Wifi itu “Makan Dulu” Pak!

Ada sebuah kisah tentang seseorang yang mengunjungi rumah makan atau restoran, pemiliknya sangat inspiratif melihat peluang usaha yang digabung dengan teknologi terkini, wifi tanpa biaya (gratis).

Kisah ini baru saja kami terima, namun kata hari ini yang tertulis itu menggambarkan kejadian hari itu, karena kisah itu sudah kami terima beberapa hari yang lalu, setelah melalui proses redaksi, maka kisah ini baru muncul saat ini.

Meskipun mungkin menambah biaya pada setiap menu yang ada, restoran atau rumah makan moderen, bahkan kafe kecil-pun sekarang sudah banyak yang menyediakan wifi gratis, hal itu untuk menarik pengunjung. Disamping wifi gratis, tentu juga sarana dan prasarana yang memadahi, diantaranya meja yang sedikit luas, saluran listrik.

Kissparry akan menanyakan kisah-kisah penyedia wifi gratis dibeberapa resto, yang kebetulan tetangga rumah samping dan depan Kissparry Semarang bekerja di sektor ini, apabila telah mendapatkan informasi itu, maka akan kami tambahkan dibawah artikel ini. Namun kisah itu bukan berasal dari Kissparry Semarang tetapi Kissparry Palembang.

Kisahnya ditulis seperti ini.

Hari ini saya pergi ke sebuah restoran…
Saya melihat ada layanan WIFI gratis.
Jadi saya ingin meminta passwordnya sambil menunggu pesanan diantar ke meja saya.

Mas password wifinya apa ya… sang pelayan mengatakan kepada saya, “makan dulu pak”
Saya fikir, hmm mereka nggak mau wifi gratisan, oke deh… jadi saya memesan snacks.

Sambil makan saya bertanya lagi untuk password, karena saya fikir belum di kasih tahu password wifi restoran tersebut, pelayan yang lain menjawab : “makan dulu pak”.

Wah memang betul ini benar-benar… nggak mau rugi amat nih resto. Ya sudah… saya pesan paket makan siang + juice dan kopi…. komplit.

Setelah makan, saya tanya lagi password wifi….. eh managernya jawab : “makan dulu pak”

Bagaimana ini! Saya marah… saya hampir banting gelas ke meja….!!

“Saya harus makan apa lagiii??!!”, bentak saya kepada manager resto.

Dengan gemetar si manager menunjuk papan di atas kasir…..

Ada tulisan :

PASSWORD WIFI = “makandulu”

wifi
Wifi (gambar afreshkhan)

Dengan sedikit malu saya sampaikan kepada manager, sejak tadi saya tanya password wifi selalu dijawab, makan dulu pak, wah Anda kreatif menjebak orang.
Sang manager menyampaikan “Silakan bapak kalau ingin memanfaatkan wifi gratis dari kami, meskipun bapak sudah selesai makan”.

“Baik terima kasih, saya masih ada waktu sebentar”, jawabku.

Demikian sedikit kisah ini, semoga menjadikan pengalaman dan pengetahuan bagi kita dalam menyikapi suatu keadaan.

Apa Hikmah dan Pesan dalam Kisah ini

  • pemilik resto membuat inovasi layanan dengan tambahan wifi gratis, dan yang lebih disini pemilik resto memanfaatkan peluang yang mungkin ada, dengan sangat inspiratif, membuat password ‘makandulu’, seandainya password wifi ‘dudukdulu’, tentu peluang akan berkurang.
  • dalam memahami isi sebuah konten, harus dipahami secara menyeluruh, tidak sepotong-sepotong atau lompat-lompat, maka akan menafsirkan makna yang berbeda, padahal ‘makandulu’ itu jawaban dari pertanyaan, karena ini di rumah makan, jadinya ada dua penafsiran.
  • Seandainya sang pelayan mengatakan “makan dulu tidak dipisah pak” maka yang bertanya langsung memahami bahwa itu jawabannya.
  • Mungkin ada unsur kesengajaan dari pemilih atau manajemen resto, dengan mengatakan “makandulu” pak, agar mengunjung setidaknya kalau salah tangkap terhadap pertanyaannya, pasti akan mencicipi dan memesan makanan di resto tersebut, inilah kreatifitas.

Semoga bermanfaat

Diolah dari sumber LikKasjo Sekayu Palembang

Iklan

One thought on “Wifi itu “Makan Dulu” Pak!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s