Tentang

Kissparry atau yang lebih lengkapnya Forturga Kissparry kependekan dari Forum Silaturrahmi Keluarga Kismo-Pariyem. Kami juga sering sering menyingkatnya dengan FS-KPK (Forum Silaturrahmi Keluarga mBah Pariyem/Kismo). Singkatan itu memang tidak umum, namun harus kami gunakan untuk memperpendek kata. Sementara itu kata forum silaturrahmi ada pula yang menyebutnya paguyuban, kelompok persaudaraan, dan lain-lain.

Keluarga Kissparry foto bersama di Sekayu 2016
Keluarga Kissparry foto bersama di Sekayu 2016

Forum ini terbentuk karena masalah geografis tempat tinggal putra-putri mbah Par(cilik)/Kismo yang berpencar, bahkan sangat jauh, sebut saja Semarang (Jawa Tengah), Sekayu dan Tenggulang Baru (Musi Banyuasin, Sumatera Selatan/Palembang), Tebo (Jambi), dan Batam (Kepulauan Riau). Jarak yang terdekat yang ada di Batam, dua kakak beradik jarak merekalah yang paling dekat, sekitar 50 m (satu komplek perumahan), kemudian Tenggulan Baru dan Sekayu (jarak lebih kurang 80 km), sedangkan antara yang di Palembang dengan Jambi (jarak lebih kurang 380 / 460 km).

Terkait jarak itulah kemudian dipandang perlu ada forum silaturahmi, karena tanpa itu kami khawatir dapat menyebabkan hubungan antar saudara semakin jauh, terutama antara anak keturunannya (cucu-cucu), bisa jadi putus ditengah jalan karena tidak saling mengenal.

Tanggal 20 Desember 2016 di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menjadi hari yang bersejarah, saat itu kami bisa bertemu dan berkumpul pertama kali, ketika sudah berpisah sekian lama.

Terjadinya pertemuan/kumpulan tersebut sudah dirancang sejak dua tahun lalu, melalui pesan singkat (SMS) maupun telepon, namun saat itu belum dibentuk forum semacam ini, dan atas gagasan dari keluarga di Batam terbentuklah grup facebook Ngumpulke Balung Pisah (mBah Par). Program inilah sebenarnya cikal bakal terbentuknya forum, tanggal itu pula bisa kami jadikan hari jadi forum.

Media sosial Facebook (FB) sangat berperan atas perekatan silaturahmi kami, dan FB digunakan sebagai media saling berbagi informasi dan gambar. Grup di FB dengan subyek Ngumpulke Balung Pisah (mBah Par) dibuat pada 14/04/2014, kemudian Media sosial WhatsApp (WA) juga kami manfaatkan untuk saling komunikasi dan bertukar gambar dengan subyek grup Keluarga mBah Kismo/Par, di buat tanggal 19/06/2016.

Saat pertemuan di Sekayu ada usulan agar keluarga Kis/Par punya laman/blog, dengan tujuan untuk menampung dokumen kegiatan, gambar (foto), video, dan informasi lain yang bermanfaat. Karena kalau hanya di share di FB atau WA dokumen itu segera hilang dari layar dan untuk mencarinya kembali agak kesulitan. Akhirnya kami hadirkan laman/blog https://kissparry.wordpress.com (blog gratis dari WordPress).

Periode 2014-2016 anak tertua ditunjuk sebagai ketua atau koordinator forum, dilanjutkan periode 2017-2019. Susunan formatur forum belum ditentukan, sementara baru Ketua dan Bendahara, namun dalam waktu dekat susunan kelengkapan pengurus bakal dilengkapi.

