​Budidaya Jamur Bonggol Jagung

Sebuah Ide kreatif yang di share dari Group PATRI patut dicontoh dan dicoba. Selain caranya cukup sederhana dan mudah, juga dapat menghasilkan tambahan penghasilan. Kebiasaan bongkol (janggel) jagung pada saat paska panen akan dibakar begitu saja oleh petani, bisa di budidaya untuk menghasilkan jamur.

Jamur merupakan komoditas yang manarik, bahkan di Jogja ada rumah makan Jejamuran yang khusus menyajikan jamur dalam berbagai bentuk makanan, ada sate jamur, sup jamur, oseng jamur, dan masih banyak lagi.

FB_IMG_1495920936309
Jamur Janggel Jagung

Buat teman-teman yang ingin mencoba budidaya jamur dari janggel jagung silahkan dicatat ini bahan dan caranya.

Bahan-bahan :

  • janggel jagung,
  • ragi tape,
  • dedak (bekatul),
  • urea

Alat :

  • Karung goni untuk alas,
  • terpal plastik untuk penutup,
  • papan untuk pembatas janggel agar bisa di tumpuk rata

Cara 

  • janggel jagung ditumpuk setinggi 15 cm sebelumnya diberi alas karung,
  • kemudian dihaluskan ragi tape, campur dengan dedak / katul, urea, aduk hingga rata.
  • Taburkan campuran ragi dan dedak ke atas tumpukan janggel hingga rata.
  • Tambahkan tumpuk janggel setinggi 15 cm dan taburkan campuran dedak ragi dan urea kembali.
  • Setelah selesai siram dengan air bersih sampai basah dan tutup dengan terpal plastik agar terjaga kelembapan media.

Jamur membutuhkan udara lembab dengan suhu tinggi untuk pertumbuhannya, usahakan lokasinya tetap terkena panas matahari, tiap sore media disiram sampai basah dan bisa dicampur pupuk urea agar proses fermentasi berlangsung cepat dan usahakan media jangan dibuat diatas lantai semen/keramik.

Baca juga : Lava Tour Lereng Gunung Merapi Sleman Jogja dan Malioboro dalam Sehari

Memanen 

Panen bisa dilakukan kurang lebih setelah 14 hari, dengan ciri jamur sudah ada seperti helm/sebelum mekar.

Untuk media ukuran 5 x 1 m, takaran dedak 5 kg, ragi 7 butir dan urea 1 kg.
Masa panen bisa sampai 1 bulan tergantung perawatan.

Bagi yang mau mencoba silahkan saya doakan berhasil.

by LikKasjo – Diolah dari kiriman facebook Meilya Widita
Editor Kissparry

2 replies

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.