Serunya Arung Jeram Sungai Serayu, Silaturahmi Ala Paguyuban Sekar Langit

Paguyuban Sekar Langit Semarang yang bermarkas di Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati Semarang mengadakan silaturahmi bersama keluarga dengan cara yang unik, yakni Arung Jeram (Rafting) menyusuri Sungai Serayu Banjarnegara, 10/02/2018.

KissParry bukan merupakan anggota dari paguyuban Sekar Langit, tetapi anggota paguyuban tersebut merupakan teman-teman (sahabat) KissParry Semarang, sehingga ketika kami dapat kiriman foto kegiatan rafting (arung jeram), maka KissParry tertarik untuk mengabadikannya, mengingat KissParry pernah mengikuti kegiatan serupa (arung jeram) di sungai Elo beberapa tahun yang lalu, yah… bernostalgia begitu.

Bus Pariwisata Melaju dari Semarang ke Banjarnegara

Rombongan berangkat dari Semarang dengan armada bus pariwisata besar, sekitar pukul 05.30 WIB, langsung menuju Banjarnegara. Lokasi ini masih dalam satu provinsi.
Karena berangkatnya masih pagi, tentunya banyak yang belum sarapan pagi, sehingga melaksanakan sarapan pagi di rumah makan lokal disekitar Bawen (Ambarawa).

Untuk sarapan pagi, memilih rumah makan yang siap atau model prasmanan, mengingat jarak yang harus ditempuh masih cukup jauh.

Seperti dilansir oleh serayu.co.id bahwa Sungai Serayu adalah salah satu sungai terbesar di daerah Jawa Tengah, atau lebih tepatnya berada di Kabupaten Wonosobo untuk daerah hulu, sedangkan untuk daerah hilirnya berada di daerah Cilacap.

Terdapat 6 kabupaten yang dilewati oleh sungai ini, yaitu Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan juga Cilacap.

Tiba di Lokasi Langsung ke Arena

Paguyuban Sekar Langin PA 20180210 at 114838

Paguyuban Sekar Langit di Sungai Serayu Bjn siap Rafting

Adventure rafting di sungai Serayu ini mempunyai tingkat grade 3+, dengan kualitas jeram yang terbaik dan juga variatif, selain itu ditambah dengan suasana alam yang masih sangat eksotis tentunya membuat rafting di kawasan sungai serayu terasa sangat menyenangkan. Ada banyak sekali manfaat yang akan didapat ketika mencoba adventure rafting di sungai Serayu.

Sekar Langit Kel 20180210 at 115018

Berpose kelompok ibu dan anak, Sekar Langit Semarang di sungai Serayu

Panjang lintasan (rute) yang dipilih dan dilakoni oleh grup Sekar Langit di sungai Serayu Banjarnegara mengambil jarak 16 KM dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam, cukup seru memang, sedangkan panjang lintasan terpanjangnya adalah 28 KM dengan waktu tempuh 5 – 6 jam, dan terpendek 7,5 KM dengan waktu tempuh 1 – 1,5 jam, dan termasuk jarak sedang adalah 14 KM dengan waktu tempuh 2 – 3 jam.

Tarif untuk menyewa peralatan rafting sesuai dengan jarak yang akan ditempuh, untuk 16 KM dengan waku tempuh 3 – 3,5 jam tarif yang dipatok adalah perorang sebesar Rp 230.000,-, dan satu perahu diisi/dimuati oleh 5 – 6 orang dengan 1 orang instruktur.

Rafting Sungai Serayu Banjarnegara 2018 (Tamu Kehormatan)

Fasilitas yang diberikan adalah air mineral, helm dan alat pengaman lainnya, dayung, perahu, kelapa muda dan makanan gorengan, makan sekali, transportasi lokal, dan seorang instruktur sekaligus sebagai driver/pengendali, ruang ganti, dan tentu ruang makan yang bisa dimanfaatkan untuk ruang pertemuan.

Kegiatan Rafting (Arung Jeram)

Sebelum melakukan kegiatan arung jeram (rafting), seluruh peserta dikumpulkan dilapangan untuk diberi arahan secara umum oleh instruktur, antara lain dijelaskan mengenai kondisi alam (sungai) yang merupakan medan rafting, jeram-jeram yang akan dilalui, cara memegang dayung, dan lain-lain. Penjelasan memakan waktu kurang lebih 20 menit.

Peserta arung jeram menerima penjelasan umum

Saat-saat itu sangat penting untuk diperhatikan oleh seluruh peserta, mengingat yang akan diarungi adalah alam terbuka, perairan (sungai) yang bisa saja kurang bersahabat. Segala resiko siap dilakoni peserta, namun tetap dalam pengawasan dan kendali instruktur. Terlihat semua peserta dengan serius mengikuti dan mendengarkan arahan instruktur.

Rafting Sungari Serayu oleh Sekar Langit 2018

Setelah semua dijelaskan, dan semua peserta telah memahami, maka dilakukan latihan memegang dan mengendalikan perahu melalui gagang dayung. Namun sebelum itu dibagi kelompok regu untuk masing-masing perahu.

