Kissparry menyampaikan selamat dan ikut bahagia ya atas hadirnya cucu ke-8 untuk mas Ismanta mbakyu Warti, dari pasangan Marsono dan Nurul Musliman, di Trikarya Ogan Komering Ulu (OKU).

Kelahirannya spesial di Hari Anak Nasional 2020, meskipun kurang beberapa menit, menurut catatannya bayi lahir pada pukul 22.22 tanggal 22 bulan 07 tahun 2020, ya.. angkanya juga unik banget, oleh karenanya Kissparry menyampaikan selamat.

Si mungil ini berjenis kelamin perempuan jadi masuk kelompok kaum hawa, dan belum diberikan nama oleh orang tuanya.

Nama adalah sebagai tetenger dan katanya merupakan doa, mungkin sudah mempersiapkan beberapa nama untuk ia.

bayi lahir, cucu ke-8 mas Ismanta mbakyu Warti 22/07/20

“Subkhaanalloh, walkhamdulillah telah lahir dengan selamat cucuku yang ke 8 anak dari Marsono – Nurul Muslimah, malam ini pada pukul 22.22 di rumah ibu Bidan Yuniarti Trikarya.” ungkap sang kakek Ismanta.

Lanjutnya ia menyampaikan terima kasih kepada dokter/bidang, “Terima kasih Ibu Yuniarti dan ibu Evi yang telah menolong anak dan cucuku”.

Diperdengarkan Suara Adzan

Suara adzan pada prinsipnya adalah memperkenalkan anak bahwa ia telah lahir di dunia atas izin Allah SWT, didalam kalimat adzan ada kalimat-kalimat yang baik.

Bayi yang baru lahir perlu diazankan untuk mengusir setan. Adzan dikumandangkan di telinga sebelah kanan baik pada bayi laki-laki maupun perempuan. Dikuti dari okezone.

Adzan juga bermanfat untuk menanamkan benih keimanan dalam hati bayi sejak kecil. Setelah istri melahirkan, hal yang bisa dilakukan suami adalah sujud syukur.

Rasulullah bersabda : “Bacakanlah kepada anak-anak kamu kalimat pertama dengan ‘Laa ilaaha illallaah’ (tidak ada Tuhan selain Allah).” (HR. Hakim).

Syariat Islam mengajarkan agar seorang anak yang baru lahir diperdengarkan adzan di telinga kanannya, dan iqamah di telinga kirinya. Kalimat tauhid itu ada didalam lafal adzan dan iqamah.

Diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Ubaidillah bin Abi Rafi’ Ra. Dari bapaknya berkata :

“Aku mendengar Rasulullah mengumandangkan adzan seperti adzan untuk sholat di telinga Hasan bin Ali ketika ketika Fatimah melahirkannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

ayah bayi (Marsono) membacakan adzan dan iqomah

Bacaan Adzan Arab

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ

(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

Bacaan Adzan Latin

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah (2x)
Hayya ‘alashshalaah (2x)
Hayya ‘alalfalaah (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)

Arti bacaan Adzan

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
Marilah Sholat
Marilah menuju kepada kejayaan
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Tiada Tuhan selain Allah

Bacaan Iqomah Arab

للهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ

حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ

قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ

Bacaan Iqomah Latin

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah (1x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah (1x)
Hayya ‘alashshalaah (1x)
Hayya ‘alalfalaah (1x)
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah (1x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)

Arti Bacaan Iqomah

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
Marilah Sholat
Marilah menuju kepada kejayaan
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Tiada Tuhan selain Allah

Senangnya Menimang Cucu (Ke-8)

Kehadiran cucu membawa warna tersendiri buat di kakek atau neneknya, dan tentu buat kedua orang tuanya juga.

Nama bayi langsung disematkan oleh orang tuanya, bernama KAHYWANG AYU RETNO UTAMI binti Marsono.

Dalam informasi yang kami terima, Kahywang Ayu Retno Utami terlahir Kamis Kliwon 23 Juli 2020, hal itu karena menggunakan kalender bulan.

Bahasa Jawa-nya mengambil weton si bayi sehingga jatuh mengikuti hari kalender Kamis Kliwon, sedangkan hari Kamis adalah tertanggal 23 Juli 2020.

menggendong cucu ke-8

Meskipun lahir di Trikarya, Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan karena kakek neneknya berasal dari Jawa maka WETON masih menjadi tradisi budaya dalam mengambil hari kelahiran.

Wetonmu opo nduk?“, tanya seorang kakek, misalnya, maka sang anak akan menjawab “Kamis Kliwon eyang!”, lha seperti itu, sedangkan Kamis Kliwon bukan tanggal 22 tetapi tanggal 23 Juli 2020.

Sehingga keluarga menyepakati lahir Kamis Kliwon, 23 Juli 2020, bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) 2020.

Selamat, semoga kelak menjadi wanita muslimah sholikhah.

oleh Kissparry
editor LikKasjo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.