Gagasan

Mengenang GERTRANS 71-17 PATRI 2021, Lini Masa Kronologi Transmigrasi di Indonesia 🇮🇩

Sudah jauh-jauh hari Harlah PATRI ke-17 mulai mewarnai di grup medsos organisasi ini, khususnya di facebook, SELAMAT HARLAH PATRI KE-17 (16-2-2004 — 16-2-2021).

Mengenang GERTRANS 71-17 PATRI 2021🎯, Lini masa✍️ KRONOLOGI , TRANSMIGRASI🇮🇩, juga kami kutip dari FB Grup PATRI tersebut, merupakan sebuah artikel ringkas yang ditulis oleh Pak Lurah PATRI saat ini.

Seperti kita bisa baca dalam pengantar FB PATRI, tentang PATRI, adalah Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia.

PATRI dideklarasikan di Jakarta pada tanggal 16 Februari 2004.

KEANGGOTAAN PATRI, meliputi anak keturunan dan keluarga besar Transmigran, baik transmigran pendatang, transmigran setempat, dan trans swakarsa.

Termasuk pula keluarga besar kolonisasi, koeli kontrak, anak keturunan pekerja rodi atau romusha, Jawa Deli (Jadel), Jawa Tondano (Jaton), Jawa Gorontalo (Jago), paguyuban Repatrian Suriname, paguyuban anak keturunan para suku perantau, yang menetap disuatu daerah.

Grup Medsos PATRI digunakan untuk berbagi pengalaman dan informasi tentang tema: perdesaan, transmigrasi, pertanian, teknologi. Tetap menjaga kerukunan.

Lini Masa Kronologi Transmigrasi

Beberapa tulisan yang terkait ini juga telah diterbitkan sebelumnya, dan berikut ini Lini Masa tentang kronologi transmigrasi.

LOGO PATRI

01 | Tahun 1825-1830, Perang Diponegoro. Belanda banyak mengalami kerugian. Peperangan itu menyebabkan kas negaranya kosong. Dengan tipu daya, Pangeran Diponegoro dapat ditangkap. Para pejuangnya diasingkan ke Bengkulu (Sentot Ali Basyah), Gorontalo (Kyai Mojo), dan Makassar (P. Diponegoro).

02 | Tahun 1830-1834 Van den Bosch menjadi Gubernur Jenderal di Hindia Belanda. Menerapkan kebijakan Tanam Paksa (Cultuur Stelsel). Untuk mengisi kas negara Belanda.

03 | Tahun 1860 Douwes Dekker (Multatuli) mengkritik penderitaan rakyat jajahan akibat kebijakan Tanam Paksa itu, dengan menulis buku Max Havelaar.

04 | Tahun 1899-1901 Belanda merespon tulisan Multatuli, dengan mengumumkan Politik Balas Budi (Etische Politiek). Isi kebijakannya meliputi: edukasi, irigasi, dan imigrasi (kolonisasi).

05 | Tahun 1905 Pengiriman pertama kolonisasi dari Bagelen Jateng ke Gedong Tataan Lampung. Dilanjutkan dengan pengiriman ke Kepahyang Bengkulu, Tugu Mulyo Sumsel, Wonomulyo Sulbar, Palopo Sulsel, Merauke Papua, koeli kontrak Sumut, dan pekerja rodi keseluruh Indonesia (luar Jambal). Motivasi penjajah, mendapatkan buruh murah.

06 | Tahun 1927 Bung Karno menyebutkan istilah Transmigrasi di Koran Soeloeh Indonesia.

07 | Tahun 1946 Bung Hatta dalam rapat Panitia Siasat menyebut pentingnya Transmigrasi untuk mendukung industrialisasi di luar Jawa.

08 | Tahun 1950 (12.12.1950), pemberangkatan Transmigran setelah kemerdekaan. Dari Jateng ke Lampung. Motivasi: mendorong pembangunan di daerah, pertahanan negara (terutama di perbatasan), dan menyatukan potensi anak negeri.

09 | Tahun 1954, sebagian koeli kontrak yang diberangkatkan ke Suriname Amerika Selatan (1890) pulang ke Indonesia. Ditempatkan di Tongar, Pasaman Barat, Sumbar.

10 | Tahun 1964 (28.12.1964) Bung Karno dalam Musyawarah Nasional Gerakan Transmigrasi di Jakarta, menyatakan: Transmigrasi Mati-Hidup Bangsa Indonesia.

11 | Tahun 1967-1997: Penyelenggaraan Transmigrasi di Era Orde Baru. Pemerataan pembangunan mulai berkembang di luar pulau Jawa, Madura, dan Bali. Ada 27 provinsi tujuan Transmigrasi di seluruh Indonesia.

12 | Tahun 1998-sekarang (2020). Penyelenggaraan Transmigrasi di era Reformasi. Di awal reformasi kelembagaan kementerian Transmigrasi pernah dilikuidasi. Istilah departemen diganti kementerian. Kemudian transmigrasi bergabung dengan sektor lainnya. Bernama Kementerian Tenaga kerja dan Transmigrasi. Sekarang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

13 | Tanggal 16/02/2004 lahir organisasi anak keturunan dan keluarga besar transmigran berskala nasional, bernama Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI). Sebelum ada PATRI disetiap kota (Banda Aceh, Pekanbaru, Pontianak, Purwokerto, dan lainnya) telah membentuk organisasi pemuda, pelajar, dan mahasiswa anak transmigran.

Bersambung

Oleh Pak Lurah PATRI – Hasprabu

diunggah oleh Kissparry
editor LikKasjo

1 reply »

  1. Alhamdulillah. Senang mengunjungi situs ini. Sarana meluaskan wawasan nasional melalui informasi transmigrasi yang berkualitas.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.