Kisah Tukang Bangunan Menjelang Pensiun

Kisah tukang bangunan ini telah beredar di medsos dan beberapa kali kami baca di grup, dan kali ini saya coba bagi melalui blog ini.

Salah satu sudut Taman Wilis di pagi hari ketika matahari terbit

Tujuan kisah ini adalah untuk menginspirasi belaka…, diluar dunia bisnis dan wirausaha.

Alkisah Seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya
bekerja ikut pemborong.

Iapun bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.

Si Pemborong berkata,
“Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun.

Si tukang bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi.

Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat..
Ia serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong.

Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata,
“Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.”

Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa sesal kenapa rumah, yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan..

Saudaraku..
Ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah ‘rumah’ yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia.


Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun asal-asalan.

*.. jadikan hidupmu berarti.. .

Kategori:

Tagged as: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.