Apa yang Bersama Bulan, itu Bintang atau Planet?

Kissparry (Semarang) sempat mengabadikan ketika bulan disampingnya ada seperti bintang dan bersinar sangat terang, bak bintang kejora, yakni Sabtu 30/6 pukul 10.00 WIB dan Minggu 1/7 pukul 03.50 WIB. Saya sempat diskusi dengan teman saya, terkait penampakan tersebut, dia bilang kemarin juga sudah seperti itu.

Ternyata teman saya juga mengamati beberapa hari, meskipun hanya sekilas. Atas komentar tersebut kemudian saya mencoba mencari jejak benda angkasa yang bersinar terang disisi bulan tersebut.

Meskipun pengambilan gambar hanya menggunakan smartphone, tetapi hasil tangkapan bisa terlihat cukup jelas.

bulan_bintang_IMG_20180630_221004_714
Penampakan Bulan dan benda asing didekatnya, gambar diambil 2018-06-30_22:10:04 dengan kamera HP

Pengamatan dan pengambilan gambar di sore hari 30 Juni 2018 pukul 22.10.04 WIB (Waktu Indonesia Barat).

bulan_bintang_IMG_20180701_035652_576
Potret Bulan dari HP dan benda asing (bintang atau planet lain) 20180701_035652

Ketika bangun pagi, Wea sempat menengok ke atas mencari si Bulan apakah masih ditemani benda asing tersebut, ternyata masih, dan gambar diambil 1 Juli 2018 pukul 03:56:52 WIB (Waktu Indonesia Barat)

Ayo Kita Cari, Apakah yang Menemani Bulan

Planet Venus

Si Bintang Kejora masih berjaya di langit senja dan bisa diamati sejak Matahari terbenam sampai planet ini terbenam di ufuk barat pada kisaran pukul 8 malam waktu setempat.

Selama bulan Juni, Venus akan tampak menanjak naik di langit barat dan berpapasan dengan Bulan pada jarak ~2,5º pada tanggal 16 Juni.

Bintang Kejora dengan kecerlangan -3,9 magnitudo ini akan tampak bergerak dari rasi Gemisi ke Cancer dan berakhir di rasi Leo. seperti dikutip dari langitselatan.

Jadi kemungkinan memang yang tampak itu adalah planet Venus (si Bintang Kejora).

28 Juni. Bulan Purnama. Bulan akan berada di atas cakrawala sejak Matahari terbenam sampai fajar tiba. Kesempatan baik untuk mengamati Bulan dan kawah-kawahnya.

Setelah fase purnama, Bulan secara perlahan akan bergeser waktu terbitnya semakin malam.

30 Juni. Bulan di apogee. Bulan mencapai jarak terjauhnya dari Bumi pada jarak 406.061 km.

Oh iya, ini adalah purnama terakhir sebelum peristiwa gerhana Bulan total pada satu bulan setelahnya! seperti di lansir dari infoastronomy.

Sistem Tata Surya Kita

Surya sama dengan Matahari, atau sang surya itu tidak lain adalah sebutan untuk Matahari kita. Sehingga Tata Surya menurut pemahaman awam berarti merupakan kelompok benda langit yang terdiri dari Matahari yang di ikuti oleh benda langit lainnya dalam satu gugusan bintang tersebut.

Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut dengan Matahari dan seluruh obyek yang terikat dengannya karena gaya gravitasinya, seperti di kutip dari Wikipedia.

Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Kemudian Matahari itu sendiri di sebut dengan planet, termasuk benda langit yang lain juga disebut dengan planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Berdasarkan jaraknya dari Matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah Merkurius (57,9 juta km), Venus (108 juta km), Bumi (150 juta km), Mars (228 juta km), Yupiter (779 juta km), Saturnus (1.430 juta km), Uranus (2.880 juta km), dan Neptunus (4.500 juta km).

Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus.

Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km).

