Gaya Hidup

Museum Angkut Batu Jatim Masih Tujuan Utama Wisata di Malang Penghujung 2020

Museum Angkut yang terletak di Kota Batu (Malang) Jawa Timur ini masih menjadi tujuan utama wisata setelah dari wisata pegunungan, Gunung Bromo (6/12).

Kunjungan kali ini tentu tidak seheboh kunjungan sebelumnya, yang sampai menghabiskan batrei kamera, ya… karena tinggal mengulangi lokasi-lokasi yang pernah terlewatkan. Namun tetap asyik juga, dengan penataan yang disesuaikan juga adanya koleksi yang baru.

Desember memang masih dalam musim penghujan, bepergian di bulan-bulan seperti ini harus persiapan payung atau jas hujan. Beruntung, saat tiba di lokasi dalam kondisi sedang tidak turun hujan, baru saja selesai hujan.

Museum Angkut, Kota Batu (Malang) Jawa Timur 2020 Desember.

Pengunjung tetap diarahkan ke Hall atau ruang utama dalam museum angkut ini. Begitu masuk masih terpajang mobil-mobil kuna gemerlapan karena pancaran sinar lampu.

Di area ini kita bisa berswafoto mengabadikan kunjungan di museum angkut yang spektakuler tersebut.

Baca juga: Museum Angkut, Wisata Mengenal Alat Transportasi Dari Masa ke Masa di Kota Batu Malang

Jangan lupa, jika datang berombongan maka saat ditempat ini bisa kemudian lepas sendiri-sendiri dari rombongan, hal ini karena kesukaan seorang satu dengan yang lainnya berbeda. Jika perlu siapkan alat potret (tongkat) sendiri.

Museum Angkut Kota Batu (Malang) Des 2020, 07 (dok Chipo)

Dari titik ke titik lokasi bisa memakan waktu yang lama, terlebih dalam satu tempat diambil gambar lebih dari satu kali.

Baca juga | Musium Tubuh (The Bagong Adventure) Batu Malang Cara Mengenal Anatomi Manusia

Ada mobil-mobil yang memang diberi sekat, tetapi banyak mobil yang bebas untuk mendekat dalam pengambilan gambarnya, dan biasanya tidak diperkenankan masuk ke dalam atau mengendarai.

Museum Angkut 20201207 (Tya -dok Chipo – Kissparry)

Baca juga | Bakso Es Gunung Kepanjen Kuliner Legendaris di Malang Sejak 1994

Setelah selesai dari gedung utama lantai dasar yang sifatnya angkut yang umum, kemudian pengunjung diarahkan ke lantai diatasnya (lantai 1).

Di lantai ini disajikan alat angkut yang khusus atau spesial dari angkutan tradisional sampai modern. Diatas gedung utama terdapat pesawat terbang, kita bisa mengunjungi tempat ini.

Selepas ini, kita keluar dari gedung utama, turun, mulai disuguhkan alat angkut perwilayah atau alat angkut bertema belahan dunia.

Namun, sebelum keluar gedung, Anda kami rekomendasikan naik ke lantai 2 atau ke atap gedung. Ada apa disini, yaitu untuk menyaksikan kehebatan angkutan udara. Oiya… untuk angkutan laut ada dilantai 1.

Ketika turun dari gedung utama, ketemulah area terbuka diantara bangunan yang ada, sehingga pada saat hujan turun atau saat matahari bersinar cerah, kita menikmati alam apa adanya.

Setelah dari area terbuka kemudian masuk lagi ke dalam gedung, yang didalamnya disajikan alat angkut tiap-tiap negara produsen kendaraan ternama.

Baca juga | Pegunungan di Dunia yang Sebaiknya Kita Tahu karena Kemolekannya

Baga juga | Bromo Wisata Alam Pegunungan, Indahnya Sunrise Terhalang

Museum Angkut, Kota Batu (Malang) Jawa Timur

Mungkin, bagi Anda yang belum pernah mengunjungi Museum Angkut Kota Batu, terutama para pecinta kendaraan (angkutan) lawas, saat ke Malang silakan menyisihkan waktu sekitar 2 jam.

Salam

Kontributor Chipo & tim

oleh Eswedewea
editor Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.