Pendidikan

Pengertian Forum, Silaturahmi, dan Keluarga

Begitu pula, ia tidak mau menggunakan hartanya untuk hal itu. Sehingga ia dalam keadaan serba kecukupan, sedangkan sanak keluarganya dalam keadaan kekurangan.

Dia tidak mau menyambung hubungan dengan mereka. Padahal, terkadang sanak keluarga itu termasuk orang-orang yang wajib ia nafkahi karena ketidakmampuannya dalam berusaha, sedangkan ia mampu untuk menafkahinya. Akan tetapi, tetap saja ia tidak mau menafkahinya.

Para ahlul-‘ilmi telah berkata, setiap orang yang mempunyai hubungan waris dengan orang lain, maka ia wajib untuk memberi nafkah kepada mereka apabila orang lain itu membutuhkan atau lemah dalam mencari penghasilan, sedangkan ia dalam keadaan mampu.

Yaitu sebagaimana yang dilakukan seorang ayah untuk memberikan nafkah. Maka barang siapa yang bakhil maka ia berdosa dan akan dihisab pada hari Kiamat.

Oleh karena itu, tetap sambungkanlah tali silaturahmi. Berhati-hatilah dari memutuskannya. Masing-masing kita akan datang menghadap Allah dengan membawa pahala bagi orang yang menyambung tali silaturahmi.

Atau ia menghadap dengan membawa dosa bagi orang yang memutus tali silaturahmi. Marilah kita memohon ampun kepada Allah Ta’ala, karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dikutip dari kompas.com, silaturahmi memiliki manfaat dikaji secara ilmiah. Manfaat ini tentu tidak hanya terkait dengan hubungan dengan sanak saudara, tetapi hubungan secara umum antar teman.

Berbahagialah Anda yang memiliki banyak teman dan sahabat. Pasalnya, beberapa penelitian terbaru menemukan bukti bahwa menikmati kehidupan sosial yang aktif dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Para ilmuwan percaya bahwa menghabiskan sebahagian waktu dengan teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat secara mental dan fisik

Berikut adalah lima (5) alasan ilmiah yang menunjukkan pengaruh kehadiran seorang teman pada tingkat kesehatan seseorang :

1) Mengurangi risiko demensia

Memiliki kehidupan sosial yang sangat aktif dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer yang cukup besar sekitar 70 persen, menurut temuan baru yang diterbitkan dalam Journal of International Neuropsikologi Society.

2) Membuat Anda tetap fit

Penelitian terbaru dari para peneliti Australia yang diterbitkan dalam International Journal of Behavioral Nutrition dan Aktivitas Fisik menemukan bahwa teman atau memiliki pengaruh langsung pada tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan makan.

3) Mempertajam Otak Anda

Untuk menjalin komunikasi yang baik dengan teman-teman melalui instant messaging atau media jejaring sosial akan mendorong fungsi kognitif Anda.

Ini seperti memecahkan teka-teki silang, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Michigan, USA.

4) Meningkatkan kesehatan jauh lebih baik

Memiliki hubungan yang saling mendukung dapat menunda proses penuaan. Penelitian terbaru dari Brandeis University menemukan bahwa jaringan sosial yang kuat – terutama bila dikombinasikan dengan latihan fisik – dapat menunda penurunan kesehatan hingga sepuluh tahun.

5) Hidup lebih lama

Hubungan yang kuat dengan teman-teman dan keluarga dapat meningkatkan peluang Anda untuk bertahan hidup hingga sekitar 50 persen, menurut Penelitian terbaru oleh para ilmuwan dari Universitas Brigham Young.

6) Berjiwa awet muda

Lebih banyak bersosialisasi dgn teman atau sahabat / keep relationship membuat kita tetap punya jiwa muda atau semangat muda terus walaupun umur terus bertambah.


Keluarga

Berdasar Undang-Undang 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Bab I pasal 1 ayat 6 pengertian keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri; atau suami, istri dan anaknya; atau ayah dan anaknya (duda), atau ibu dan anaknya (janda).

Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Adapun pengertian keluarga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah 1 ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah: misal seluruh — nya pindah ke Bandung; 2 orang seisi rumah yang menjadi tanggungan; batih: ia pindah ke Jakarta bersama — nya; 3 (kaum — ) sanak saudara; kaum kerabat: ia sering berkunjung ke Jakarta karena banyak — nya tinggal di sana; 4 satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat; antara lain — batih, keluarga yang hanya terdiri atas suami, istri (suami atau istri) dan anak; keluarga inti; — berantakan keluarga yang integritas, hubungan akrab, dan solidaritasnya telah rusak oleh ketegangan dan konflik; — berencana gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran; — besar keluarga yang tidak hanya terdiri atas suami, istri, dan anak, tetapi juga mencakup adik, kakak ipar, keponakan, dan sebagainya.

Apabila kata silaturahim didalamnya sudah mengandung makna hubungan sedarah atau keluarga, mestinya kata keluarga sudah tidak diperlukan.

Tidak demikian, karena kami bukan hanya saudara kandung namun juga terdiri atas istrinya, suaminya, anak-anaknya, oleh sebab itu kata keluarga masih kami gunakan untuk forum kami. Mungkin lebih tepat kalau menggunakan keluarga besar.

Pengertian Kissparry (sudah kami sajikan diblog ini sebelumnya).

(KP, WN)
Editor Kissparry

Pages: 1 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.