CUKAT, TRENGGINAS, MITAYANI
Jika dimasa sulit, misalnya saat gagal panen, huru-hara, bencana alam, dan ketika orang-orang disekitarnya sudah “pasrah bongkokan” (menyerah, ambruk), tetapi ada sebagian orang yang masih bisa bertahan hidup.
Jika dimasa sulit, misalnya saat gagal panen, huru-hara, bencana alam, dan ketika orang-orang disekitarnya sudah “pasrah bongkokan” (menyerah, ambruk), tetapi ada sebagian orang yang masih bisa bertahan hidup.
Walaupun jarang disebut dalam pembicaraan sehari-lagi, ketika ada yang mengucapkan kata “Gemati”, alam sadar kita langsung “nyambung”. Itu menunjukkan, bahwa kita pernah melihat, mendengar, atau mengalami sifat yang berkaitan dengan kata GEMATI.
Kita barangkali ada yang masih ingat kalimat: “Ora sanak orang kadang, yen mati melu kelangan”. Arti sederhananya, walaupun bukan atau tidak ada hubungan persaudaraan, tetapi kalau mereka mati (bisa diartikan mengalami kesusahan, penderitaan, sakit, dll) kita ikut merasakan sakitnya atau merasa kehilangan.
Sejak tahun 1993 putera puteri anak cucu Transmigran menanti kehadiran suatu lembaga/organisasi yang mewadahi para anak cucu transmigran.
Akhirnya pada tanggal 16 Februari 2004 baru dapat terwujud dengan lahirnya sebuah wadah yang bernama Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI)
Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yang LIMITED EDITION.
Kita adalah generasi yang patuh & takut kepada Orang tua (meskipun sembunyi2 nakal) tapi kita generasi yang mau mendengar & komunikatif terhadap anak cucu.