Dapat Oleh-Oleh Ini (Singkong, Ketela, dan Kacang Tanah) Enaknya Dibikin Apa ya?

Saudara kami yang beralamat di Mangkang Kota Semarang silaturahmi berkunjung ke rumah membawa oleh-oleh cangkingan singkong (pohong), ketela (tela pendem), dan kacang tanah.

Angsul-angsul (mirip sebutan oleh-oleh) merupakan bawaan saat bersilaturahmi, meskipun tidak harus membawa, tapi tradisi orang Jawa memang seperti itu, apalagi sudah lama tidak berkunjung silaturahmi ke tempat saudaranya tersebut.

Biasanya sih, yang dibawa sesuatu yang khas dari daerah tersebut, atau pada umumnya kalau yang dikunjungi lebih tua, membawa gula, teh minyak dan lainnya.

Saudara saya (Yanto dan Titik) yang alamatnya di Mangkang dan masih Kota Semarang, datang dengan membawa angsul-angsul satu kardus mie instan dan tampak ubi ketela pohon disebut juga singkong, pohong, kemudian ubi jalar biasa disebut telo pendem, dan satu tas kresek berisi kacang tanah.

Semua barang bawaan masih mentah atau berupa bahan makanan. Alhamdulillah, dapat bahan cemilan makanan ringan berat.

Baca juga : Kawinkan Silang Singkong Petani Ini Berjuang untuk Ketahanan Pangan, Salut Patut Diacungi Jempol Dua

Enaknya Dibuat Makanan Apa?

Ketela pohon atau singkong juga disebut pohong bisa dibuat aneka macam makanan, begitu pula ketela rambat atau ubi jalar.

Kacang tanah yang masih mentah juga dibuat bahan aneka macam

Baca juga : Ubi Singkong Panjangnya 325 cm di Manado, Ini (Mungkin) Singkong Terpanjang di Dunia

Direbus

Semuanya dapat direbus, akan menjadi singkong rebus, ketela rebus, dan kacang tanah rebus. Tentunya sedikit-sedikit karena barangnya juga tidak banyak. Tetapi kalau semuanya direbus, nanti biasanya kurang selera, dan dibuatlah aneka makanan.

Singkong rebus

Cara merebus singkong, karena ini singkongnya besar-besar, sebagai berikut.

1. Dikupas kulitnya

Singkong (pohong, ketela pohon) dikupas kulitnya

2. Dicuci dan direndam

Dicuci sampai bersih, dan rendam dalam air biasa atau air hangat, sambil diberi garam sedikit (secukupnya), dalam beberapa menit (sekitar 30 menit). Tapi ini bebas ya.

Tujuan direndam yaitu untuk menghilangkan kemungkinan ada getah, disamping itu agar air garam sedikit meresap.

3. Direbus dan disajikan

Ketela pohon (singkong) direbus dengan cara di kukus. Air yang untuk mengukus bisa ditambahi garam atau rempah-rempah.

Singkong rebus siap dihidangkan, ketika masih hangat, bisa menemani dengan minum teh atau kopi.

Baca juga : Aneka Penganan dari Umbi Ketela Pohon ‘Pohong’ Singkong, mulai Getuk hingga Sentiling dan Sawut

Ketela juga direbus dihari berikutnya, saat ada singkong goreng, tetapi kebetulan tidak difoto.

Digoreng

Setelah direbus kemudian ada sebagian ada singkong yang digoreng, menjadi singkong goreng. Sajian singkong goreng ini sudah hari yang lain.

Bikin Klenyem Singkong Gula Pasir

Singkong setelah di kupas, kemudian direndam, setelah ditu diparut, kemudian diberi gula pasir dan parutan kelapa (muda), dan aduk hingga merata.

Kemudian dibikin bulatan-bulatan, selanjutnya di goreng, jadilah yang namanya klenyem.

Klenyem biasanya berisi gula jawa atau gula merah, tetapi yang ini dengan gula pasir.

Singkong goreng masih, ketela rebus habis, dan klenyem baru dibikin.

Baca juga : Makan Tiwul dengan Sayur Terong, wow Nikmatnya! Siapa mau Coba?

Kacang Tanah

Selain direbus, juga bisa dibuat bahan lain, saat ini kacang tanah baru di kupas dan di jemur dipanas matahari

Setelah ini, kacang tanah kupas akan digoreng garing tanpa pakai minyak goreng, kalau istilah bahasa Jawanya di sangan. Kemudian diblender untuk membuat bumbu sate. Kali ini masakan ayam bumbu satenya telah siap.

Baca juga : Beberapa Umbi yang Bisa di Konsumsi, Bahkan Jadi Komoditas

Alhamulillah menjadi beberapa macam cemilan dan untuk kacang tanahnya menjadi bumbu masakan.

Semoga bermanfaat

oleh Indarsih Wenind
editor Kissparry

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.