Ngumpulke Balung Pisah (Mbah Par) – 14/04/2014 merupakan cikal bakal terbentuknya komunikasi yang intensif dari keturunan Mbah Par yang terpencar. Mengapa namanya bukan Ngumpulke Balung Pisah (Mbah Kismo), pemberian nama kala itu adalah pemberian nama yang merujuk kepada kenyataan yang ada, yang ada saat ini adalah Mbah Par (Pariyem), karena Mbah Kismo suami dari Mbah Pariyem telah berpulang menghadap Allah SWT (almarhum), 14-9-1984 silam.

Hadirnya anak-anak kami (cucu) mengenali langsung kepada Mbah Par bukan Mbah Kismo, bahkan anggota Kissparry (saudara kandung) terakhir saja masih samar-samar mengingat wajah dari bapak Kismo (ayah kami – almarhum) atau bahkan belum bisa mengingatnya, karena waktu ditinggal menghadap Yang Maha Kuasa, si bungsu masih kecil (Ndakir 14-2-1984) dan baru berusia sekitar 7 bulan.

Kebiasaan masyarakat kami pada masa itu, apabila ada seseorang yang meninggal dunia maka foto dan segala suatu kesukaan dari orang yang meninggal tersebut disimpan rapat-rapat. Sehingga sampai saat ini, kami masih belum bisa menemukan gambar dari almarhum bapak Kismo.

Dari nama Ngumpulke Balung Pisah (Mbah Par) – 14/04/2014, berkembang menjadi Forum Silaturrahmi Keluarga Mbah Par/Kismo (FSK-PK) – 19-6-2016, dengan Grup WA saat itu bernama Keluarga Mbah Par/Kismo sehingga pada pertemuan di Sekayu masih menggunakan nama FSK-PK, Pada tanggal 17-1-17 (17 Januari 2017) namanya di ubah menjadi Forum Silaturrahmi Keluarga Kismo/Pariyem disingkat Forturga Kissparry (menggunakan dua “s” dan dua “r”), dan bukan disingkat FSK-KP dan kami biasa menyebut Kissparry. Nama Kismo tetap kami pakai untuk nama depan dalam forum, dengan tujuan agar anak-anak juga mengenal nama kakeknya.

Nama grup di Facebook sampai saat ini masih seperti itu, Ngumpulke Balung Pisah (Mbah Par), dan belum kami ubah, sedangkan untuk nama di grup WhatsApp (WA) sudah di ubah dengan nama Keluarga Mbah Kismo/Par.

Forturga Kissparry berharap dengan dibuatkan blog/laman keluarga ini, segala aktivitas forum dapat terekam dan di dokumentasi secara daring (dalam jaringan) atau online. Oleh sebab itu akan memudahkan kami untuk melacak kembali. Blog ini salah satu bagian dari dokumentasi dalam bentuk tulisan dengan sedikit gambar, ada juga cerita disini, teknologi, pendidikan dan lain-nya.

Dalam perkembangannya, media daring online web/blog/laman, disamping menggunakan WordPress.com juga menggunakan Blogger.com (blog dan hosting free/gratis). Dua blog itu alamat link-nya adalah https://kissparry.wordpress.com, dan https://kissparry.blogspot.co.id.

Dokumentasi foto, disamping ada di Galeri setiap blog, kami juga menggunakan Facebook, Google Drive dan Google Photo.

Untuk itu kepada Facebook, WhatsApp, WordPress, dan Google Group kami menyampaikan terima kasih.

Salam.

Forturga Kissparry

 


Berikut Kontributor Kissparry

  • Kissparry (KP — Admin-Semarang – +62 812-2575-931)
  • LikKasjo (LK — Admin-Sekayu, Palembang – +62 813-6754-4173)
  • Rimbopesat (RM — Admin – Tebo-Muara Bungo, Jambi)
  • UddinNews (UN — Kontributor – Batam)
  • WeaNews (WN — Kontributor – Semarang)
  • WeanindNews | eswedeweablog (WA — Penulis – Semarang)
  • AbuMahfuz (AM — Penulis – Palembang)
Iklan

Semangat Silaturahmi & Persaudaraan

Iklan
%d blogger menyukai ini: