Mahalnya Harga Cabe, Ayo Tanam Cabe Sendiri di Pot

Berapa sih harga cabai (cabe atau bahasa Jawa: lombok) saat ini di pasaran, sehingga dikatakan melambung? Begitulah, akhir-akhir ini beredar kabar bahwa harga cabe meroket atau melambung tinggi. Seperti dilansir liputan6.com harga cabai saat ini Rp 100.000,- per Kg bahkan sebelumnya tembus Rp 120.000,- per Kg.

Tanpa perlu mengetahui penyebabnya, entah itu yang dikenal politik cabe, dalam hal ini KissParry bakal mencari solusi untuk menanam atau budidaya cabai sendiri.

Cabe-di-pot1
Taman Cabai di Pot (model Imam Nur S – Klaten)

Di wilayah yang terkenal dengan kesuburannya, Indonesia, sangat mudah untuk menanam cabai sendiri. Setidaknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga sendiri, 5 sampai 7 batang pohon cabai sudah cukup untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Tanaman cabai bisa dilakukan pada pot atau polybag.

BenQ Corporation
Tanaman Cabai di Pot (Budidaya Ala Suryanto)

Tanaman perdu ini mudah penanganannya, bisa dikatakan bibit disebar dimana saja pasti tumbuh, namun alangkah baiknya kalau dipersiapkan dengan baik, agar tanaman cabai ini dapat tumbuh dan berbuah sehingga minimal dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari kita.

Budidaya Tanaman Cabe di Pot, sebagai taman (Ala Suryanto)

Media Tanam

Tanah di campur pupuk kandang kemudian dimasukkan ke dalam pot, dipakai sebagai media tanam. Di kota sering kesulitan mendapatkan tanah walau hanya untuk mengisi satu dua pot, karena lahan sudah di paving atau di plester, apabila ini yang terjadi, tanah dan pupuk organik didapatkan dari membeli di toko bunga terdekat. Kalau di daerah kami masih ada beberapa lahan kosong, maka bisa mengambil sebagian tanah tersebut, sedangkan untuk pupuk organiknya tetap membeli.

Pot juga bisa didapat dengan membeli, bila tidak dengan pot, bisa dengan polybag dari bungkus plastik bekas. Di kota ataupun di desa, saat ini sudah banyak pedagang pot dan barang pecah belah lainnya keliling dari kampung ke kampung, beli saja disini dengan harga lebih murah, meskipun kualitas juga menentukan harga.

Sempitnya Pekarangan

Pekarangan yang terbatas tidak menyulitkan dalam menempatkan media tanam. Dimana pun kita bisa meletakkan pot-pot atau polybag untuk media tanam cabai,  bahkan contoh diatas, pot diletakkan di depan rumah sebagaimana pot bunga.

10 pot tanaman cabai

Bibit Tanaman Cabai

Setiap memasak menggunakan cabai, bisa dipilih cabai yang sudah tua untuk dijadikan bibit, dengan cara ambil bijinya kemudian keringkan, sebaiknya jangan mengeringkan dibawah sinar matahari langsung. Kemudian biji cabai ditabur atau ditanam pada media yang telah disiapkan.

Apabila membuat bibit tanaman cabai sendiri agak kesulitan, bibit bisa dibeli dari toko pertanian terdekat. Namun karena masyarakat kita biasa memasak sayur menggunakan cabai, rasanya tidak kesulitan untuk mendapatkan, dengan tidak membeli bibit, pesan saja kepada tetangga yang gemar memasak sayuran dengan cabai.

Untuk budidaya yang lebih besar, penyediaan bibit bisa dilakukan dengan persemaian. Yang perlu diperhatikan saat menyemai atau membuat bibit tanaman cabai adalah tentang suhu sekitar, usahakan dalam batas 24ºC – 27ºC, meskipun diatas suhu tersebut masih bisa bertahan hidup.

Dalam menyemai bibit tanaman cabai, caranya adalah sebagai berikut, carilah media semai bisa polybag atau tanah yang lebih luas, usahakan bibit terlindung dari sinar matahari langsung, dan usahakan selalu basah atau selalu dingin, maka 3-4 hari sudah ada bibit cabai yang siap dipindah ke media tanam.

Apabila bibit dilakukan dengan persemaian, maka saat memindahkan ke media tanam harus hati-hati, usahakan akar tanaman tetap terbungkus tanah saat memindahkan. Untuk persemaian menggunakan polybag, sebaiknya polybag sekaligus ditanamkan pada media tanam yang baru.

Perawatan Tanaman Cabai

Secara sederhana perawatan tanaman cabai sangat mudah, apabila media tanah sudah cukup unsur pupuk, maka tidak perlu menambah pupuk tambahan.

  1. Pemupukan, sebaiknya digunakan pupuk organik, pemupukan dilakukan secukupnya, sesuai kebutuhan. Pupup organik cair, bisa dicampur dengan air saat penyiraman.
  2. Penyiraman, sebaiknya tamanan cabai setiap hari di siram minimal 1 kali sehari, pagi atau sore, saat penyiraman harus memperhatikan jangan sampai terlalu basah, karena pohon bisa membusuk.
  3. Pengajiran, apabila pohon cabai sudah mulai tinggi sekitar 30 cm sebaiknya dilakukan pengajiran agar batang pohon tidak roboh, caranya dengan menggunakan ajir bambu. Dalam contoh ini seperti cabai yang siap disantap langsung dari pohonnya, itu perlu ajir bambu belah.
  4. Hama dan penyakit, apabila terserang hama atau penyakit silakan menyempotkan ke hama tersebut dengan pestisida alami.

Pemanenan

Umur cabai dari menanam hingga berbuah sangat bervariasi tergantung jenis cabainya, yang terpenting saat memanen adalah warna cabai biasanya sebelum merah semuanya.

Cabai di pot (Ala Supagi)

Untuk warna cabai seperti di atas belum siap dipetik atau dipanen, tetapi cabai yang dalam model diatas siap di petik.

Semoga bermanfaat.

* artikel ini masih akan disempurnakan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s