Hikmah

Isak Tangis Pecah Saat Ustadzah Pemateri Membaca Doa pada Ramadhan Ceria 2019

Kejadian ini benar-benar mengharukan ketika anak-anak santri TPQ itu diajak berdoa oleh pemateri Ramadhan Ceria 2019 Kecamatan Candisari, mereka sebagian besar menitikkan air mata.

Bahkan ada yang menangis tersedu-sedu hingga matanya lebam dari beberapa santri TPQ yang hari (Sabtu 18/5) mengikuti kajian di kegiatan Ramadhan Ceria, pada akhir acara dengan pembacaan doa. Mungkin apabila diiringi musik syahdu sayup-sayup bisa dipastikan semua peserta menitikkan air mata, karena tanpa musik pun 50% lebih para santri ini menangis meneteskan air mata hening.

Isak tangis peserta Ramadhan Ceria saat diajak berdoa oleh Ustadzah Siti Fadilah, S.Ag., M.Si. mengakhiri pembinaan sesi pertama Ramadhan Ceria 2019

Santri kerudung coklat yang benar-benar menangis tersedu-sedu dan paling keras diantara peserta yang lainnya.

Adalah ustadzah Siti Fadilah, S.Ag., M.Si. yang memimpin doa yang sebelumnya mengisi pembinaan sesi pertama pada Ramadhan Ceria 2019/1440 Badko TPQ Kecamatan Candisari, Kota Semarang yang bertempat di Balai Kecamatan Candisari.

Peserta diajak berdoa yang dipimpin oleh Ustadzah Siti Fadilah

Isak tangis bukan karena sebab pas berdoa itu, tetapi karena sejak awal ibu yang sehari-harinya mengajar sebagai guru TPQ, guru SD Al-Azhar, dan guru Agama Islam SMA Al-Azhar ini, membuka pikiran anak-anak ini terkait peran kedua orang tuanya, peran guru-gurunya dalam keseharian.

Berdoa dengan meneteskan air mata, pada Ramadhan Ceria 2019 Badko TPQ Kecamatan Candisari Kota Semarang, (pembinaan sesi pertama) 18/5

Anak-anak diajak rajin shalat, rajin mengaji, berpuasa di bulan Ramadhan, dan berbakti kepada kedua orang tua, serta hormat pada guru.

Materi disampaikan dengan contoh-contoh melalui penayangan video dan beberapa topik dibuat syair untuk dinyanyikan bersama.

Hal itulah yang mungkin membuat anak-anak kemudian terpatri dalam benak pikirannya, dan terbangun diantara bayang-bayang kehidupan dunia yang sangat majemuk, namun tetap semangat.

Kemudian mereka dapat membayangkan perjuangan orang tuanya untuk menjadikan meraka besar dari ketika dirawat sejak kecil, atau pun mungkin diantara mereka ternyata telah ditinggal pergi orang tuanya menghadap sang Khalik.


Inilah contoh lagu – gubahan untuk lagu Naik Delman

Rajin Mengaji

Tiap sore hari kurajin datang mengaji
dengan kawan – kawanku jadi anak terpuji
disamping mengaji juga diajar menyanyi
agar hati ini selalu dekat Illahi, he!

Yo kawan – kawan, kita rajin mengaji (2 x)
Yo kawan – kawan, kita rajin mengaji (2 x)


oleh Indarsih Weanind
editor Eswedewea

Iklan

Kategori:Hikmah, mutiara

Tagged as: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.