ADA CINTA DI BALIK RASA 08
(Tien Kumalasari)
Usman datang ke rumah Anjani, tak lama setelah Estiana menelponnya. Ia mengatakan bahwa Anjani tetap ingin kembali bekerja.
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 08, Cerbung Tien KumalasariADA CINTA DI BALIK RASA 08
(Tien Kumalasari)
Usman datang ke rumah Anjani, tak lama setelah Estiana menelponnya. Ia mengatakan bahwa Anjani tetap ingin kembali bekerja.
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 08, Cerbung Tien KumalasariADA CINTA DIBALIK RASA 07
(Tien Kumalasari)
Nilam duduk menjauh dari Jatmiko. Ia belum mengatakan apa-apa, Jatmiko sudah berbicara menuruti kata hatinya.
“Kamu tidak usah membohongiku, Anjani.”
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 07, Cerbung Tien KumalasariADA CINTA DIBALIK RASA 06
(Tien Kumalasari)
Nilam tak melihat ada orang di lobi itu, kecuali beberapa orang yang baru datang, tapi tak terlihat seperti orang yang sedang mencari sesuatu. Nilam menyimpan kantung kecil itu di dalam tasnya, kemudian masuk ke dalam mobil karena Barno sudah menunggu.
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 06, Cerbung Tien KumalasariADA CINTA DIBALIK RASA 05
(Tien Kumalasari)
Wijan tersenyum-senyum sendiri, membayangkan laki-laki setua ayahnya akan menikah dengan seorang gadis. Tapi apakah itu aneh? Bisa jadi gadis itu juga sudah berumur, dan mereka adalah pasangan sepadan. Mengapa tidak?
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa ! 05 Cerbung Tien KumalasariADA CINTA DIBALIK RASA 04
(Tien Kumalasari)
Jarak mereka memang tak terlalu jauh, rupanya laki-laki yang dimaksud tidak mendengar. Anjani mendekat, ia juga tak begitu yakin, benarkah dia Jatmiko, atau bukan. Hal itu bisa terbukti, kalau sudah saling mendekat dan berbicara. Sayangnya saat itu di pom itu sedang ramai, berderet mobil mengantri.
Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 04, Cerbung Tien Kumalasari