Sebagai penggemar bubur lemu, hadirnya kudapan pagi ini yang ditemani sayur sambel tumpang, sangat menggugah selera, anda mungkin juga tertarik.

Nikmat banget rasanya menikmati sarapan kedua pagi hari ini dengan sajian bubur lemu sayur sambel tumpang ala chef catering yang sudah tidak asing lagi di tempat kerja.

Sambel tumpang dimodifikasi dengan menambahkan daging sapi dan koyor, dan masih ditambah dengan cabe merah utuh, terus terang bikin menggugah selera segera ingin menyantapnya.

Cabe merah besar yang disematkan didalamnya menambah sayur sambel tumpang tersebut semakin lengkap dan menarik hati.

Sayur Sambal Tumpang

Sambal (sambel) tumpang merupakan sejenis sayur yang terbuat berbahan utama tempe ‘basi’ (Jawa: bosok), sehingga rasanya memang khas.

Mengapa disebut sambal, karena sebenarnya memang sayur ini tidak terlalu banyak kuah atau bisa dikatakan tidak berkuah. Meskipun sajian kali ini berkuah, tetap saja disebut sambal tumpang.

Sambal tumpang, modifikasi

Bahkan sambal tumpang yang original, tempe basinya sangat kelihatan, baik dibentuk fisik maupun rasanya.

Bubur Lemu

Bubur lemu juga hadir lembut banget, rasa gurih sangat pas untuk dinikmati, baik sendirian tanpa sayur sambel tumpang atau dengan sambel tumpang tersebut.

Penempatan pada boks yang tertutup rapat membuat tingkat panas bubur lemu lebih tahan lama.

Sebab, bubur itu akan terasa lebih nikmat jika disajikan dalam bentuk yang masih panas.

Baca juga : Sarapan Bubur Lemu Sayur Lethok ala Boyolali

Pasar-pasar tradisional di Jawa akan mudah sekali menemukan bubur lemu ini, bahkan di kampung-kampung juga mudah mendapatkannya.

Di Kota Boyolali Jawa Tengah ada penjual di sebelah timur pasar Sunggingan, jika kami pulang kampung selalu menyempatkan mengunjungi dan menikmati, sayangnya sering kehabisan. Sedangkan dikampung sendiri adanya bubur lemu sayur lotek setiap pagi.

Inilah sekilah kuliner sederhana, merakyat, dan sangat disukai oleh semua kalangan.

Salam

oleh Eswedewea
editor Kissparry

2 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.