Arahan cara kemudikan perahu dan pegang gagang dayung

Setelah itu, satu demi satu peserta memasuki perahu yang telah disiapkan oleh penyelenggara sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan oleh instruktur (penyelenggara), karena setiap kelompok terdiri dari 5 – 6 orang yang telah dipilih oleh penyelenggara (instruktur) disesuaikan dengan kondisi tubuh (bobot) peserta agar terjadi keseimbangan.

Rafting Sungai Serayu Banjarnegara Paguyuban Sekar Langit, 2018

Peserta asyik dengan kegiatan arung jeram, sehingga diantara mereka tidak menyiapkan kamera khusus, terlebih panjang lintasan yang akan dijalani adalah sekitar 16KM.

Rafting 20180210 Serayu1
Jeram Sungai Serayu dengan debit air yang melimpah

Kemeriahan di dalam arena arung jeram sungai Serayu Banjarnegara, tampak, ada yang menjerit histeris, ada yang bermain air dengan saling lempar air menggunakan dayung.

Rafting 20180210 Serayu
Perahu hampir terbalik, tapi tidak usah takut, Sungai Serayu, doc Sekar Langit

Ketika kelompok satu mendekati kelompok lain ada yang tarik-tarikan, dorong-dorongan, untuk menguji kekompakan dan kekuatan diantara kelompok, dan saat itu pula apabila tidak siap maka ketika lengah peserta bisa terjatuh dari perahu.

Ketika peserta terjatuh entah karena hempasan ombak air, atau perahu menabrak batu, maka peserta tidak perlu panik, cukup diam saja maka tubuh akan mengambang, dan saat itu instruktur (tim penyelamat) langsung menarik baju pelampung dengan gagang dayung, dengan demikian peserta selamat.

Rafting Serayu 20180210

Berhenti untuk Beristirahat

Di tengah-tengah perjalanan Rafting, ada saatnya istirahat untuk mengurangi rasa lelah. Pada waktu istirahat ini oleh penyelenggara disediakan kelapa muda masing-masing peserta 1 kelapa, ditambah makanan gorengan khas, berupa mendoan.

Mendoan dibuat dari tempe yang diiris tipis-tipis kemudian dilapisi tepung kemudian di goreng, dengan panci (wajan) goreng menggunakan minyak goreng. Peserta makan dengan lahapnya (maklum belum makan siang).

Saat istirahat suasana cukup ramai, karena masing-masing peserta atau kelompok akan bercerita tentang pengalaman selama arungi sungai Serayu yang memang tingkat kesulitan di grade 3+.

Sayang sekali tidak ada yang mengabadikan momen istirahat, sebenarnya kamera atau handphone bisa dibawa dengan dimasukkan ke dalam kantong plastik dan di ikat erat-erat agar tidak kemasukan air selama kegiatan arung jeram. Semoga diantara teman ada yang mengabadikan, kata salah seorang peserta, Wardiyo.

Setelah berisitirahat, arung jeram dilanjutkan kembali, tentunya dengan tenaga agak baru lagi setelah menyantap air kelapa muda dan kelapa mudanya serta gorengan.

Jeram Sungai Serayu yang menantang adrenalin (doc Sekar Langit 2018)

Diarea landai peserta agak santai, bisa sambil beristirahat setelah menguras tenaga dalam mengendalikan perahu melaju. Sang instruktur selalu memberi aba-aba guna mengendalikan laju perahu, yang sebenarnya pengendali utama ada di bagian belakang yang biasanya tempat ini diisi oleh instruktur.

Rafting 20180210 Serayu2

Dan akhirnya kegiatan rafting selesai, setelah ganti pakaian kemudian bersiap-siap untuk makan siang.

Makan Siang

Sebelum makan siang, diadakan pertemuan singkat sekitar 10 menit, untuk membahas program dan evaluasi, karena hampir semua peserta sudah lapar mengingat sudah jam 15.00 WIB lebih, pembahasanpun tidak tuntas, dan dilanjutkan didalam bus saja.

Makan siang kali ini memang terasa spesial disamping tempatnya yang khas kampung, semua peserta sudah merasakan lapar, karena makan siangnya boleh dibilang terlambat.

Persiapan makan siang1
Bersiap-siap santap siang setelah selesai arung jeram Serayu
Persiapan makan siang2 Serayu
Makan siang disajikan prasmanan

Selesai siap Kembali ke Semarang

Kegiatan seharian di sungai Serayu Banjarnegara tidak dilanjutkan ke obyek wisata yang lain. Waktu yang tersisa dipergunakan untuk beristirahat di dalam perjalanan.

Semua peserta merasa puas, meskipun tentu ada rasa kelelahan, namun jeram-jeram yang menantang membuat badan bisa terasa segar dan bugar. Entah besok setela bangun tidur, mengingat pesertanya kebanyakan atau rata-rata berusia 50an tahun.

Bagi pembaca yang ingin mengarungi jeram-jeram Serayu bisa mencobanya.

KissParry (WN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s