Napak Tilas Semarangan ala Kissparry Sekayu (Palembang): Gajah Mungkur, Tinjomoyo, Tugu Muda, Kota Lama, Simpang Lima

Saat ada kunjungan ke Kissparry Semarang, saya sengaja napak tilas mlaku-mlaku ning Kutho Semarang.

Kemana saja itu, diantaranya ke Gajahmungkur (Jl Tumpang dan Taman Gajah Mungkur, juga Puri Gedeh).

Puri Gedeh merupakan rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, jadi kesini paling hanya lewat saja, sebab yang masuk harus dapat izin.

Tumpang, Gajahmungkur merupakan wilayah penting karena Kissparry pernah tinggal disini. Jl Tumpang terpecah menjadi dua Kelurahan yakni Bendanngisor dan Gajahmungkur.

Tipikal tempat tinggal berbukit jadi juga dapat dinikmati pemandangannya.

Kembali ke Gajah mungkur, disini ada taman makan Belanda, dan taman Gajahmungkur yang sisinya ada tempat kuliner kaki lima yang sangat terkenal.

Di taman Gajah mungkur, tidak lupa mencicipi es dawet legendaris yang jualannya sudah sejak lama.

Dari Gajahmungkur, napak tilas dilanjutkan ke eks Pasar Sampangan yang sekarang di sulap menjadi Taman Sampangan.

Disekitar taman Sampangan ini kalau sore hari banyak pedagang kaki lima, yang kadang memang bikin jalanan tersendat alias macet.

Kabarnya dulu tempat ini sempat ditertibkan karena macetnya sudah luar biasa, namun akhir akhir ini pedagang memadati lagi jualan di badan jalan.

Dari eks Pasar Sampangan perjalanan dilanjutkan ke Bendan Duwur, yakni menuju ke Tinjomoyo, yang dulu merupakan taman marga satwa atau kebun binatan (bonbin), sekarang menjadi Hutan Wisata.

Selanjutnya ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Jatidiri atau ke arah Jatingaleh, sebelum SMK Teuku Umar ada jembatan tol, belok ke kiri.

Tujuan selanjutnya yaitu Shampo Kong, dengan melalui Taman KB atau sekarang namanya Taman Indonesia Pintar, disebelah barat ada SMA Negeri 1 Semarang yang termasuk ada kawasan cagar budayanya.

Dikawasan Taman Indonesia Pintar kami hanya lewat saja, karena sudah pernah ketempat ini, terus menuju Shampo Kong.

Setelah itu ke kawasan Tugu Muda, ada Museum, ada Pasar Bulu, ada Lawang Sewu.

Dari Lawang Sewu kemudian ke Kota Lama Semarang, ada banyak obyek wisata yang dapat dikunjungi disini, secara gratis seperti Taman Sri Gunting dan sekitarnya ada Gereja Bleduk dan bangunan-bangunan tua.

Tempat-tempat yang berbayar, seperti 3D atau Art Museum dan Museum Kota Lama yang terbilang baru.

Kita bisa menggunakan waktu yang sedikit lama disini, dibanding ditempat-tempat yang lain sebelumnya.

Perjalanan akan dilanjutkan ke Kawasan Simpang Lima, dengan melalui Alon-alon Masjid Agung Semarang, di dekat pasar Johar. Saat tiba waktunya ibadah shalat, kita bisa melaksanakan shalat disini.

Setelah itu melanjutkan perjalanan kembali ke markas Kissparry Semarang (dekat Simpang Lima Semarang), sehingga melalui Simpang Lima dengan berputar saja.

Sudah sering ke Kota Semarang, dan kali ini memang sengaja mengunjungi tempat tempat lama yang disulap oleh pemda setempat.

Inilah napak tilas jalan-jalan puter Kota Semarang, hanya sebagian saja, masih kurang beberapa obyek wisata yang lain, dicerita yang lain.

Salam

oleh Lik Kasjo
editor Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.