Arsip Tag: Tien Kumalasari

Ada Cinta Dibalik Rasa | 01, Cerbung Tien Kumalasari


ADA CINTA DIBALIK RASA, 01
(Tien Kumalasari)

Cuaca cerah di sore hari itu. Udara tak lagi panas, karena matahari sudah condong ke arah barat, dan siap berbaring diperaduannya. Bayangan samar sepotong rembulan tampak mengambang.

Lanjutkan membaca Ada Cinta Dibalik Rasa | 01, Cerbung Tien Kumalasari

Bunga untuk Ibuku | 45, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 45 *Tamat*
(Tien Kumalasari)

Ada debar aneh ketika ia menatap bayi itu. Mungkin karena wajahnya yang mirip, atau entah karena apa, ia merasa seperti melihat bayangan Baskoro. Ia diam saja ketika Nilam minta agar boleh menggendong bayi itu sebentar, kemudian perawat menggendongnya masuk ke ruang bayi.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 45, Cerbung Tien Kumalasari

Bunga untuk Ibuku | 44, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 44
(Tien Kumalasari)

Suri heran melihat sikap ketiga tamunya ketika mendengar nama Hasti disebutnya. Ada apa dengan wanita itu? Raharjo bahkan menampakkan wajah masam, tampak tak senang.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 44, Cerbung Tien Kumalasari

Bunga untuk Ibuku | 43, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 43
(Tien Kumalasari)

Nilam cemberut ketika kakaknya memelototinya. Bukannya berhenti, ia melanjutkan pertanyaannya kepada sang ayah.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 43, Cerbung Tien Kumalasari

Bunga untuk Ibuku | 42, Cerbung Tien Kumalasari


BUNGA UNTUK IBUKU 42
(Tien Kumalasari)

Hasti duduk di sebuah bangku di warung itu, lalu memesan nasi ayam panggang dan segelas teh hangat. Ada dua orang lain yang sedang makan, tapi ia tak begitu memperhatikannya. Ia merasa sangat letih, dan juga lapar.

Lanjutkan membaca Bunga untuk Ibuku | 42, Cerbung Tien Kumalasari