PARA PEMBURU SUBUH


PARA PEMBURU SUBUH..

Saya tanya, kita jawab bareng-bareng:
+ Siapa yang memberi kita rejeki, Allah atau konsumen kita?
“Allah..”

  • Yakin? Bener yakin Allah yang Maha Kaya? Allah Maha Pemberi Rezeki?

“Yakiiiinn… Seyakin-yakinnya!”

  • Tadi pagi subuhan jam berapa? Subuhan di mana? Jamaah atau enggak?

“Tiba-tiba hening…”

Pesan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”
(HR. Muslim725).

Bahasa singkat namun tersirat, dua rakaat sebelum shalat subuh nilainya lebih baik dari dunia dan isinya.

Orang yang bisa melakukan ini bener-bener kaya raya!

Bayangkan ketika hari masih gelap, dingiiin, orang-orang ini rela ke masjid lebih dahulu, sholat sunnah 2 rakaat sebelum subuh, pertanda dia datang lebih dulu.

Ketika Allah Yang Maha Pemilik Rezeki memanggil di pagi hari, dia berangkat menyambutnya…

“Ini dia Tuhanku, yang memberiku hidup hari ini, yang memberi rejekiku hari ini. Subuh ini kuratakan kepalaku dengan tanah hanya menyembahmu”

Tahun 2008, ada finalis Wirausaha Mandiri menyapa saya di JCC Senayan.
Mengenalkan namanya Denni Delyandri, pengusaha muda cake pisang Villa dari Batam.

Akhirnya kami bersahabat. Beberapa kali saya ke Batam, begitu juga Denni ke Jogja.
Di awal usaha dulu hanya naik motor menjual kue pisang yang dibuat oleh Selfi, istrinya.
Dari rumah kontrakan mereka membangun bisnisnya.

Jatuh bangun dijalani, susah payah dihadapi, sekarang bisnisnya merajalela di mana-mana.

Cabang banyak di berbagai kota, dengan brand berbeda-beda, sebagai cake oleh-oleh dari masing-masing kota.

Di Batam, Padang, Aceh, Pekanbaru, Balikpapan, terakhir dia membuat strudel di kota Malang yang langsung melejit laris manis.

Yang saya tau dari sosok sukses ini, dia tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah di Masjid.

Bahkan ketika waktu subuh, masjid yang lokasinya jauh dari komplek rumahnya pun selalu disambangi.

Naik mobil, diajaklah Fathan anak lelakinya ikut ke masjid, rutin tiap hari.

“Kamu tiap subuh gini sudah manasin mobil Den? Ke masjid jauh disana?”

“Alhamdulillah.. Sudah rutin beberapa tahun ini, …
Karena gak ada masjid di dekat sini, ya harus pakai mobil ke luar sana.”

Subhanallah.. Hebatnya dia melawan kemalasan, berapa banyak yang rumahnya dekat masjid, bahkan tinggal melangkah ketika subuh pun berat menyambut panggilan Allah.

Tidak heran ketika dunia seisinya menjadi tidak berharga, Allah memudahkan rejekinya. Sekali waktu saya ke Batam, dia sudah menjemput dengan BMW seri terbaru miliknya..

Di lain waktu, Ustadz Yusuf Mansur bercerita di satu ceramah,
“Saya kalo di Jogja nginep di rumah Mas Jodi rasanya adem dan seneng aja.. Kalo subuh Mas Jodi, Mbak Aniek, dan anak-anaknya berangkat barengan ke masjid.
Hari masih gelap, orang masih banyak nyaman berselimut, mereka sudah bersama-sama menyambut panggilan Allah.. Merapat ke masjid.
Seneng bener ngelihatnya.”

Bener kata Nabi, dunia dan seisinya gak ada harganya, mudah bagi Allah menjadikan Mas Jodi sukses dengan jaringan Waroeng Steak n Shake-nya yang rame di mana-mana..
Lah tiap subuh sudah menyambut Dia Yang Maha Kaya.

