Bahasa Seni Budaya Galeri Konservasi Obyek Wisata sejarah

Wisata Bali, Pura Taman Ayun dan Danau Beratan dalam Sehari, Malam ke Pantai Kuta

Rangkaian wisata di hari pertama, berangkat dari Semarang pagi ke Denpasar Bali, Wings Air, Pura Taman Ayun, Danau Beratan, dan acara bebas di Pantai Kuta.

Ini merupakan rangkaian wisata di hari pertama, berangkat dari Semarang menggunakan Wings Air pagi menuju Denpasar Bali, Pura Taman Ayun, Danau Beratan, dan acara bebas di Pantai Kuta.

Perjalanan ini merupakan contoh dari sebuah rangkaian perjalanan wisata ke Pulau Bali, meskipun ini dilakukan sesungguhnya seperti itu.

Penerbangan Pagi (06.00) dari Semarang ke Bali

Penerbangan langsung (tanpa transit) ke Bali dari Semarang, sampai saat ini yang saya ketahui hanya ada dua pemberangkatan, yaitu pukul 06.00 dengan pesawat Wings Air dan pukul 14.15 dengan pesawat Garuda Indonesia, keduanya sama-sama pesawat kecil (ATR).

Rombongan memilih perjalanan pagi, diantaranya sampai di Bali agar dapat mengunjungi beberapa obyek wisata dihari pertama, dipilihlah penerbangan pukul 06.00 WIB dengan Wings Air, saya sudah masuk pesawat pukul 05.45 WIB. Ini merupakan penerbangan pertama dengan pesawat yang parkir di Bandara Ahmad Yani.

SRG – DPS dengan Wings Air

Perjalanan ini akan ditempuh dalam waktu 1 jam dan 45 menit, bila ditambah antrian bagasi ke toilet dan lain-lain waktu yang digunakan bisa lebih dari 2 jam. Pukul 08.28 WIB atau 09.28 WITA, ada selisih waktu 1 jam lebih cepat antara WITA dan WIB, kami sudah keluar dari pesawat .

Di terminal masih menunggu bagasi dan aktivitas lainnya, biasa pergi ke toilet. Pukul 09.55 WITA sudah meninggalkan bandara, langsung menuju ke obyek wisata pertama di Pura Taman Ayun.

Pura Taman Ayun

Perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Pura Taman Ayun memakan waktu lebih kurang 60 menit (09.55 – 10.44). Pura ini terletak di Ayodya, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, dan masih satu kabupaten dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Pantai Kuta.

Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kec. Mengwi, Kabupaten Badung, Bali (dok bali-indonesia)

Saat kami berada di Taman Ayun ini, kondisi air sedang dikuras dalam rangka perbaikan, dan pembersihan.

Tinjuan Sejarah dan Warisan Dunia

Pura Taman Ayun Bali ini merupakan sebuah pura tua yang dibangun oleh Raja Mengwi pada tahun 1634. Menurut buku berjudul Negara Mengwi yang ditulis oleh Henk Schulte Nordholt, pura ini sempat mengalami proses renovasi pada tahun 1750. Disebutkan kalau pura ini direnovasi dengan menggunakan tenaga arsitek bernama Hobin Ho.

Salah satu sudut di Pura Taman Ayun Ayodya Mengwi Kec. Mengwi, Kab. Badung Bali

Nilai sejarahnya yang tinggi pun membuat Pura Taman Ayun Bali banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Terlebih pura ini juga mempunyai desain arsitektur yang mengagumkan, termasuk Pura yang paling cantik diantar Pura yang ada di Bali. Pura ini juga memiliki unsur magis serta nilai seni yang tinggi.

Dalam perjalanan sejarahnya, Pura Taman Ayun Bali ini ternyata pernah mengalami kerusakan parah. Kerusakan itu terjadi pada tahun 1917 ketika terjadi gempa bumi dahsyat yang mengguncang Pulau Dewata. Selanjutnya, dilakukan proses perbaikan besar-besaran pada tahun 1937. Selanjutnya, proses perbaikan kembali dilakukan pada tahun 1949.

Pura Taman Ayun merupakan Pura Keluarga bagi Kerajaan Mengwi. Awalnya, pura ini didirikan karena pura-pura yang ada pada jama itu jaraknya terlalu jauh untuk dijangkau oleh masyarakat Mengwi. Maka dari itu, Sang Raja mendirikan sebuah tempat pemujaan dengan beberapa bangunan sebagai penyawangan (simbol) daripada 9 pura utama yang ada di Bali, seperti Pura Besakih, Pura Ulundanu, Pura Batur, Pura Uluwatu, Pura Batukaru, dan pura utama lainnya yang ada di Bali.

