Membicarakan mangga (mempelam) atau “pelem” bahasa Jawa memang sangat menarik, terlebih lagi jika itu sedang tiba musimnya buah yang satu ini, rasanya ingin petik langsung memakan buah tersebut.

Itulah buah mangga, si buah penggoda selera, paling suka ingin memetiknya, langsung menyantapnya, paling-paling jika mag kambuh kemudian ibu saya menggerutu. Tapi, alhamdulillah selama ini tetap terkendali, yang penting tidak yang masih belum masak, apapun jika makan berlebihan tentu kurang baik buat badan. “eh.. membela diri.., habis enak sih mangga”, terlebih mangga arum manis, yang setiap musim panen mangga pasti kebagian.

Mangga memiliki nama latin atau nama ilmiah Mangifera indica L. merupakan familia dari Anacardiaceae. Sebutan nama dibeberapa daerah tentang buah mangga berbeda-beda, masyarakat Aceh menyebutnya Mamplam, di daerah Gayo namanya Lempelam, beda lagi dengan orang Minang (Minangkabau) mereka menyebutnya Ampelam, sedang masyarakat Batak menyebut Morpolom.

Memetik buah mangga “MADU” dari pohonnya, di tempat Kissparry Boyolali

Masyarakat Lampung biasanya menyebut Kepelem, hampir sama sebagian orang Jawa yang menyebutnya Pelem disamping ada yang menyebut Mangga, orang Sunda akan mengatakan Manggah, sedangkan orang Bali menamai Amplem. Beda tapi mirip-mirip untuk orang Madura dan Bugis menyebutnya Pao, berbeda sedikit untuk orang Sumba yaitu Pau, lalu Makasar menyebut Taipa Pao.

Guawe merupakan sebutan mangga untuk masyarakat Ternate dan Tidore, sedangkan Ayile nama yang diberikan oleh masyarakat Gorontalo. Untuk orang-orang Maluku (Halmahera) menyebut mangga dengan Lelit, dan masyarakat Buru menamai Maplane.

Sebutannya banyak banget ya, maklum saja, bahasa daerah di Indonesia kan ratusan, jadi wajar.

Baca Juga : Daftar Nama 671 Bahasa Daerah di Indonesia Tersebar di 34 Provinsi.

Fisik Umum Pohon Mangga

Pohon mangga normal memiliki tinggi ± 20 meter, batangnya tegak, berkayu, bulat, pencabangan simpodial, warnanya kecoklatan. Akar pohon mangga akar tunggang, berwarna coklat. Daun mangga merupakan daun tunggal, berseling, lonjong, tepinya rata, dan ujungnya runcing, pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang daun 13 – 18 cm, lebar 3 – 8 cm, warna daun hijau.

Baca Juga : Festival Semarang Kekancan 2019 Pameran di Taman Indonesia Kaya dalam Dua Hari, disini dipamerkan dan dijual seni tulang daun.

Bunga pohon mangga merupakan bunga majemuk, berkelamin dua, bentuk malai, berambut, kelopak lonjong, benang sari dan tangkai putik panjang 2 – 3 mm, kepala sari berbentuk ginjal, sedang putiknya berbentuk segitiga, warnanya menyenangkan yaitu kuning kemerahan. Buah mangga buni, bulat telur, warnanya hijau atau kuning juga ada kemerah-merahan. Biji buah mangga keras, tebal warna kuning muda.

Beberapa Khasiat Mangga

Untuk Obat Cacing

Mangga termasuk deretan tanaman obat, disamping vitamin-vitamin yang terkandung didalamnya, biji mangga yang disebut pelok dapat digunakan sebagai obat cacing.

Biji Mangifera indica berkhasiat sebagai obat cacing, caranya biji sekitar 40 – 50 gram dicuci, kemudian dirajang, direbus dengan 3 gelar air sampai air rebusannya tinggal setengahnya, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum tiga kali sehari engan porsi yang sama untuk pagi, siang, dan sore.

Baca Juga : Jenis-Jenis Buah Pisang, si Buah Surga Kaya Manfaat

Mengurangi Kadar Kolesterol

Buah mangga dapat digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi dalam tubuh, kolesterol tinggi dapat dipengaruhi oleh beberapa sebab, namun faktor terbesar yang menyebabkan kolesterol sering naik adalah pola hidup yang tidak sehat.

Buah mangga sangat kaya akan vitamin C dan serat sehingga baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, selain itu mangga juga kaya akan kalium yang dapat berfungsi sebagai pengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Menjaga Kesehatan Mata

Buah mangga kaya akan vitamin A yang baik dalam menjaga kesehatan mata, disamping itu membantu mengobati penyakit anemia. Anemia adalah penyakit yang diakibatkan oleh jumlah sel darah merah rendah dari batas normalnya.

Mampu Menurunkan Tekanan Darah dalam Tubuh

Tekanan darah tinggi dapat diturunkan dengan cara mengubah pola hidup sehat, dengan melakukan diet yang seimbang, melakukan olahraga rutin, tidak merokok. Buah ini sangat kaya kalium yang baik bagi penderita darah tinggi. Untuk kasus tertentu, sesuai dengan anjuran dokter.

Mampu Mencegah Penyakit Kanker

Manfaat tanaman mangga selanjutnya mampu mencegah penyakit kanker, biasanya penyakit ini diakibatkan oleh berkembangnya sel sel abnormal yang tidak dapat dikontrol dan jika dibiarkan saja jaringan dalam tubuh dapat mengalami kerusakan. Namun mengkonsumsi mangga dengan rutin akan dapat mencegah terjadi penyakit kanker.

Mampu Meningkatkan Kecerdasan Otak

Seperti yang kita ketahui mangga mengandung vitamin B-6 yang banyak sehingga mampu meningkatkan kinerja otak secara maksimal dan juga mampu menjaga fungsi otak dengan baik. Dengan rutin mengkonsumsi mangga maka kesehatan tubuh akan terjaga serta dapat  meningkatkan kinerja otak.

Petik Mangga

Kegiatan yang satu ini penuh tantangan, jika pohonnya menjulang tentu agak sedikit kesulitan, biasanya menggunakan genter yang diberi wadah, biasanya dari genter-nya langsung. Genter itu terbuat dari bambu yang telah dibersihkan, bagian ujungnya dipecah dan dirangkai semacam slongsong. Genter yang sederhana ujungnya yang untuk mengait mangga cukup dibelah menjadi dua bagian.

Pohon mangga yang tinggi kadang untuk memetik buahnya tidak cukup hanya dengan genter dari bawah, kadang orang yang memetik atau memanen buang mangga harus menaiki pohon kemudian duduk diatas cabang, baru memetik buah lewat genter tersebut. Jika nasibnya sial alias sedang apes karena kurang hati-hati, saat sudah dapatkan segepok mangga saat akan menjatuhkan mangga maka orangnya ikut jatuh (dua kali editor jatuh dari pohon mangga).

Pohon mangga yang tidak tinggi atau rendah bisa langsung dipetik buahnya, kegiatan ini memang asyik banget buat saya.

Jenis-jenis Mangga

Mangga memiliki jenis dengan nama beraneka macam, mungkin sebutan didaerah satu dengan yang lain akan berbeda-beda, contoh masyarakat Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan itu menyebut salah satu jenis mangga namanya mangga Udang, hal itu mungkin ditempat lain akan berbeda, atau secara ilmiah itu termasuk jenis mangga tertentu.

Mangga Madu

Namanya mangga madu pasti semanis madu, benar, mangga yang satu ini memiliki keunggulan yang terletak pada citarasa buahnya yang sangat manis seperti madu. Bahkan rasa manis yang ada pada buah mangga madu sudah muncul sejak buahnya belum matang sempurna alias kemrampho atau setengah matang.

Mangga madu memiliki daging buah yang tebal dan hanya memiliki biji (pelok) yang bisa dibilang cukup kecil. Tekstur daging buahnya juga sangat lembut, tidak berserat, dan memiliki kandungan air yang melimpah.

Baca juga : Daun Nangka Kuning, Obat Tradisional Penyakit Kuning / Lever / Hepatitis

Mangga Madu masih dipohonnya, Kissparry Boyolali, Jateng

Baca Juga : Manfaat Makan Buah di Saat Perut Kosong

Buah mangga madu (Kissparry)

Lanjutkan membaca, Pages 2, Arum Manis


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.