Rumah saya kebetulan di bagian depan perumahan, suara gerbang yang dibuka di malam hari kadang terdengar.
Sekali waktu sebelum waktu subuh gerbang dibuka, sudah ada lelaki naik motor yang membukanya, lengkap dengan baju koko, sarung dan pecinya…

Aaah dia Pak Fulan, pemilik dealer mobil terbesar di daerah sini.. Rajinnya dia subuhan di masjid, bahkan ketika adzan belum berkumandang, dia sudah berangkat duluan.

Lain waktu saya sering melihat Mas Arul dan istrinya berjalan ke masjid, kadang boncengan motor dengan mesranya di subuh buta.

Juragan tempe yang punya sales hingga 30 orang lebih. Konsisten tiap pagi menyambut Yang Maha Pemberi Rezeki.
Dan pesan Kanjeng Nabi benar adanya.. Dunia dan seisinya gak ada harganya, ketika Allah sudah ridho gampang bagi Allah memberi rejeki yang berkelimpahan bagi hamba-hambanya yang percaya..

Ketika minggu lalu dia lewat depan rumah menyapa, plat putih masih menempel di mobil Pajero Sport yang baru dibelinya..

Sungguh saya iri kepada para pemburu subuh.. Orang-orang yang bergegas ketika Tuhannya memanggil.. Memilih meratakan jidatnya ke bumi menyembah Yang Maha Pemilik Rejeki.

Meninggalkan jauh orang-orang yang selalu terlambat, sholat subuh terburu-buru ketika matahari sudah terang benderang menggeliat..

Oleh: @saptoari

WA “Pengusaha Muslim”

Ilustrasi dari google

Gangguan Mudah Tertarik pada Lelaki, Padahal Sudah Bersuami


Gangguan Mudah Tertarik pada Lelaki, Padahal Sudah Bersuami
Mudah-mudahan tulisan kali ini ada ibrohnya buat pembaca sekalian.

Siang tadi, seorang Mahmud (Mamah muda) dari ujung telpon menanyakan tentang ruqyah pada saya. Hingga akhirnya saya pun bertanya “Ada keluhan apa mba?”

Mahmud: “Terus terang, saya ini mudah sekali tertarik dengan laki-laki lain, pdahal saya sudah bersuami” ujar Mahmud beranak 2 ini.

Tidak hanya itu, bahkan ia juga mengaku kepincut dengan seorang lelaki bujang dan sama-sama suka. Semakin lama interaksi diantara keduanya semakin dekat, baik melalui telp dan sms. Segala hal sudah ia upayakan agar bisa melupakan lelaki tersebut, namun tak bisa juga. Ia khawatir hal tersebut dapat merusak rumah tangganya. Alhamdulillah, qadarallah ia menemukan No saya.

Setelah saya diagnosa, kemungkinan besar Mahmud ini juga dicintai bangsa jin. Ditandai dengan seringnya mimpi jatuh dari tempat yg tinggi (umum dialami org yg gangguan jin), mimpi berhubungan badan, mimpi memggendong bayi, sering sesak bagian dada tiba-tiba, rumah tangganya tidak harmonis, sering mimpi ular, emosi sulit terkendali, malas beribdah, dll.

Mahmud: “Jadi solusinya bagaimana ya ust?” tanyanya.

Saya: “Solusi awal buat sampean, saya sarankan
*awali setiap aktivitasnya dengan “basmallah” selain itu,
*. Lakukan sunah sebelum tidur, berwudhu sebelum tidur, kibas tempat tidur, dekatkan kedua telapak tangan ke mulut seperti berdoa, bacakan 3 qul, stiap selesai 1 surah tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan k seluruh tubuh. Lakukan sebanyak 3x. Kemudian baca ayat qursi.
*.Jaga adab masuk kamar mandi, terutama isti’adzah sblm memasukinya
*. Usahakan lawan was2 di dalam hati dan jgn terlalu lama di toilet (jk tdk ada hajat)
*. Jgn bertelanjang ketika sebelum atau sesudah memasuki kamar mandi
*. tutup auratnya lebih rapat
*. Jgn tidur dgn menggunakan pakaian mini atau yg menyibakkan aurat (clana pendek, tank top, dll)
*. Amalkan sunah
*. Hapus semua foto yg dipajang di medsos terutama Facebook karena berpotensi bisa dijadikan media sihir pelet oleh lelaki yang sudah dekat tadi.

Sudah banyak terjadi yg akhirnya membuat ham2cur rumah tangga. Jangan coba-coba, karena selain dosa ada konspirasi syaitan di sana. Pajang foto akhwat ga ada manfaatnya, apalagi yg sudah berkeluarga, cam2tiknya buat suami saja…

Salah satu kasus pelet melalui Facebook, seperti yang menimpa pasien saya di Tangerang. Ia bahkan mengaku sudah menikah dengan lelaki lain yg ia kenal di facebook padahal masih bersuami. Akhirnya ia memaksa suaminya agar menceraikannya, karenan lebih mencintai suami barunya.

Mahmud: “Lalu bagaimna dengan perasaan saya ini yg selalu kepikiran lelaki itu dan mudah suka dengan laki-laki lain.”

Saya: “Ya diruqyah mba, ajakin suaminya karena biasanya gangguan ada pada keduanya. Baik, saya akan membacakan 1 ayat ruqyah, sampean dengarkan baik-baik, sebelumnya mari kita beristihhfar memohon ampun pada Allah”.

Saya pun meruqyah melalui telp dengan membacakan Al Baqaroh ayat 102. Lalu saya tanya, “apa yg dirasakan!”.

Mahmud: “Badan saya panas dingin”

Saya: “bagian mana yg paling terasa?”

Mahmud: “kepala dan dada saya”. (Bagian yg sering terasa sakit)

Saya: “Baik, skarang sentuh dadanya dengan tangan kanan, saya akan membacakan ayat ruqyah, konsentrasi Mudah-mudahan Allah hancurkan perasaan yang tak seharusnya dan gangguan jika memang berasal dari syaitan”. Saya pun membacakan Al Hasyr ayat 21-24.

Saya: “Apa yg dirasakan?”

Mahmud: “Alhamdulillah dinginnya sudah hilang, tapi saat ust membacakan ayat Al Qur’an tadi saya semakin teringat dgn lelaki itu, kemudian hilang.”

Saya: “Sekarang apakah masih teringat?”

Mahmud: “Alhamdulillah sudah tdk ust.”

Dari kisah ini saya ingin mengatakan, bahwasanya syaitan kerap kali membisikan ke dalam dada manusi, agar mendorongnya berbuat maksiat, dan salah satu misinya adalah membuat suami-istri bercerai. Wanita lebih banyak menggunakan perasaannya ketimbang logika, padahal belum tentu itu adalah bisikan hati, tapi syaitan yg membisikan ke dalam dada manusia.

Insya Allah, selanjutnya Mahmud dan suaminya akan ditangani secara langsung.

Wallahu’alm.

Kiriman Dewi Bersama Ruqyah

Gambar dari Google

DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA


Berdoa menjelang berbuka puasa ternyata sangat mustajabah, namun demikian mari kita simak uraian di bawah ini.

Lanjutkan membaca DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA

Dahsyatnya Ruqyah Syar’iyyah di Bulan Ramadhan


Dahsyatnya Ruqyah Syar’iyyah di Bulan Ramadhan

Oleh. Hasan Bishri, Lc.

Bulan Ramadhan juga disebut sebagai bulan al-Qur’an, karena di bulan Ramadhan al-Qur’an diturunkan Allah ke langit dunia, lalu diturunkan kepada Rasulullah melalui Malaikat jibril secara bertahap.

Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang sangat tepat untuk kita jadikan sebagai ruang dan tempat berdo’a. Karena banyak waktu dan momentum yang mustajab jika kita panjatkan do’a di dalamnya.

Menurut Syekh Nashiruddin al-Albani rahimahullah: “Ruqyah Syar’iyah adalah bacaan (do’a) yang terdiri dari ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah yang shahih, untuk memohon kesembuhan kepada Allah dari gangguan yang ada, atau memohon kepada-Nya perlindungan dari kejahatan yang akan datang atau yang dikhawatirkan.” (Lihat Kitab Dhaif Sunan Tirmidzi: 231).

Ramadhan Bulan Do’a

Ramadhan adalah bulan yang sangat tepat untuk memperbanyak do’a di dalamnya. Simaklah pesan Allah tentang do’a yang diselipkan di antara ayat-ayat yang menjelaskan tentang puasa Ramadhan di suarat al-Baqarah ayat 183 sampai ayat 187.