Pada tahun 2012 Unesco menetapkan Pura Taman Ayun sebagai bagian dari situs wariwan budaya dunia. Situs bertajuk resmi Lanskap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak sebagai sebuah manifestasi filosofi Tri Hita Karana (Cultural landscape of Bali Province: the subak system as a manifestation of the Tri Hita Karana). Meliputi Pura Ulun Danau Batur dan Danau Batur, daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan, kawasan Catur Angga Batukaru dan situs Pura Taman Ayun.

Pavilliun Sabung Ayam

Ini memiliki kisah tersendiri, mengapa sampai sabung ayam dibuatkan pavilliun khusus.

Pavilliun Sabung Ayam di Pura Taman Ayun, Mengwi, Mengwi, Badung, Bali

Kembali ke Bus

Berjalan kembali ke tempat parkir bus dari Pura Taman Ayun Mengwi (mobil besar dilarang masuk komplek)

Pukul 12.15 WITA peserta keluar dari komplek Pura Taman Ayun menuju ke tempat parkir bus yang letaknya diluar komplek pura, menuju restoran lokal untuk makan siang.

Danau Beratan Bedugul

Saya telah beberapa kali mengunjungi danau ini, Danau Beratan di kawasan Bedugul, letak danau tepatnya di Candikuning, Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Kami langsung menuju masjid di tepi danau, namanya Masjid Al-Hidayah untuk menunaikan shalat dzuhur sekaligus jamak shalat Asar

Masjid_Al_hidayah_Bedugul_Baturiti_Tabanan_IMG_0188C.jpg
Papan Pengumuman Danau Beratan Bedugul Tabanan

Danau Beratan sisi barat yang dekat dengan Masjid Al-Hidayah, disinilah terdapat Pura yang tergambar di uang kertas Rupiah pecahan 50000 dengan gambar depan Pangeran I Gusti Ngurah Rai.

Danau Beratan Bedugul Tabanan Bali, Pura ini yang tergambar di uang kertas Rupiah pecahan 50000, gambar depan Pangeran I Gusti Ngurah Rai

Makan malam di restoran lokal di Denpasar menu khas Bali Lombok, ayam bebek betutu.

Hotel Holiday Inn Express Kuta Square

Kembali lagi ke Denpasar, di Kuta untuk menginap di salah satu hotel dekat pantai Kuta, yaitu Holiday Inn Express. Letak hotel ini ada di Jl. Ciung Wanara No. 17, Banjar Tegal, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361.

Untuk menuju Pantai Kuta, dari hotel Holiday Inn Express Kuta cukup dengan jalan kaki, sekitar 400 m saja. Setidaknya saya sudah menginap di hotel ini sebanyak 3 kali.

Salah satu kamar hotel Holiday Inn Express Kuta Bali, kamar 06.52

Sekitar pukul 21.00 baru melakukan check in di hotel Holiday Inn Express Kuta Bali dan selanjutnya acara bebas.

Acara bebas kali ini saya gunakan untuk jalan-jalan ke pantai kuta dimalam hari, sekaligus bernostalgia ketika saya pernah menginap di Hotel Inna Kuta (Grand Inna Kuta) yang bagian belakangnya berada di tepi pantai Kuta.


Sekadar Catatan pembeda tentang harga, meskipun ini terserah Anda.

Sudah 3 kali menginap di Inna Kuta Bali, tetapi karena harganya memang agak mahal di hotel ini (ukuran saya), kita bisa minta 1 kamar untuk 3 orang. Waktu nginap yang terakhir harga Rp 1800K, dan hari ini ada promo dari Rp 2000K menjadi Rp 800K saja lewat Agoda sisa 4 kamar, sedangkan kamar standar promo ringan dari Traveloka hari ini Rp1603K dengan sarapan, bila tanpa sarapan Rp1437K. Jadi bila ingin menginap di Kuta harus sudah pesan jauh-jauh hari.


Kembali ke Holiday Inn Express Kuta Square Badung Bali. Kolam renang hotel ini berada dilantai paling atas dengan kata lain diatas gedung.


Hotel Holiday Inn Express Kuta Badung Bali

Inilah perjalanan sehari Semarang – Bali, hari-hari berikutnya akan kami sajikan terpisah. Bersamaan dengan jadwal ini, saya di Bali 3 hari dan 2 malam. Perjalanan Semarang – Bali PP dengan Wings Air (Lion Air Grup).

Sekian

by EswedeWea
Editor Kissparry

2 komentar

    1. Kapan kapan diacarakke ke Bali, bedanya sudah jauh, tetapi Kuta beach ya masih seperti itu. Saya pertama ke Bali tahun 1988, terus lanjut sudah berkali kali bahkan ada yang setahun pergi lima kali, yang terakhir 2017 di di B Hotel Denpasar. Sebelum itu di Mercure Hotel Kuta.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.