Gobak Sodor Minimalis pun dapat Dimainkan Anak

Kissparry sebut Gobak Sodor Minimalis karena anak anak ini main Gogak Sodor dengan lapangan yang kecil tidak seperti biasanya lapangan Gobak Sodor (07/06). Semoga ini bisa membudaya kembali seperti halnya Footsal (Football Minimalis), lalu untuk Gobak Sodor ini namanya apa ya.

Gobak Sodor yang biasa, dimainkan dengan menggunakan lapangan ukuran perbidang persegi berukuran setidaknya 300 cm – 380 cm, karena memang belum ada aturan baku permainan tradisional ini, yang penting penjaga tidak bisa memegang pemain langsung ketika pemain berada dalam bidang permainan.

Sedangkan anak anak ini menggunakan lapangan perbidang persegi hanya berukuran sekitar 150 cm – 180 cm, sehingga mudah sekali berganti jaga karena mudah tertangkap. Sebenarnya tidak mengapa karena lapangan permainan Gobak Sodor bisa menyesuaian dengan kondisi pemainnya. Namun yang ini benar-benar Gobak Sodor Mini.

IMG_20180707_172445_228.JPG
Gobak Sodor Minimalis di mainkan anak anak di Lapangan Posyandu RW.IX Tegalsari, 07/07 Kota Semarang depan Kissparry Semarang

Beginilah anak-anak memainkan Gobak Sodor mini, yang sebenarnya kalau lapangan permainan diperlebar masih memungkinkan. Ia membuat lapangan seadanya.

Karena tempatnya diatas cor beton, maka pembuatan lapangan permainan tersebut untuk membuat garis batas digoreslah dengan pecahan genting.

Merupakan ide kreatifnya anak-anak itu sendiri yang dikomandani oleh Naya (putri-merah/jingga) dan Kansa (putri-merah/merah). Adapun pemain yang lain yaitu Syifa (putra-kuning/hitam), Alvin (putra-hitam/hitam), Rehan (putra-biru/biru), dan Evan (putra-merah/hijau).

Ada sedikit beda aturan yang mana anak anak ini bikin sendiri aturannya, yaitu penjaga garis hanya boleh menghadap ke belakang dan harus menghadap ke depan. Sehingga anak berkaos kuning tidak bisa ditangkap lawan kaos merah tua.

Begitu ada ramai-ramai anak bermain, Kissparry pergi keluar dan duduk diteras rumah dan sempat ikut campur dalam urusan permainan anak tersebut, dikarenakan ada pemain yang balik ke depan ketika akan tertangkap. Sebab pemain Gobak Sodor tidak boleh kembali kecuali sudah melewati garis akhir.

Ketika Evan akan tertangkap oleh Kansa dia kembali ke bidang depannya, maka Kissparry Wea sempat berteriak “ee… pemain ora oleh balik mengarep…” (hai… pemain tidak boleh kembali ke bidang depan).

gobak-sodor-minimalis-moderen2
Gobak Sodor Mini di era Moderen (7/7/2018)

Pemain yang tertangkap penjaga tetap gantian sebagai penjaga dan yang menangkap sebagai pemain.

Diterapkan di Perkotaan

Bila ingin diterapkan di perkotaan dengan lahan yang memang tersedia sempit, permainan ini bisa direkomendasikan.

Bidang lapangan permainan berukuran antara 170 cm – 200 cm, sehingga kalau ada 6 bidang maka membutuhkan tempat 340 cm x 510 cm. Bila ingin 8 bidang butuh tempat berukuran 340 cm x 680 cm.

Untuk 6 bidang jumlah pemain adalah 3 – 4 orang tiap regu atau semua berjumlah 6 – 8 orang, sedangkan untuk 8 bidang, jumlah pemain 5 – 6 orang tiap regu atau keseluruhan berjumlah 10 – 12 orang.

Sekarang akan kita tentukan 6 bidang saja. Apabila permain hanya 3 orang dan penjaga juga 3 orang maka penjaga yang menjaga bidang baris ke dua sebagai kapten, sedangkan untuk pemain yang menjadi kapten adalah orang pertama yang melintas. Kapten bisa sebagai sodor, seperti permainan normal.

Penjaga menghadap ke depan dan tidak boleh menghadap ke belakang, artinya apabila pemain telah melewati penjaga bidang paling akhir, maka pemain kembali ke depan untuk masuk ke lapangan permainan lagi.

Ini berbeda dengan permainan Gobak Sodor dengan ukuran lapangan standar dimana pemain harus masuk ke lapangan dari arah belakang setelah melewati penjaga bidang paling akhir, sehingga penjaga harus menjaga pemain dari arah depan dan belakang.

Pemain tidak boleh berlari atau berjalan mundur, tetapi kesamping diperbolehkan namun tidak bertambah nilainya atau tidak mendapatkan poin.

Penambahan Poin (Pemenang)

Poin (nilai) bertambah apabila ada pemain yang berhasil masuk ke bidang dengan nilai angka 1 tiap baris bidangnya, ketika berlari ke samping tidak ada tambahan nilai.

Apabila pemain berhasil melewati seluruh penjaga maka poin sempurna diberikan nilai angka 5, sehingga ada bonus nilai 1.

Contoh dalam permainan diatas terdiri dari 2 regu yaitu ketua regunya Evan terdiri atas Evan, Rehan, dan Syifa (3 orang) sedang ketua regunya Naya terdiri atas Naya, Kansa, dan Alvin (3 orang).

Apabila ada pemain yang tertangkap penjaga, maka segera dilakukan perhitungan poin keseluruhan.

Misalkan Kansa sudah berhasil melewati seluruh penjaga maka sudah dapat nilai 5, kemudian Alvin di bidang baris ke-2 ketika berjalan kebidang-3 tertangkap. Adapun Naya sudah berada di bidang baris 1, Kansa belum sempat memulai bermain lagi.
Maka Nilainya adalah Kansa=5 Alvin=2 dan Naya=1 jumlah Nilai=8.

Setelah ada permain yang tertangkap, maka regu yang tertangkap menjadi penjaga sedang yang menangkap sebagai pemain.

Itulah sekilas permainan tradisional hiburan anak Gobak Sodor Minimalis di era Modern.

Baca juga : Gobak Sodor Permainan Tradisional yang Masih Menjadi Budaya

Oleh Kissparry
Editor Kissparry Wea

Iklan

One thought on “Gobak Sodor Minimalis pun dapat Dimainkan Anak”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s