukan, bahkan tidak asing lagi disamping masih banyak macam umbi umbian yang kita kenal lainnya seperti ganyong, garut, kentang, kentang kleci, kimpul, mbili, uwi dan lain sebagainya.

Bila menjadi penganan maka cemilan ini dikategorikan cemilan tradisional, mungkin beberapa diantaranya hanya dapat ditemukan di Indonesia.

materi ini dibagi kedalam beberapa halaman, silakan klik halaman selanjutnya atau laman 1, 2, 3, dst untuk melanjutkan membaca

Apa Itu Umbi?

Umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk sebagai akibat perubahan fungsinya. Perubahan ini berakibat pula pada perubahan anatominya. Organ yang membentuk umbi terutama batang, akar, atau modifikasinya. Hanya sedikit kelompok tumbuhan yang membentuk umbi dengan melibatkan daunnya. Dikutip dari Wikipedia.

Umbi biasanya terbentuk tepat di bawah permukaan tanah, meskipun dapat pula terbentuk jauh di dalam maupun di atas permukaan.

Umbi yang Bisa Dijadikan Makanan

Umbi yang biasa dijadikan makanan atau bahan makanan tentu sudah tidak asing lagi buat kita, turun temurun dari orang-orang terdahulu telah memanfaatkan umbi tersebut.

  • Singkong, ketela pohon, pohong
  • Ganyong
  • Garut
  • Kentang Kleci
  • Kimpul, Lumbu
  • Mbili, Gembili
  • Gembolo
  • Uwi
  • Talas
  • Suweg
  • Iles-iles, porang
  • Ubi jalar, ketela
  • Kentang
  • Gadung

Umbi untuk Buah dan Sayur

Umbi juga ada yang biasa dijadikan untuk bahan sayur atau kategori sayuran.

  • Wortel
  • Bengkoang
  • Bawang

Umbi sebagai Minuman

  • Temulawak
  • Kunir

Umbi Multi Konsumsi

Disebut multi konsumsi karena umbi ini bisa untuk sayur dan biasa untuk makanan dan minuman.

  • Kentang (sayur, makanan, cemilan)
  • Wortel (sayur, minuman/jus)
  • Temulawak (minuman, apotik hidup)
  • Kunir (minuman, campuran pewarna untuk nasi tumpeng)

Umbi-umbian Selengkapnya

1. Singkong, Ketela Pohon, Pohong, Ubi Kayu

Singkong atau ketela pohon atau ubi kayu (manihot utilissima) adalah tanaman perdu yang berasal dari benua Amerika, tepatnya dari Brasil.

Penyebarannya hampir ke seluruh dunia, diantaranya yaitu di Afrika, Madagaskar, India, dan Tiongkok. Di Indonesia sendiri, singkong mulai masuk ke wilayah Indonesia pada tahun 1852.

Nama yang satu ini tidak asing lagi, adalah umbi-umbian yang sangat mudah kita jumpai, terutama produk olahannya berbahan singkong atau pohong atau umbi ketela pohon.

Bahkan daun ketela pohon juga sebagai sayuran yang dapat diolah berbagai macam aneka sayur yang bisa dinikmati.

singkong rebus (pohong)

Ketela pohon banyak sekali varitasnya (jenisnya), bahkan ada yang umbinya beracun jika mengolahnya sembarangan, namanya singkong karet.

Ada sekitar 15 varietas singkong dikutip dari dosenpertanian.com, yaitu:

  • Singkong Manggu
  • Singkong Gajah
  • Singkong Mentega
  • Singkong Putih
  • Singkong Mukibat
  • Singkong Emas
  • Cimanggu Super
  • Singkong Darul Hidayah
  • Adira 1
  • Adira 2
  • Malang 1
  • Malang 2
  • UJ-3
  • UJ-5
  • Adira 4
Singkong (umbi ketela pohon) juga disebut Pohong
  • singkong karet

Jika kita menjumpai Getuk, bahan yang dipakai biasanya singkong manggu.

Manfaat Singkong Secara Umum

Singkong selain digunakan sebagai bahan makanan pokok yang mengandung karbohidrat untuk mengusir rasa lapar, sebenarnya tanaman yang satu ini juga memiliki beragam nutrisi lain yang bermanfaat bagi kesehatan, diantaranya yaitu:

Baik Untuk Sistem Pencernaan Anda

Singkong mengandung serat, yang tidak larut dalam air. Ini membantu dalam penyerapan racun yang masuk ke usus Anda. Dengan cara itu, singkong dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda dan membuatnya tetap sehat.

Membantu Mengatasi Sakit Kepala

Sebagian besar dari kita menderita sakit kepala, dan bagi sebagian orang, itu bisa menjadi tak tertahankan. Tapi Anda bisa mengobatinya dengan bantuan singkong. Yang harus Anda lakukan untuk ini adalah mengambil 60 gram akar atau daun singkong dan rendam dalam air selama beberapa jam. Buat jus segar menggunakan blender, lalu minumlah dua kali sehari.

Mencegah Kanker

Inilah manfaat luar biasa dari Singkong. Singkong membantu mencegah penyakit yang mengancam jiwa seperti kanker. Kandungan B17 dalam daun ini membantu dalam menstimulasi isi sel darah merah, yang kerap kali menyebabkan kanker.

Mengobati Diare

Singkong juga dapat mengatasi kondisi seperti diare. Anda bisa mengambil beberapa potong singkong dan merebusnya dalam air. Tunggu sampai suhu kamar. Minumlah cairan ini dua kali sehari untuk merasakan perbedaannya.

Bagus untuk mata

Tanaman singkong yang bisanya juga dikelola dalam beragam home industri pada dasarnya kaya akan vitamin A dan senyawa seperti bakarotennya yang meningkatkan kesehatan mata Anda.


Halaman berikutnya Ganyong, Garut, Talas, dan Kimpul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.