Mempeng, Apa ya Bahasa Indonesianya? Berbagi Cerita

Ada tiga orang pengurus PMAT (Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran) UIN Raden Fatah (Rafa) Palembang. Yang satu mantan ketua, yang dua orang pengurus baru. Pertengahan Maret ini mereka mempeng berkonsultasi tentang organisasinya.

“Sejak dibentuk, SK-nya ya begitu saja. Tidak ada yang mengukuhkan. Kami ingin ada induk yang mengukuhkan Pak, supaya merasa sebagai organisasi formal” ujarnya via telpon. Tanggalnya ditentukan 21 Maret 2022. Waduh, mendadak begitu.

Saya tahu tentang PMAT sudah lama. Pertama PMAT yang ada di Unsoed Purwokerto. Saat deklarasi PATRI (2004) dan acara transmigran teladan, ada PMAT yang selalu diundang.

Tapi terus terang saya belum pernah ditunjukkan, atau menerima tembusan SK PMAT. Mekanisme pemilihannya seperti apa, dan bentuk SK-nya seperti apa.

Sehingga ketika diminta mengukuhkan, DPP tidak bisa serta merta. Harus berdiskusi dulu dengan pengurus inti. Supaya tidak salah persepsi.

Kadang sedang istirahat, ada SMS masuk. Setelah kirim tulisan: “Assalamualaikum,” belum sempat dijawab langsung main telpon saja. Hhm. Mempeng banget anak ini. Apa ya bahasa Indonesianya mempeng?

Baca juga : Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran (PMAT) 

Kebetulan memang di AD/ART PATRI ada bab tentang badan otonom. Mengatur sayap organisasi PATRI.

Ada sayap Pemuda PATRI seperti di Riau, sayap ekonomi seperti HW Trans, kelompok kerja kasus tanah trans, kelompok seni budaya yang ada di beberapa DPD dan DPC PATRI, dan lainnya.

DPP juga sudah lama ingin membentuk sayap mahasiswa tingkat Nasional. Karena kebetulan di Pontianak, Banjarmasin, dan Purwokerto sudah ada embrionya.

Harapannya, para mahasiswa anak Transmigran generasi milenial terdidik itu bisa saling bersinergi secara Nasional. Bukan hanya sebatas kenal di kampusnya.

Kesungguhannya itu mengingatkan saya beberapa belas tahun lalu. Ketika itu ada ASN anak Transmigran (sebut saja LS) dari salah satu kabupaten di Sumsel. Ceritanya ingin membentuk DPC PATRI.

Sementara itu di tingkat provinsi DPD-nya belum terbentuk. Mirip seperti mahasiswa PMAT RaFa, rajin SMS tiap hari. Saat itu belum ada ponsel model begini. Masih model seperti pisang, GSM. SMS-nya panjang-panjang. Kalau dikumpulkan mungkin ada beberapa lembar kertas A4.

Akhirnya, karena kesungguhannya itu jadilah DPP PATRI yang langsung mengeluarkan SK khusus dan sekaligus mengukuhkannya. LS menjadi Ketua DPC-nya.

Baca juga : Memaknai Transmigrasi dan (Jangan) Gagal Paham tentang Transmigrasi

Alhamdulillah, ada kabar berikutnya, tak berapa lama yang bersangkutan dapat promosi sebagai kepala bagian, dan terakhir sebagai kepala dinas hingga pensiun.

Arsip : PATRI

Kembali ke DPD PATRI SUMSEL. Tak lama kemudian terbentuklah DPD PATRI Sumsel. Sebagai Ketua pertama disepakati Sdr. Ir. H. Ngatijan. Pengukuhannya di kantor Dinas Nakertrans Provinsi Sumsel. Dihadiri Dirjen Mobduk, Ketum Prof. Muhajir Utomo dan Sekjen DPP PATRI Hasprabu. Berkat mempengnya itu Allah memberikan kemudahan.

Semoga anggota PMAT terus belajar untuk menguatkan tekad mereka. Sehingga suatu saat terwujud PMAT tingkat Nasional. Yaitu bersatunya mahasiswa anak keturunan Transmigran. Calon intelektual dan pemimpin masa depan kita. Bersama PATRI Anak Transmigran BISA.

Kota Depok, 23/03/2022

Lurah DPP PATRI 🇮🇩
Berbagi Cerita

Hasprabu (Lurah DPP PATRI)

diunggah oleh Eswede Weanind
editor Kissparry

Satu respons untuk “Mempeng, Apa ya Bahasa Indonesianya? Berbagi Cerita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.