Setelah Studi Banding Apalagi? Studi Tiru, Studi Kasus, Kunjungan Kerja

Studi banding biasa dilakukan oleh sebuah instansi baik pemerintah ataupun swasta, dari kalangan pendidikan ataupun non pendidikan, lalu apakah studi banding itu, kemudian mengapa sekarang (sepertinya) dibatasi?

Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Mengutip dari binus.ac.id.

Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya.

Studi banding itu sendiri adalah sebuah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan berbeda yang merupakan kegiatan yang lazim dilakukan untuk maksud peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan peraturan perundangan, dan lain-lain.

Kegiatan studi banding tersebut juga suatu kegiatan untuk membangun relasi serta bertukar pikiran demi meningkatkan kinerja organisasi.

De` Ranch Lembang Bandung Jawa Barat, Trio Ciwi-ciwi Koboi (24/8/2019)

Dengan demikian studi banding akan layak dilakukan oleh suatu unit instansi organisasi yang setara atau yang merasa lebih rendah daripada yang dikunjungi.

Hal inilah yang menyebabkan suatu instansi tidak layak melakukan studi banding ke tempat atau dengan tujuan instansi yang levelnya lebih rendah.

Studi banding juga bisa diartikan sebagai riset terhadap suatu hal. Contohnya untuk sebuah infrastruktur dengan membandingkan infrastruktur di negara sendiri dan membandingkannya dengan insfrastruktur di negara lain. Dengan melakukan studi banding, anda bisa melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan yang masih ada.

Area parkir Sari Ater Ciater Subang Jawa Barat 2019

Sekarang muncul istilah studi tiru, yang pada prinsipnya hampir sama dengan studi banding, hanya kalau studi banding sifatnya bisa untuk bahan perbandingan, tetapi kalau studi tiru, jelas sudah mengarah kepada ingin belajar tentang sesuatu atau meniru.

Studi tiru merupakan konsep belajar yang dilakukan pada suatu institusi yang dianggap lebih kompeten dalam suatu hal dengan maksud peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan dan peraturan perundangan.

Istilah studi tiru muncul setelah studi banding mulai dibatasi, dan regulasi dari masing-masing instansi unit organisasi berbeda-beda.

Perjalanan dinas seperti ini biasanya digunakan untuk alat berwisata atau rekreasi, bahkan boleh jadi, wisatanya lebih menonjol atau lebih diutamakan.

Sementara itu kunjungan kerja biasanya dilakukan oleh institusi yang lebih luas pada suatu sektor, bahkan biasa dilakukan pada lintas sektor.

Silakan menggunakan kata yang mana yang paling sesuai.

Salam

Catatan :

Gambar dalam artikel ini kegiatan wisata, dan bukan studi banding atau studi tiru.

Tulisan ini muncul setelah Selasa petang saya melihat ada sebuah bus pariwisata yang melintas di Jl Sriwijaya di Taman Singosari depan eks Wonderia, didepan bus tersebut terlihat tulisan STUDI TIRU, namun sayangnya, saya tidak memerhatikan lebih detil itu rombongan dari mana menuju kemana.

oleh Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.