Universitas

Cara Melihat Data Ijazah di SIVIL dan Data di PDDikti, Mana Lebih Penting untuk Daftar CPNS

Aplikasi SIVIL terutama dan FORLAP atau PDDIKTI banyak diperbincangkan, hal itu biasanya berkaitan dengan pendaftaran penerimaan calon pegawai negara yang sering disebut CPNS Indonesia.

Pangkalan Data Pendidikan Tinggi yang kemudian dikenal PDDikti itu lebih penting dari pada SIVIL atau Sistem Validasi Ijazah secara Elektronik, mengapa? karena adanya ijazah bisa di validasi harus melalui laporan bertahap kegiatan aktivitas kuliah mahasiswa setiap semesternya melalui PDDikti oleh PTN/PTS masing-masing, sehingga bagi mahasiswa baru sekalipun wajib mengetahui jika data dirinya terekam di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) setelah satu semester kuliah.

Dahulu namanya Forlap PDDikti dan biasa disebut FORLAP, tetapi mulai saat ini (rev) hanya disebut PDDikti saja, termasuk tampilan model baru tersebut lebih fresh, selain itu gampang banget aplikasi ini digunakan untuk pencarian data.

Jika data mahasiswa tidak tercantum pada PDDikti, maka dapat dipastikan datanya kelak tidak akan muncul di SIVIL, so… pasti.

Apa yang terjadi kebanyakan mahasiswa atau lulusan, ialah hanya beramai-ramai mengecek data mereka melalui SIVIL, dan ini tidak salah, tetapi kurang tepat, karena jika kelak diterima sebagai ASN verifikasi bukan di SIVIL tetapi di PDDikti.

Baiklah, kedua sistim ini produk dari Kemenristekdikti yang kelak akan kembali ke Kemendikbud (Kabinet Indonesia Maju 2019). Kelahiran Forlap PDDikti dibanding dengan Sivil tentu lebih dahulu Forlap/PDDikti.

Dahulukan membuka PDDikri

PDDikti itu Apa?

PDDikti kependekan dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, yang memuat informasi data perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari data perguruan tinggi dan program studi yang ada, kemudian dosen, mahasiswa.

Data program studi berarti juga ada kurikulum mata kuliah, bila dikaitkan dengan dosen dan mahasiswa ada pembelajaran dan nilai studi juga aktivitas kuliah mahasiswa.

Semua data pendidikan tinggi terdata di PDDikti meskipun PDDikti dikelola oleh Kemenristekdikti tetapi seluruh perguruan tinggi di Indonesia harus mendatakan data mahasiswanya dosennya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

Alamat web https://pddikti.ristekdikti.go.id sehingga terkenal dengan sebutan PDDikti, dan alamat web sebelum itu yang sekarang masih ada yaitu https://forlap.ristekdikti.go.id/, namun kelak hanya akan menggunakan yang pddikti.

Cara Membuka Laman PDDIKTI

link -> https://pddikti.ristekdikti.go.id/

Nama domain web mungkin akan berubah seiring dengan Pendidikan Tinggi kembali ke Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah kita masuk ke aplikasi kemudian mengetik salah satu identitas misalnya NIM, NAMA dan cari, komputer akan mencari data yang dimaksud, jika lebih dari satu akan ditampilkan semua. Komputer akan langsung menampilkan yang kita cari.

Misalkan mencari dengan kunci NIM (Nomor Induk), setelah diketik secara interaktif langsung muncul informasi : data dapat ditemukan di mana, seperti

Perguruan Tinggi
Data Dosen
Data Prodi
Data Mahasiswa

—- ternyata ketemunya di data mahasiswa, langkah selanjutnya tinggal klik dan menunggu pencarian, setelah itu muncul informasinya.

Disinilah data kita lengkap terlihat, riwayat pendidikan persemester dan daftar matakuliah yang pernah ditempuh akan nampak disini.

SIVIL itu Apa?

SIVIL kependekan dari Sistim Verifikasi Ijazah secara Elektronik, merupakan produk layanan Kemenristekdikti, yang menurut kemunculannya dikatakan untuk menangkal beredarnya ijazah palsu di lingkungan pendidikan tinggi yang memang ada.

Bukan berarti jika data nomor ijazah tidak terlacak di SIVIL berarti status lulusannya dipertanyakan, tetapi sebaiknya sebagai lulusan tetap mengecek di laman PDDikti.

SIVIL tidak membuat data sendiri, melainkan mengambil dari data perguruan tinggi yang dilaporkan ke sistim PDDikti, sehingga dapat dikatakan SIVIL merupakan turunan dari PDDikti. Dengan demikian ada proses namanya sinkronisasi.

Alamat webnya http://ijazah.ristekdikti.go.id namun tetap dikenal dengan sebutan SIVIL Dikti.

SIVIL hanya akan melihat data yang telah lulus, kuncinya dengan nomor ijazah.

Klik link -> http://ijazah.ristekdikti.go.id


CARA MELIHAT DATA DI SIVIL HARUS PERLANGKAH DENGAN PELAN KARENA ADA PROSES PENGAMBILAN DATA LANGSUNG


Lebih Penting Mana?

Keduanya sama-sama penting, tetapi PDDikti sebagai induk data atau pangkalan data pendidikan tinggi mestinya menjadi rujukan utama setiap mahasiswa di Indonesia, sehingga statusnya lebih tinggi atau lebih penting, sedangkan Sivil sebagai turunannya juga penting dan membantu untuk mengecek data lebih cepat, terkait data nomor ijazah tercatat pada PDDikti atau tidak.

