Lanjut ke konten

Apa Bandar Udara (Bandara) Itu

Kita sering mendengar istilah bandara atau bandar udara, orang waktu itu bilangnya lapangan terbang disingkat lapter.

Akhirnya memang harus dibedakan antara lapangan terbang dan bandar udara, pembedanya hanya terkait dengan kapasitasnya. Untuk lapangan terbang komersial biasanya disebut bandar udara atau bandara, sementara yang non komersial biasanya disebutlah lapangan terbang.

Bandar udara biasanya melayani pesawat menengah hingga berbadan lebar, meskipun juga bisa melayani pesawat kecil, sementara lapangan terbang biasanya melayani pesawat kecil saja.

Anjungan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani di Semarang (New Bandara Ahmad Yani Semarang) 20191212

Apa itu Bandar Udara

Bandar Udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya, seperti di kutip dari hubud.dephub.go.id.

Kebandarudaraan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan bandar udara dan kegiatan lainnya dalam melaksanakan fungsi keselamatan, keamanan, kelancaran, dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara, penumpang, kargo dan/atau pos, tempat perpindahan intra dan/atau antarmoda serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Bandar Udara Internasional merupakan bandar udara yang melayani penerbangan internasional, sedangkan Bandar Udara Domestik disini kami bagi menjadi 3 kelompok, yaitu 1) Domestik, 2) Perintis, dan 3) Pangkalan Udara.

Lapangan Terbang Sekayu Musi Banyuasin, Sumsel

Bandara internasional tidak saja melayani penerbangan internasional tetapi biasanya juga melayani penerbangan domestik (dalam negeri).

Perbedaan yang paling jelas adalah mengenai jenis layanan pesawat yang menggunakan bandar udara tersebut. Sedangkan yang paling mencolok dalam perbedaannya adalah pada bandara domestik dan bandara perintis.

Kami sebutkan sebagai bandara perintis apabila bandara hanya bisa melayani pesawat berbadan kecil atau berpenumpang terbatas dengan kapasitas pesawat kurang dari 60 penumpang dan dengan jadwal penerbangan tidak setiap hari ada. Meskipun ATR 72 termasuk pesawat perintis, tetapi dengan jadwal setiap hari ada di bandara tersebut maka bandara kami kelompokkan sebagai bandara domestik.

Penerbangan Internasional merupakan rute penerbangan lintas negara, lintas pulau, atau lintas benua yang melewati batas Negara.

Sebuah Bandara baru bisa dikatakan sebagai bandara internasional jika telah menyediakan rute penerbangan antar Negara. Meski begitu, bandara internasional biasanya juga untuk melayani penerbangan dengan rute domestik.

Sebuah bandar udara bisa disebut bandar udara internasional jika memiliki fasilitas pelayanan berupa Ke-Pabean-an (Custom), Layanan imigrasi, dan layanan karantina (Quarantine).

Jauhnya jarak penerbangan ini tidak menentukan kelas bandara, bahkan jarak yang ditempuh sebuah penerbangan internasional bisa jadi lebih pendek dibandingkan dengan jarak penerbangan domestik (misal Jakarta – Singapura lebih pendek daripada Jakarta – Papua).

Fasilitas bandar udara terus ditingkatkan untuk kenyamanan penggunanya, seperti di Bandara Soekarno Hatta, Anda bisa menikmati pemandangan selagi menunggu penerbangan.

Bandara Dipati Amir PGK Pangkal Pinang Prov Kepulauan Bangka Belitung

Apa itu IATA dan ICAO

Setiap bandar udara diberi kode oleh IATA (International Air Transport Association – Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional) dengan sebutan Kode IATA sebagai identifikasi letak bandara, sehingga kalau kita perhatikan kode IATA menggunakan kelurahan atau kecamatan atau kabupaten dimana bandara berada.

Contoh : SRG (Semarang), CGK (Cengkareng Tangerang Banten) meski seringnya menyebut Jakarta, SOC (Solo, padahal letaknya di Boyolali Solo).

Disamping IATA, juga ada ICAO (International Civil Aviation Organization – Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).

ICAO yang mengatur Kode ICAO, disamping itu organisasi ini juga menentukan standar keselamatan penerbangan sipil. Contoh WIIS (Semarang) Jakarta Cengkareng WIII (Indonesia).

Lapangan terbang belum memiliki kode identifikasi seperti halnya bandara. Sebenarnya bukan hanya pengkodean, tetapi asosiasi itu juga mengatur standar-standar dari sebuah bandar udara dalam melayani angkutan udara.

Sekian semoga bermanfaat

oleh Taufik KW
editor Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: