Menangis Keberuntungan


Ceritanya ringkas, menggelitik, dan segar, bisa ditiru dan disarankan tidak meniru. Tangisan yang menguntungkan. Lanjutkan membaca Menangis Keberuntungan

Wanita yang Pertama Masuk Surga “Siti Mutiah”


Kisah ini mungkin sudah sering kita mendengarnya, namun tidaklah berlebihan apabila Kissparry mengutip kisah ini untuk tayang di blog ini, agar menjadi pembelajaran dan keteladanan dalam mengarungi hidup dan kehidupan dalam berumah tangga.

Lanjutkan membaca Wanita yang Pertama Masuk Surga “Siti Mutiah”

Kisah Sang Teladan Rasulullah SAW dan Ukasyah yang Ingin Mendekap Nabi


Kissparry ingin mengisahkan sebagian kecil dari keteladanan Nabi Muhammad SAW yang bisa menjadi contoh dan teladan. Kisah ini berkaitan dengan sahabat Nabi yang bernama Ukasyah. Lanjutkan membaca Kisah Sang Teladan Rasulullah SAW dan Ukasyah yang Ingin Mendekap Nabi

Qodaran, Pitutur Poso (Malam Lailatul Qodar)


Mari kita simak cerita singkat berikut ini, cerita yang Kissparry kutip dari cerita ringan di media sosial grup asatidz, yaitu tentang Qodaran (bahasa Jawa) atau lebih kurang kalau bahasa umumnya yang kita kenal adalah … baca selengkapnya…..

Lanjutkan membaca Qodaran, Pitutur Poso (Malam Lailatul Qodar)

Renungan Maljum (Malam Jumat)


RENUNGAN Maljum

Tidak ada
orang baik
yang tidak punya
masa lalu,
Dan tidak ada
orang jahat
yang tidak punya
masa depan.

Setiap orang memiliki
kesempatan
yang sama untuk
berubah menjadi lebih baik.

Bagaimanapun masa lalunya dahulu,
sekelam apa lingkungannya dulu,
dan seburuk apa perangainya di masa lampau.

Berilah kesempatan seseorang untuk
berubah.

Karena,
seseorang yang hampir membunuh Rasul pun
kini berbaring di sebelah makam beliau. :
Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya..
Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun
akhirnya menjadi pedang-nya
Allah :
Khalid bin Walid.

Jangan memandang seseorang dari
status
dan
hartanya,
karena
sepatu emas fir’aun berada di neraka,
sedangkan
terompah Bilal bin Rabah terdengar di syurga.

Intinya,

Jangan memandang
remeh
seseorang karena
masa lalu
dan
lingkungannya,
karena
bunga teratai
tetap
mekar cantik
meski tinggal di air yang kotor.

Maka untuk jadi
hebat
yang diperlukan adalah
kuatnya tekad.

Tak perlu pusingkan masa lalu,
tak perlu malu dengan tempat asalmu,
jika kau mau.

Kau bisa menjadi laksana
bunga teratai
yang tinggal di air yang kotor namun tetap
mekar mengagumkan.

Berubah
dan
bangkit
jauh lebih
indah
dari pada
diam
dan hanya
bermimpi
tanpa melakukan tindakan apapun.

INGATLAH!!!

Jika semua yang kita
kehendaki
terus kita
miliki,
dari mana kita belajar Ikhlas…?

Jika semua yang kita
impikan
segera
terwujud,
darimana kita belajar
Sabar

Jika setiap
do’a
kita terus
dikabulkan,
bagaimana kita dapat belajar
Ikhtiar...

Seorang yang dekat dengan
Allah,
bukan berarti tidak ada
air mata…

Seorang yang tekun
berdo’a,
bukan berarti tidak ada
masa-masa sulit…

Biarlah
Sang Penyelenggara Hidup
yang berdaulat sepenuhnya atas kita,
karena hanya
Dia-lah/ ALLAH SWT
yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang
Terbaik..

Tetap
SEMANGAT…
Tetap
SABAR…
Tetap
IKHLAS…
Tetap
SYUKUR…
Tetap
BERDOA…
Karena kamu sedang kuliah di UNIVERSITAS KEHIDUPAN…

Orang yang
Hebat
tidak dihasilkan melalui
Kemudahan,
Kesenangan,
dan
Kenyamanan…

Mereka dibentuk melalui
KESUKARAN,
TANTANGAN

dan bahkan
AIR MATA..

Gantungkan hidup kita sepenuhnya hanya kepada
ALLAH AZZA WA JALLA

Barakallah fiikum.

By : Dr. Mardani Ali Sera
From : Ari Jakarta
Editor : Wea Kissparry

Kissparry