herbal

Manfaat Daun Sirih (Hijau) untuk Kesehatan, dan Lainnya

Sirih sudah sangat dikenal dikalangan orang Jawa, terutama mbah-mbah (eyang-eyang) dulu, untuk nginang atau susuran.

Saat berkunjung ke rumah saudara di Semarang dua kali ini, saya mengambil gambar daun sirih yang tertanam didepan rumahnya, meskipun katanya bukan milik saudara saya itu, tetapi milik tetangga sebelahnya yang berhasil menanam pohon sirih (suruh :Jawa). Kata saudara saya pernah mencoba ingin menanam tetapi selalu tidak berhasil.

Urusan tanam menaman katanya orang Jawa (juga) biasanya tergantung tangannya, kalau memang bakat menaman biasanya mudah sekali tumbuh apa yang dia tanam, katanya.

Daun dan pohon Sirih (suruh) ditanam dipekarangan rumah tanpa media rambat

Waktu dulu keluarga kami masih kontrak rumah di daerah Tumpang Gajahmungkur juga ada tetangga yang menanam sirih diberi media rambat hingga bisa memanjang tinggi.

Zaman dahulu, sirih sangat dikenal sebagai antiseptik, disamping untuk nginang orang-orang perempuan (ibu-ibu) kala itu.

Apa itu Nginang?

Kita, orang Jawa tempoe doele, biasanya tidak asing dengan istilah yang satu ini yaitu nginang, biasa dilakukan oleh ibu-ibu sepuh (nenek). Namun untuk zaman sekarang sepertinya sudah banyak yang meninggalkannya.

Nginang adalah mengunyah bahan-bahan rempah terdiri atas daun sirih (piper betle) sebagai pembungkus didalamnya diisi enjet (kapur sirih), gambir (uncaria gambir), reca (areca nut), pinang, dan kapulaga. Bahannya kadang ada yang dikurangi atau seadanya.

Setelah dikunyah maka akan menghasilkan dubang (idu abang) atau ludah berwarna merah.

Nyirih – nginang – nyusur – susuran (chemember)

Selesai itu kemudian, sang ibu ini akan menyusurkan tembakau di mulutnya (susur).

Untuk tempat dubang adalah wadah yang biasanya tempolong atau wadah yang lainnya, karena dubang tidak dibuang sembarangan.

Sekilas Pohon (Daun) Sirih (Hijau)

Sirih (Piper betle) termasuk jenis tumbuhan merambat dan bersandar dipepohonan lain atau sandaran yang dibuatkan oleh pemilih pohon. Tanaman ini panjangnya mampu mencapai puluhan meter, tergantung media sandarannya.

Bentuk daunnya pipih menyerupai jantung (berarti apa bisa untuk sakit jantung ya!), tangkainya agak panjang, daun berwarna hijau dan licin (tampak mengkilap), sedangkan batangnya berwarna hijau kecoklatan dengan permukaan berkerut-kerut.

Nama Daerah

Betel (Perancis), Betel, Bethele, Vitele (Portugal), Sirih (Indonesia), Suruh, Sedah (Jawa), Seureuh (Sunda), Ju Jiang (China).
Nama didaerah Anda apa?

Bagian yang Digunakan

Daun dan minyaknya (atsiri)

Khasiat dan Manfaat

Khasiat dari sirih adalah diantaranya untuk akit mata, eksim, bau mulut, kulit gatal, menghilangkan jerawat, pendarahan gusi, mimisan, bronkhitis, batuk, sariawan, luka, keputihan, sakit jantung, alergi (biduren), diare, dan sakit gigi, juga mengurangi produk ASI yang berlebihan.

Dalam memanfaatkan daun sirih atau pohon sirih ini bisa sejenis saja, atau dipadukan dengan bahan atau tanaman yang lainnya.

1. Sakit Jantung

Ambillah 3 lembar daun sirih, ditambah 7 pasang bijih kemukus, 3 siung bawang merah, dan 1 sendok jintan putih. Bahan itu ditumbuk sampai halus kemudian ditambahkan 5 sendok air panas dan diamkan beberapa menit. Setelah itu silakan diperas dan disaring untuk diambil airnya. Diminum 2 kali sehari secara teratur.

2. Mengurangi Produk ASI Berlebihan

3. Keputihan

4. Batuk

Kumur dengan air daun sirih.

5. Alergi (Biduren)

6. Sakit Gigi Berlubang

Kumur dengan air daun sirih, adapun cara membuatnya yaitu ambil 1 buah daun sirih dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih, lalu diamkan hingga air dingin dan berkumurlah.

Cara lainnya yaitu ambil 2 buah daun sirih dan tambahkan garam 0,5 sendok kemudian seduh dengan air panas kemudian aduk-aduk hingga merata, diamkan hingga air dingin, dan gunakan untuk berkumur.

7. Diare

8. Menghentikan Pendarahan Gusi

Kumur dengan air daun sirih.

9. Sifilis

10. Mengentikan Pendarahan Hidung (Mimisen)

11. Bronkhitis

oleh Kissparry
editor Eswedewea

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.