Bunga untuk Ibuku | 20, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 20
(Tien Kumalasari)

 Rusmi menatap Hasti, dan keduanya tersenyum senang. Tak mengira semuanya menjadi semudah ini.

“Ibu sungguh pintar,” kata Hasti sebelum beranjak pergi.

“Aku selalu berhasil. Dulu berhasil memikatnya, lalu sekarang aku berhasil menyingkirkannya. Aku sekarang adalah nyonya pengusaha yang kaya raya,” katanya kemudian tertawa-tawa seperti orang tidak waras.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 20, Cerbung Tien Kumalasari

Apa Beda Ban Motor Ukuran 80/90 dengan 90/80


Baru saja saya pesan ban ukuran 80/90, dan membatalkan pesanan pembelian di aplikasi marketplace lantaran ragu-ragu akan ban motor yang saya pesan, karena setelah sadar sepertinya ada yang keliru dan berbeda dengan pesan Alif, dan benar setelah saya buka medsos ternyata disarankan pesan ban ukuran 90/80.

Lanjutkan membaca Apa Beda Ban Motor Ukuran 80/90 dengan 90/80

Bunga untuk Ibuku | 19, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 19
(Tien Kumalasari)

Wijan terduduk lemas, sementara Nilam menatapnya heran.

“Hallo, Wijan, kamu masih di situ?” teriak pak Rangga dari seberang.

“Hal buruk apa? Tentang ayahku?” tanya Wijan lemah dan gemetar.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 19, Cerbung Tien Kumalasari

Inilah Contoh Perjalanan Wisata Sehari ke OMAC Umbul Cokro Klaten Solo Jawa Tengah


Klaten terkenal dengan wisata airnya, banyak tempat wisata yang bernuansa air, misalnya OMAC Umbul Cokro yang legendaris, Umbul Ponggok disini juga ada Candi Prambanan.

Lanjutkan membaca Inilah Contoh Perjalanan Wisata Sehari ke OMAC Umbul Cokro Klaten Solo Jawa Tengah

Bunga untuk Ibuku | 18, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 18
(Tien Kumalasari)

Suri pulang dengan perasaan gundah. Ada perempuan yang malam-malam menelpon, tapi bukan bu Raharjo. Baskoro menamai akun itu ‘DIA’. Pasti seseorang yang istimewa. Hatinya terasa sakit. Sudah sejak lama ia merasa Baskoro menjadi jauh darinya.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 18, Cerbung Tien Kumalasari