Sahabat Kissparry dimana saja berada, mari kita mengikuti Detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945 melalui semua kanal yang ada, bisa melui televisi atau Youtube siaran langsung.

Seluruh masyarakat Indonesia diharapkan pada pukul 10.17 WIB selama 3 menit diminta mengikuti dengan seksama berdiri tegak untuk Detik-detik Proklamasi.

Kissparry Semarang, tentu melaksanakan anjuran untuk 3 menit berdiri tegak, bahkan bukan 3 menit, namun sejak mulai pengibaran sang merah putih sudah tegap berdiri.

Disamping itu dalam mengikuti upacara detik-detik Proklamsi ini, diwajibkan mengenakan seragam kantor di hari Senin, atasan putih lengan panjang dan bawahan gelap.

Tidak ketinggalan yang berada dirumah saat ini ikuti instruksi berdiri, termasuk si Taufik, dan untuk Alif mengikuti upacara dari kantornya tadi sekaligus tumpengan.

Mengikuti Detik-Detik Proklamasi dari rumah (Kissparry Semarang)

Universitas Negeri Semarang atau UNNES yang dikenal sebagai universitas berwawasan konservasi tersebut, mewajibkan warganya atau seluruh sivitas akademika untuk mengikuti upacara Detik-detik Proklamasi yang dilaksanakan di Istana Negara.

Kewajiban tersebut sebagai gantinya dikarenakan kampus tidak menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.

Namun, berbeda apa yang dilakukan oleh Kissparry Center Tenggulang Baru, ketika 10.10 WIB ia keluar rumah kemudian hormat pada bendera yang diluar hingga bendera di Istana Negara berkibar sempurna.

Kissparry Center Tenggulang Baru (Sunaryo, S.E, M.Si./LikKasjo), Babat Supat, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, ikuti upacara Detik-detik Proklamasi via televisi ketika mulai pengibaran bendera, ia keluar rumah hormat pada sang Merah Putih yang ada didepan rumah.

Benar-benar suasana desa yang khas penuh perjuangan, tiang bendera pun ya pakai kayu asli khas desa, dan mereka tetap semangat mengikuti Detik-detik Proklamasi dari rumah masing-masing.

Ditempat ini untuk menemukan bambu sangat sulit, tetapi untuk menemukan kayu lebih mudah, jadi, bisa dilihat pagar dengan kayu. Kayunya kecil-kecil yang tumbuh liar dihutan.

Seperti apa yang saya sampaikan live video dibawah ini, saya segera ke layar yang lebih lebar untuk mengikuti jalannya upacara dengan lebih khidmat.

Agar tidak ketinggalan upacara dan sekaligus bikin tulisan, ya inilah yang saya lakukan.

Dirgahayu Indonesia, INDONESIA MAJU

#UNNES UNGGUL
untuk
#INDONESIA MAJU

SMK Swadaya Semarang Syukuran Tumpengan

Doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan negeri di SMK Swadaya Kota Semarang (dok-Alifiansyah)

#SMASWADAYASEMARANG
#SMK Swadaya Kota Semarang

Editing Sore

Live Streaming Penurunan Bendera Sang Merah Putih

Salam dari Kissparry …. Sekali Merdeka Tetap Merdeka… NKRI dijunjung tinggi.

Eswedewea
Kissparry

3 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.