Iseng puyeng, SLIMUR (untuk Murid Sekolah Calon Politikus)

Saat kecil dulu, kalau Emak mau ke pasar, saya dislimurkan. Caranya, kakak perempuan yang lebih besar mengajak saya bermain. Sampai saya asyik dibuatnya.

Sehingga waktu emak keluar rumah, saya tidak “ngeh”. Tahu-tahu, setelah emak pulang saya baru tahu. Apa boleh buat. Mungkin kalau saya ikut, akan merepotkan.

Harus menggendong sambil bawa belanjaan. Belum lagi nanti minta beli mainan. Padahal belum tentu Emak punya uang. Itulah contoh slimur.

Ada juga kejadian pemilihan lurah disuatu desa, sebut saja desa Citong. Memanfaatkan teknik SLIMUR. Saat itu ada dua calon bertarung. Sebut saja si A dan si B.

Umumnya masyarakat senang dan menjagokan A, karena dari keluarga baik-baik. Dari pesantren. Tapi pendukung B tak kalah “akal”. Ketika mendekati pencoblosan akhir, Timses (tim sukses) B mengumumkan, terjadi kebakaran disuatu tempat.

Maka sontak warga yang tadinya ingin mendukung A balik arah. Beramai-ramai ke TKP. Kontan saja, ratusan orang gagal mencoblos.

Betulkah kebakaran? Iya sih, tapi cuma kandang kambing. Dan kambingnya juga sedang diangon diluar kandang. Warga yang sudah kelelahan, malas kembali ke bilik suara. Lumayan jauh.

Akibatnya si A calon yang diharapkan, malah kalah dengan si B. Itulah teknik SLIMUR.

Bisakah itu diterapkan saat ini? Memproduksi aneka peristiwa pura-pura, atau mengalihkan perhatian, kemudian membuat gaduh suasana. Sementara si dalang ada tujuan lain? Au ah.

KoDe: 25/12/2020
Pak Lurah DPP PATRI

Hasprabu (Lurah DPP PATRI)

Catatan :

Emak = ibu
TKP = tempat kejadian perkara

Slimur, bisa diartikan mengalihkan perhatian.

di unggah oleh Eswede Weanind
editor Kissparry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.