Allah berfirman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku sangat dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (QS. Al-Baqarah: 186).

Di dalam hadits yang shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiga manusia yang do’anya tak tertolak: Pemimpin yang adil, Orang berpuasa sampai berbuka, dan Orang yang dizhalimi.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi, ia menghasankannya).

Double power Bersatu

Dua kekuatan do’a berkumpul dalam bulan Ramadhan. Kekuatan waktu dan kekuatan individu. Kekuatan pertama adalah kekuatan bulan Ramadhan. Ramadhan adalah waktu yang mustajab untuk berdo’a, apalagi di saat-saat tertentu. Seperti saat berbuka, saat sepertiga malam hari atau saat bersantap sahur.

Yang kedua kekuatan individu orang yang sedang puasa Ramadhan. Peruqyah yang sedang puasa dan pasien ruqyah yang sedang puasa adalah kekuatan do’a yang dahsyat. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah dalam hadits shahih di atas, orang yang sedang puasa tidak tertolak do’anya.

Lalu kenapa banyak kaum muslimin yang ragu menjalani terapi ruqyah di bulan Ramadhan?

Apakah mereka takut bahwa ruqyah itu akan membatalkan puasanya?

Atau mereka takut kalau ruqyah bisa melemahkan fisiknya saat puasa?

Kalau itu ketakutan mereka, berarti itu ketakutan yang tidak berdasar pada dalil syari’at

Aktifitas ruqyah tidaklah membatalkan puasa seseorang

Kalau diruqyah pada siang hari bulan Ramadhan bisa membatalkan puasa seseorang, tentu Rasulullah semasa hidupnya pasti melarang aktifitas ruqyah di bulan Puasa.

Karena ruqyah syar’iyah itu sudah ada sejak zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Silakan melakukan ruqyah di bulan Ramadhan, dan rasakan Dahsyatnya. Wallahul musta’an.

Sumber : Ustadz Toni WA Bersama Ruqyah

Gambar dari Google

 

Mengapa Kita Tidak Menangis Ketika Membaca Al-Quran?


Mengapa Kita Tidak Menangis Ketika Membaca Al-Quran?

SAUDARAKU,

Kita sebagai umat muslim tentu sering membaca ayat suci Al-Qur’an, tetapi terkadang mereka tidak mengetahui apa isi kandungannya. Berikut ini sebuah cerita yang akan menjawab pertanyaan “Mengapa kita tidak menangis saat membaca Al-Qur’an?”

Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hambali bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. Kemudian dilanjutkan dengan shalat subuh.

Imam Ahmad pun ingin mengajarkannya cara menadabburi al-Qur`an. Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata: “Aku dengar, kamu melakukan ini dan itu?”

Saudaraku,

Muridnya menjawab: “Ya.”

Imam Ahmad berkata lagi, “Kalau begitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti kemarin-kemarin, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu.”

Saudaraku,

Keesokan harinya, datanglah si murid dan Imam Ahmad bertanya hasilnya. Si murid menjawab: “Aku hanya bisa membaca 10 juz saja.”

Imam Ahmad menukas, “Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah SAW.”

Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: “Ya Imam, aku hanya sanggup membaca juz ‘amma saja.”

Saudaraku,

Imam Ahmad berkata, “Nah sekarang, cobalah nanti malam kamu baca al-Qur`an seakan-akan di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla”

Si murid pun kaget disuruh seperti ini.

Saudaraku,

Keesokan harinya, si murid datang dengan mata bengkak akibat dari menangis. Imam Ahmad pun bertanya: “Apa yang kamu lakukan, anakku?”

Si murid menjawab sambil menangis: “Ya Imam, demi Allah, sepanjang malam aku tidak bisa menyempurnakan bacaan surat al-Fatihah.”

Begitulah mungkin Saudaraku, mengapa selama ini bacaan Quran kita tidak pernah membuat kita menangis dan terutamanya berubah. Karena kita mungkin luput menghadirkan semua hal yang seharusnya ada dalam Quran pada diri kita. Allahu ‘alam.

Sumber : Group Bersama Ruqyah

Ilustrasi dari Google