Pertanian dan Agribisnis taman

Sawo Kecik Ada di Seputar Lapangan Rektorat UNNES Semarang

Jumat pagi, seperti biasanya hari ini ada Senam Pagi di kampus UNNES itu, senam pagi perdana setelah sebulan lebih libur.

Ketika akan mengikuti senam pagi di halaman gedung auditorium kampus ini, saya mendapati tidak jadi ikut senam karena mendapati beberapa pohon sawo kecik yang ditanam melingkari lapangan gedung Rektorat ini ada yang berbuah meskipun belum lebat seperti biasanya, baru satu dua saja buahnya juga baru satu dua pohon kecik yang jumlahnya puluhan ini.

Pohon Sawo Kecik

Apa Itu Sawo Kecik

Bila kita mengenal buah sawo, maka sawo kecik mirip dengan buah sawo, mengenai bau dan rasanya. Tetapi bentuknya berbeda sama sekali, karena sawo kecik itu buahnya kecil sehingga dinamakan sawo kecik.

Lapangan halaman gedung Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Kota Semarang yang dikelilingi pohon Sawo Kecik

Sawo kecik (Manilkara kauki) adalah sejenis tanaman penghasil buah pangan anggota suku sawo-sawoan atau Sapotaceae. Tumbuhan berbentuk pohon ini biasanya berfungsi sebagai tanaman hias pekarangan dan pelindung. Pohon ini menyukai dataran rendah hingga sedang. Seperti dikutip dari Wikipedia.

Sebagai tanaman hias, pohon Sawo Kecik dapat dijumpai di seputar lapangan gedung Rektorat kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sekaran Gunungpati Kota Semarang. Pohonnya disini tinggi-tinggi.

Jika ingin mendapati pohonnya tidak tinggi, tanaman ini juga dapat dijumpai di depan gedung Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) di kampus yang sama, UNNES.

Buah Sawo Kecik dan pohonnya

Untuk mendapatkan buah sawo kecik, terpaksa harus menggunakan gothek atau senggek, karena kebetulan buahnya belum banyak, jika buahnya sudah lebat maka untuk yang tumbuh diranting bawah dapat dijangkau langsung memetiknya.

Saat dipetik, buah ini akan mengeluarkan getah berwarna putih, dan cairan ini ternyata membuat gatal di kulit bila terkena getah ini.

Buah Sawo Kecik dilihat dari dekat, bentuknya bulat lojong

Buah Sawo Kecik berwarna merah tua untuk yang sudah masak (matang), sedangkan yang belum masak berwarna merah muda kekuningan.

Halaman Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni UNNES

Di sekeliling halaman depan gedung Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni juga banyak ditanami Sawo Kecil, bahkan ditempat ini pohonnya pendek-pendek, dan telah berbuah, tidak seperti halaman depan Rektorat yang pohonnnya tinggi-tinggi.

Dalam dunia pepohonan, pohon seperti ini, pohon yang baru saja ditaman tetapi langsung berbuah biasanya merupakan pohon cangkokan atau cangkok. Dilokasi ini kita langsung bisa memetik buah sawo tersebut.

Disekitar lapangan Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni ini pohonnya lebih rendah, disamping itu juga tidak dibawah rerindangan pohon yang lainnya, sepertinya buahnya lebih banyak dari pada yang didepan Rektorat UNNES.

Jenis Buah Sawo

Jenis pohon Sawo Kecik ditempat ini beraneka ragam, terlihat dari buah yang dihasilkan dari tanaman tersebut.

Ada bentuknya bulat, lonjong bulat, dan lonjong, tetapi tidak tahu pasti nama jenisnya, karena buah sawo kecil ini juga tidak diperjualbelikan seperti halnya buah mangga, sehingga nama buah mangga termasuk jelas, ada mangga kuweni, mangga manalagi, mangga pakel, mangga madu, mangga arum manis, dan mangga-mangga lainnya.

Salam

oleh Eswedewea
editor Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: