Ayo Memahami dan Menata Hidup untuk yang Lebih Benar

Seseorang dalam mengarungi hidup dan kehidupannya tentu tidaklah mulus semua sesuai dengan rencananya. Terlebih hidup di tengah masyarakat. Mari ikuti uraian selanjutnya di Kissparry.com dari kiriman via Medsos.

Jika Kita ingin menikmati hidup tanpa pernah digunjing..
dicela dan di hina…
Itu mimpi Sobat..!!!

Jika itu keinginan…
Jangan pernah hidup bersama manusia..
hiduplah di rimba raya dan hutan belantara..
berteman dengan alam ..
hewan dan tumbuhan..

Dijamin lambat laun Kita akan jadi “orang hutan”.
Ngak percaya…..??
Buktikan saja sendiri..!!

Hidup-adalah-Pilihan_2013-04-08-01-29-24_103044543

Hidup adalah pilihan (menatahidup.com)Selama kita masih hidup bersama manusia..
selama itu pulalah kita pasti akan pernah mendapatkan perlakuan tidak nikmat..
dicela..
digunjing…
dimaki..
difitnah..
dicemarkan nama baik..
digosipin atau
mungkin diseret ke pengadilan dan dijebloskan dalam bui..

Jikalah Nabi Yusuf tidak selamat dari celaan saudara saudaranya..
dari tuduhan dan fitnah wanita yang tergila-gila padanya..
hingga dimasukkan ke penjara bertahun tahun tanpa proses…
hingga akhirnya tersingkap kebenaran dan terbongkarlah kedustaan..
bagaimana pula dengan kita…
siapa diri kita..???

Jikalah Ibunda kita makhluk yang disucikan dari atas langit ke tujuh…
difitnah berselingkuh dengan pemuda..
bagaimana kita bermimpi untuk selamat dari ghibah dan gunjingan.

Jikalah orang yang dijamin sebagai ahli surga sebagaimana Utsman bin Affan..
tidak lepas dari gunjingan manusia dituduh.. nepotis..
makan harta ummat demi keluarga..
mendudukkan pejabatnya sebagai gubernur walaupun fasiq… dsb
hingga berujung diboikotnya beliau ..
diembargo sehingga beliau dan keluarga hampir mati kehausan padahal awal kedatangan ke Madinah..
beliaulah yang membeli sumur milik Yahudi untuk kebutuhan minum kaum muslimin..
Beliau juga dilarang shalat ke masjid Nabi memimpin shalat padahal uang beliaulah yang membeli tanah tanah jiran masjid untuk perluasan masjid Nabi..

Subhanallah…

Ibarat kata pepatah
”anjing menggonggong kafilah berlalu”…
sosok mukmin sejati tidak kan pernah menghiraukan celaan dan makian manusia.. gunjingan maupun umpatan mereka.

Mau tidak tersentuh dengan fitnah dan celaan..?
Mustahil Sahabat.. !!

Semboyan mereka “Membuat manusia rela adalah tujuan yang tak kan tercapai”..
Apapun yang kita lakukan…
toh pasti ada saja yang cela dan gunjing.

Jikalah kita melakukan kebaikan..
orang-orang fasiq yang akan mencibir dan mencela kita..
sebagaimana Nabi kita yang dicela kaum Kuffar ”gila.. penyair.. pendusta..”.
Kita mengamalkan sunnah akan dikatakan ”radikal..sesat,…dst.”

Sebaliknya jika kita mengikuti orang orang fasiq..
ahli syahwat..
ahli bid’ah…
siap-siap pula mendapatkan celaaan orang orang yang jahil.

Ketika kita mengatakan..
_”beliaukan ustadz.. guru kita mengaji.. dia orang shaleh… dst mustahil digunjing”.. Katakan..
“Apalah artinya ustadz dibandingkan para Nabi dan wali wali Allah…”

Jikalah
orang awam keranjingan gosipin para artis.. bintang film.. penyanyi dan semua selebritis…
maka
dikalangan ikhwan dan akhwat yang telah mengaji begitu rentan terbawa arus menggunjing sesama ikhwan dan akhwat pengajian.. bahkan menggunjing para ustadz dan ustadzahnya…
Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah

Apakah Kita kecewa ketika kita diisukan apa yang tidak kita lakukan…?
Pasti kecewa.
Tapi bukanlah kekecewaan itu membuat Kita harus mundur untuk tetap melakukan kebajikan.. jadikan hal tersebut sebagai sarana memacu kita untuk lebih dahsyat berkarya dan lebih kuat menjaga keikhlasan..

Hanya dengan kata kata miring dan sumbang itulah keikhlasan kita teruji.

Dengan badai fitnah itulah kita kan menemukan teman teman sejati dan dapat membedakan mereka dari para pengkhianat dan pecundang yang senantiasa iri untuk melihat diri kita hancur..

Seperti kata pepatah..
“Setiap ada yang memperoleh kenikmatan.. niscaya akan ada yang iri dan cemburu”

Begitulah realita hidup ini yang harus dijalani..
mau tidak mau atau suka tidak suka.

gundah-gulana-frustasi-yuk-baca-doa-ketenangan-hati-SD3rjhaTGQ

Jika kau di fitnah dan digunjing.. kurangi gundah-gulanamu dan kesedihanmu dengan keyakinan ”Toh.. mereka yang menggunjingmu hakikatnya menghantarkan kebajikan dan pahala mereka untukmu..!!”

Bukankah dikabarkan kelak bahwa akan datang dihari kiamat seseorang yang membawa amalan kebaikan sebesar Gunung Tihamah… namun akhirnya seluruh amalan kebajikannya hancur dan lenyap dibagi bagikan kepada orang yang ia dzalimi dan sakiti..

Mengapa kau bersedih ketika dihantarkan padamu ganjaran kebajikan gratis yang akan memperberat timbangan kebajikanmu kelak di hari kiamat..??

Apakah hantaran itu? yaitu gunjingan dan kawan-kawannya yang datang kepada Anda, akan Anda petik di hari kiamat kelak, maka jangan bersedih…

Semoga bermanfaat

Diolah dari kiriman: Sarwo Ndoyo @ngemplak
Judul Asli
🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰
🔰       We Are Tholabul’ilmi         🔰
🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰

Ilustrasi: Google

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s