Tradisi Pasukan Sahur untuk Membangunkan Sahur

Sejumlah anak muda “pasukan pengingat sahur” ini mengelilingi kampung untuk membangunkan masyarakat yang akan melaksanakan Sahur, mulai dari persiapan atau bahkan orang akan menanak nasi hingga sahur itu sendiri.

Berkeliling kampung melalui gang-gang dengan membunyikan musik khas pasukan pengingat sahur, yakni dengan ember-ember bekas, botol gelas, botol plastik, atau potongan paralon yang diberi karet.

Bukan hanya membunyikan musik, tapi juga meneriakkan suara khas sahur,
“yaitu saaahuuuurrr…. saaahuuuurr.. sahuuuuuurr
ayo ibu yang belum masak, bangun….. masak….
masaakk… maa….saakkk…..”
terus berkeliling dengan rute yang mereka tentukan sendiri.

Musik tradisi sahur (siap keliling kampung)

Musik membangunkan sahur ini hanya ada di bulan Ramadan, mungkin tidak di semua tempat, untuk di wilayah kami (Kissparry Semarang) masih ada tradisi ini, dan kebetulan malam ini start (mulai pukul 2:30) dari depan rumah sehingga sempat mengambil gambar. Sekitar pukul 03:00 mulai berputar. Kadang lebih awal dari waktu ini.

Pengeras suara di mushala dan masjid di lingkungan kami juga mengumandangkan pesan sahur, kalau yang lewat masjid dan mushala biasanya sejam sebelum waktu sahur berakhir baru mulai membangunkan warga masyarakat yang hendak bersantap sahur.

Untuk pagi ini 45 menit sebelum waktu sahur berakhir, pasukan musik sahur telah merapat ke pemberhentian (keberangkatan semula).

Selamat berjuang pasukan sahur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.