Kelapa Sawit Bahan Minyak Goreng Inilah dapat menjadi Sarana Latihan Beban

Sebagian besar masyarakat Indonesia tidak lepas dari minyak goreng dan menggunakan minyak goreng untuk menggoreng aneka makanan. Salah satu bahan pokok untuk membuat minyak goreng adalah kelapa sawit. Apabila Anda belum pernah mengetahui kepala sawit, inilah kelapa sawit itu.

Kelapa sawit merupakan buah dari pohon yang sama yakni pohon kelapa sawit. Pohon ini bisa untuk sebagai pohon hias namun juga bisa untuk sebagai pohon produksi. Seperti apa pohon kelapa sawit untuk pohon hias, seperti ini.

kelapa_sawit_20180826 at 100037
Kelapa sawit akan diangkat dengan bantuan alat khusus, LK Tenggulang Baru Babat Supat Musi Banyuasin Sumatera Selatan

Sedang untuk pohon produksi yang dimaksud adalah perkebunan kelapa sawit, baik perkebunan milik warga orang per-orang maupun perkebunan kelapa sawit milik perusahaan kecil, menengah dan besar.

mengangkat_kelapa_sawit_hasil_panen_20180826 at 095844
Mengangkat buah kelapa sawit hasil panen bagaikan latihan beban atau barbel LK Kissparry Sekayu beraksi mengangkat kelapa sawit di Kissparry Tenggulang seberat lebih kurang 30 kg

Pohon kelapa sawit berbeda dengan pohon kelapa (biasa), perbedaan terletak pada pelepah yang harus dipotong dan menyisakan bekas pelepah yang dipotong atau dipangkas. Sedangkan pohon kelapa juga menyisakab bekas tetapi lebih halus.

Kissparry menyampaikan apabila kelapa sawit ini untuk latihan beban, dikarenakan keseharian Kissparry Sekayu berada dan bertempat tinggal di Kota Sekayu, sedangkan saat di Tenggulang hanya untuk sekadar menengok dan berlibur di rumah tinggal yang ada di Tenggulang.

Keseharian dalam memaneh sawit bekerja sama dengan tetangga terdekat, karena Kissparry Tenggulang sendiri juga sudah memelihara dan memanen kebun kelapa sawit dua area atau bahkan empat area.

Pada saat panen kelapa sawit diangkat dengan alat khusus dan diangkut menggunakan kendaraan yang didisain khusus juga.

Pohon kelapa sawit depan rumah
Pohon kelapa sawit depan rumah Kissparry Sekayu (Naryo – LK) di Tenggulang Baru foto Kissparry Semarang saat bersilaturahmi ke Tenggulang Baru

Cara memanen kelapa sawit dengan cara disodok menggunakan pisau yang ada gagangnya bila pohon kelapa sudah tinggi bahkan alat sodok harus disambung.

Pohon kelapa sawit juga mirip dengan pohon salak, tetapi ketinggian kelapa sawit dapat mencapai 24 meter. Pohon kelapa sawit yang diselimuti pelepah yang dipangkas pada usia sekitar 12 tahun pelepah tersebut akan mengering dan mengakibatkan pohon kelapa sawit seperti pohon kelapa biasa.

Namun biasanya belum sampai berumur 12 tahun atau setinggi 24 meter, pohon kelapa sawit sudah diremajakan, betapa sulitnya untuk memanen apabila telah mencapai 24 meter.

Jalan (sebagian) menuju Tenggulang Baru
Jalan ke-dari Tenggulang Baru di jalur lain, bukan jalan poros, dengan kanan dan kiri pohon kelapa sawit yang masih kecil (tanggung-sedang)

Contoh diatas adalah peremajaan pohon kelapa sawit secara masal, sedangka secara individu perkebunan penduduk biasanya sudah menanam sebagai pohon susulan apabila ketinggian pohon telah mencapai lebih dari 10 meter.

Kissparry
Editor Kissparry Wea

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s