Ilmu pengetahuan terus berkembang seiring dengan kemajuan dan perkembangan teknologi, sehingga ada kemungkinan masih ada perkembangan yang lebih baru.

Belum selesai, saya masih akan mengamati terus.

Update 02/08/2020.

Pengamatan Bulan Akhir Juli sd Awal Agustus tahun ini (2020)

Kalender bulan dan matahari ada selisih atau tidak sama, untuk malam kemarin 1 Agustus 2020 saya mengamati bersama bulan ada bitang kejora yang mendampingi.

Bintang kejora itu ada yang terang ada yang agak redup. Pengamatan sejak malam sekitar pukul 19.00 WIB ketika bulan masih didepan mata kearah timur, kemudian malamnya sekitar pukul 22.00 saat posisi bulan mulai diatas kepala.

Benda angkasa itu masih bersama bulan, mengikuti, semacam seperti berotasi bersama antara bintang kejora itu dengan bulan.

Pagi ini pukul 05.05 ketika saya memandang kearah timur, ada bintang kejora yang beberapa hari ini saya sering perhatikan.

Bersinar cerah sekali, terang, ya… dalam pengamatan ini saya tidak menggunakan alat, tetapi pengamatan langsung dengan mata.

Saat kemarin (sebelum ini) memandang kearah timur ketika malam sekitar pukul 19.00 WIB ada bintang kejora dipandangan sebelah kanan.

Kemudian paginya memandang kearah timur lagi sekitar jam 04.00 ada bintang kejora dipandangan sebelah kiri.

Dalam pengamatan beberapa hari itu, saya mengira bintang kejora ini bergeser dari sebelah kanan (Selatan) ke sebelah kiri (utara), meskipun dalam hitungan sekitar 20o.

Apa iya sih berpindah sih? jangan-jangan ada benda angkasa lain bintang kejora muncul menjelang pagi.

Oleh sebab itu, karena saya bukan ahli astronomi dan ruang angkasa, mencoba mencari tahu akan hal ini.
Inilah hasil pencarian tersebut.

Mars juga bisa diamati di rasi Pisces mulai tengah malam sampai saat fajar menyingsing. Planet merah ini terbit jelang tengah malam dan terus menanjak naik di langit setiap harinya. Mars juga akan berpapasan dengan Bulan tanggal 9 Agustus. DIkutip dari langitselatan.

Duo planet raksasa Jupiter dan Saturnus bisa diamati sampai lewat tengah malam di rasi Sagittarius. Di awal dan akhir Agustus, Jupiter dan Saturnus akan tampak berkonjungsi dengan Bulan dan membentuk segitiga di langit malam.

Uranus & Neptunus. Planet es raksasa ini terlalu redup untuk diamati dengan mata tanpa alat. Siapkan teleskop jika ingin melihat kedua planet es tersebut.

Uranus bisa diamati di rasi Aries sementara Neptunus di rasi Aquarius. Kedua planet bisa diamati sejak tengah malam sampai saat Matahari terbit.

Peta Bintang 15 Agustus 2020 pukul 19:00 WIB. Kredit: Stellarium
Peta Bintang 1 Agustus 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium

Baik, sementara seperti itu pengamatannya. Secara periodisasi, intinya bintang kejora yang tampak dilangit malam merupakan planet-planet raksasa yang berada di nun jauh disana, yang dengan mata telanjang dapat melihat fenomena alam ini.

Maha Suci Allah.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

oleh Eswede Weanind
editor Kissparry

4 replies

  1. Kebetulan saya orang awam,tp sering juga mengamati bulan….namun apa yg diajarkan atopun informasi yg saya dapat, dgn realita yg ada,sangatlah berbeda….2 bintang yg mengikuti bulan,sebelumnya berada dibelakang bulan, pada bulan muda,akan tetapi ketika menginjak pd bulan pertengahan, 2 bintang tsb menyusul bulan dan mendahului bulan.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.