8. Suweg

Satu di antaranya umbi yang dapat dikonsumsi atau dimakan ialah umbi dari tanaman suweg. Terutama di kawasan perbukitan maupun pedesaan, tanaman ini masih cukup mudah ditemukan.

Saat menyambangi pasar tradisional di kawasan pedesaan, sering juga menemukan penjual suweg dan beberapa jenis umbi lain, misalnya singkong, ubi, mbili, talas dan uwi.

Umbi suweg yang cukup direbus akan memiliki cita rasa serta tekstur yang khas, antara lain diyakini bisa membantu mencegah dan melawan sakit perut.

Bahkan cocok juga untuk mencegah kencing manis dan bisa dikonsumsi penderita kencing manis, sehingga dapat mendukung kesehatannya.

Dengan catatan sekadarnya saja, alias tak berlebihan. Rutin mengkonsumsi olahan umbi suweg diyakini pula bisa sebagai musuh kolesterol jahat di tubuh serta mencegah berat badan berlebih atau kegemukan.

Tanaman Suweg

Satu Kerabat tapi Ada Bedanya yaitu Suweg, Porang, Iles-iles dan Walur

9. Porang

10. Iles-iles

11. Walur

Dilihat secara fisik tanaman porang ini memiliki ciri yang hampir sama terutama bentuk batang dan umbinya, seperti dikutip dari pertanian.go.id, tetapi ada beberapa ciri-ciri yang membedakan tanaman Suweg dengan 3 tanaman tersebut, ciri-cirinya yaitu:

  1. porang (amorphophallus mueleri blume)

daun        : daun lebar, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda.
batang     : kulit batang halus dan berwarna belang-belang hijau dan putih.
umbi        : pada permukaan umbi tidak ada bintil, umbi berserat halus (seperti kristas) dan berwarna kekuningan keorenan
lain-lain   : pada setiap pertemuan cabang ada bubil/katak (bibit porang)

  1. suweg (amorphophallus campanulatus forma hortensis)

daun         : daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda mengkilap.
batang     : kulit batang agak kasar (ada duri) dan berwarna belang-belang hijau dan putih.
umbi        : pada permukaan umbi banyak bintil dan kasar, umbi berserat halus dan berwarna putih.
lain-lain   : pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak. umbi bisa dikonsumsi setelah direbus.

  1. walur (amorphophallus campanulatus forma sylvestris)

daun         : daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda mengkilap.
batang      : kulit batang kasar dan berwarna hijau keunguan dan bercak putih.
umbi        : pada permukaan umbi banyak bintil dan kasar, umbi berserat halus dan berwarna putih.
lain-lain    : pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak

  1. iles-iles putih (amorphophallus variabilis)

daun           : daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau tua.
batang        : kulit batang halus dan berwarna keunguan dan bercak putih.
umbi          : pada permukaan umbi  ada bintil, umbi berserat halus dan berwarna putih.
lain-lain     : pada setiap pertemuan cabang tidak ada bubil/katak

dari perbedaan ciri-ciri tanaman suweg dengan tanaman porang, walur, dan iles-iles putih yang paling mencolok yaitu tanaman porang pada setiap pertemuan cabang daun ada bubil/katak (bibit porang) sedangkan tanaman lain tidak ada, dan umbi porang jika dibelah berwarna kuning keorenan dan teksturnya seperti kristas.

12. Gadung

Gadung adalah sejenis tumbuhan berumbi dari suku uwi-uwian yang umumnya dipakai sebagai tanaman pangan. Gadung menghasilkan umbi yang dapat dimakan, tetapi mengandung racun yang dapat mengakibatkan pusing dan muntah apabila kurang benar pengolahannya.

Inilah sekilah tentang umbi-umbian yang ada disekitar kita.

Semoga bermanfaat

Diolah dari berbagai sumber

oleh Eswede Weanind
Editor Kissparry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.