Dalam pelaporan data PDDikti mengenal periode laporan semester, biasanya hanya dibuka tiga periode, dan selain periode yang dibuka jika ada perubahan data pada periode tertentu yang ditutup harus mengajukan permohonan perbaikan data.

Tidak Semua Angkatan Wajib di Datakan pada PDDikti

Anda pasti tahu yang saya maksudkan disini, yaitu tentang angkatan, maksudnya angkatan ialah tahun masuk mahasiswa pada program studi di perguruan tingginya.

PDDikti diharapkan menjadi pintu untuk membuka data-data pendidikan tinggi di Indonesia, tidak hanya setelah lulusan harus masuk pada PDDikti tetapi harus sejak awal mula menjadi mahasiswa sudah terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi.

Tetapi anehnya beramai-ramai melihat data mereka di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi setelah mereka lulus.

Mahasiswa tahun masuk 2003 atau angkatan 2003 hingga sekarang, dan seterusnya, bagi perguruan tinggi dibawah Kemenristekdikti datanya harus terdaftar di PDDikti, sedang angkatan 2002 dan sebelumnya tidak wajib. Jika ada yang minta didatakan, perguruan tinggi boleh membuat surat keterangan status mahasiswanya.

Untuk perguruan tinggi di bawah Kemenag mulainya berbeda (2009), juga dibawah kementerian lainnya (2012).

Maka perhatikan angkatan anda.

Kapan Saya Harus Mengecek Data Saya di PDDikti

MAHASISWA BARU, mulai akhir semester pertama kuliah atau setelah yudisium pertama, sudah harus mengecek PDDikti, apakah data terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, bukan setelah lulus nanti baru mengecek keadaan data Anda, jika pun demikian itu telah terlambat.

Masalahnya jika data ditemukan kurang sesuai maka kemungkinan besar memperbaikinya memakan waktu yang lama.

Anda boleh mengecek data PDDikti setiap sebulan setelah yudisium, sehingga apabila menemukan data diri tidak betul atau salah segera dilakukan perbaikan, misal ejaan nama, singkatan nama, panjang nama, tempat lahir, tanggal lahir. Jangan setelah lulus baru ketahuan jika namanya salah.

Sebenarnya ini akan nampak dari Kartu Tanda Mahasiswa anda atau data induk data pokok anda. Jangan biarkan salah hingga akan lulus baru diperbaiki, sebab untuk data di Pangkalan Data PT akan lebih sulit memperbaiki data yang salah dan ini berbeda dengan data lokal PT.

Contoh kasus:
Assalamualaikum, saya TITIEKE NURKHOLIFIYAH. Alumni KM Unnes 2013. Saya mau konfirmasi Data forlap dikti salah. Seharusnya TITIEKE NURKHOLIFIYAH, tapi di data dikti TITUIK NURCHOOLIFFAH. Apa saja syarat untuk memperbaiki data forlap dikti dan bagaimana prosedurnya? Terimakasih

Data seperti ini seharusnya sudah diketahui sejak menerima KTM pertama kali menjadi mahasiswa, tetapi mengapa dibiarkan. Jika telah begini maka akan sulit untuk memperbaiki, dan yang paling cepat memberikan Surat Keterangan.

Untuk perbaikan data harus membuat surat pengantar dan surat pernyataan, dilampiri KTP, KK, Akta Kelahiran, Ijazah, dan Transkrip setelah dibuatkan pengantar diajukan secara online dan yang menyetujui pihak operator Dikti di pusat (Jakarta).

Sistim Pelaporan

Sistem pelaporan buka – tutup, dengan sistim ini maka kekeliruan atau kekurangan data mahasiswa untuk memperbaikinya butuh waktu berbulan-bulan. Mudah-mudahan kedepannya sistemnya bisa diperbaiki, hal ini disampaikan beberapa lulusan yang mengeluhkan perbaikan akan selesai dalam minimal 2 bulan.

Atau perguruan tinggi perlu menyampaikan laporan keseluruhan tanpa pilah-pilih, untuk data mahasiswa yang belum terlaporkan harus diperhatikan untuk segera di proses.

MENGECEK VERIFIKASI DATA PDDIKTI JIKA TELAH LULUS ITU SUDAH TERLAMBAT, SEHARUSNYA KETIKA AWAL MENJADI MAHASISWA (AKHIR SEMESTER PERTAMA).

Langkah Sebaiknya Bagaimana

Langkah yang sebaiknya dilakukan yaitu dengan melihat data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) baru kemudian melihat data di Sistem Verifikasi Ijazah secara Online (SIVIL).

Tandanya jika nomor ijazah kita muncul di SIVIL, saat melihat data di PDDIKTI akan menampilkan item Nomor Ijazah, tetapi jika di PDDIKTI tidak menampilkan Nomor Ijazah berarti di SIVIL tidak bakalan muncul.

Disamping itu lihat status, apalah masih Aktif atau Lulus, jika telah lulus maka tinggal lapor ke operator PDDikti pusat (Universitas) atau operator PDDikti Jurusan/Program Studi, biasanya di Prodi/Jurusan ada pengelola PDDikti.

Cara lapor bila terjadi demikian (lulus belum ada nomor ijazah dan IPK) sampaikan data sudah lulus tetapi IPK dan Nomor Ijazah kosong tidak muncul.

Jika telah lulus dan status PDDikti belum lulus atau masih aktif, ditunggu status berubah atau lapor ke pengelola PDDikti pusat atau prodi.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam

Oleh Kissparry
Editor Eswedewea

Iklan

Kategori:Universitas

Tagged as: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.