Inilah Penyebab (Pencetus) Gagal Ginjal yang Harus Diwaspadai

Beberapa penyakit pencetus gagal ginjal harus diwaspadai dan cara menghindari terjadinya gagal ginjal.

Cara menghindari Gagal Ginjal Kronik dari awal sebab musababnya telah kami tampilkan di blog ini, namun penjelasan yang panjang lebar itu perlu kami ringkas yang lebih moderat dan simpel sehingga tidak kelamaan bacanya (meskipun Anda boleh membacanya)

Tulisan 4 (empat) halaman itu memang terasa panjang banget, namun perlu kita ketahui bahwa GGK (Gagal Ginjal Kronik) itu prosesnya panjang banget alias tidak serta merta muncul.

Kali ini akan kami tampilkan yang lebih ringkas, semoga langsung dapat memahaminya.

Pencetus (Penyakit) Gagal Ginjal

Gangguan kesehatan yang menjadi penyebab/pencetus gagal ginjal yang paling sering yaitu:

1. Nefropati Diabetika – Diabetes Melitus (DM)

2. Nefrosklerosis Hipertensi – Hipertensi (Tekanan darah tinggi)

3. Glomerulonefritis – Radang kedua ginjal

4. Penyakit Ginjal Polikistik – Penyakit bawaan dan diwariskan

Masih adakah penyebab lainnya? (Mungkin) masih ada.

dok. harnas

Bagaimana Mencegahnya Agar Tidak Sakit Ginjal

Untuk pencegahan disini kami bagi menjadi dua kelompok, yakni pertama, diabetes melitus dan hipertensi, dan kedua, radang kedua ginjal dan penyakit ginjal polikistik.

Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus sudah sangat dikenal oleh masyarakat, sehingga disini tidak perlu diuraikan. Namun, Glomerulonefritis dan Penyakit Ginjal Polikistik akan kita urai singkat.

Pencegahan karena Diabetes Melitus dan Hipertensi

Penyakit ginjal yang ditimbulkan oleh diabetes atau hipertensi, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan mengendalikan kedua penyakit tersebut.

Sebab, jika kadar gula darah dan tekanan darah tidak terkontrol, maka lama-kelamaan ginjal akan rusak.

Oleh sebab itu, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit diabetes, harus mampu mengontrol agar kadar gula darah stabil sesuai standar medis.

Demikian juga, bagi yang memiliki ganguan kesehatan tekanan darah tinggi (hipertensi), harus mampu mengontrol hipertensi tersebut.

Obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengendalikan kadar gula darah atau tekanan darah yang dianjurkan oleh dokter adalah salah satu cara menghindari gangguan (penyakit) ginjal yang berujung GGK (Gangguan Ginjal Kronis).

Tidak salah, apabila Anda menggunakan obat herbal atau terapi model apapun, yang terpenting disini yaitu setiap waktu harus mengontrol dan mengetahui situasi terkini kondisi kesehatan Anda.

Sehingga, jika telah memiliki riwayat penyakit ini, kami sarankan tidak bosan untuk pergi ke dokter atau pelayanan kesehatan lainnya (Puskesmas) untuk rutin periksa.

Bila perlu Anda memiliki alat sendiri untuk digunakan mengontrol gangguan kesehatan Anda.

Pencegahan karena Glomerulonefritis

Radang kedua ginjal dalam istilah medis Glomerulonefritis merupakan kondisi dimana glomeruli, yaitu filter-filter kecil yang terdapat pada ginjal meradang.

Radang ini dari berbagai sebab, diantaranya dari penyakit diatas (hipertensi dan diabetes), bisa juga karena infeksi (misal batu ginjal, penyakit lainnya), atau peradangan pada pembuluh darah.

Glomerulonefritis (pic. klikDokter)

Glomerulonefritis tidak dapat dicegah, tetapi sebab terjadinya hal ini yang dapat dikendalikan (dijaga), yakni tentang pola hidup sehat (wah… susah ya). Oleh sebab itu baca tulisan ini.

Jika anda memiliki gangguan kesehatan seperti diabetes dan hipertensi, kami anjurkan rutin periksa lab atau ke dokter, disamping mungkin herbal.

Pencegahan karena Penyakit Ginjal Polikistik

Kelainan bawaan ketika sekelompok kista berkembang pada ginjal.

Kista pada penyakit ginjal polikistik adalah kantung non-kanker yang berisi cairan seperti air.

Ini bisa tumbuh sangat besar. Banyak orang dengan kondisi ini mengalami gagal ginjal pada usia 60.

Gejalanya termasuk tekanan darah tinggi, nyeri punggung atau tubuh bagian samping, dan bengkak pada perut.

transplantasi ginjal (dok. suara)

Perawatan termasuk obat untuk mengontrol tekanan darah, penghilang rasa nyeri, dan pengangkatan kista. Suatu transplantasi ginjal mungkin diperlukan.

Lalu, pencegahannya bagaimana? karena polikistik biasanya bawaan, mungkin ini sulit dicegah, kecuali perilaku hidup sehat secara maksimal.

Jika mengalami gejala-gejala penyakit ginjal atau memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, pasien disarankan untuk menjalani pemeriksaan secara rutin.

Semoga bermanfaat

Salam

oleh Eswede Weanind
editor LikKasjo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.