Aroma Bau yang Tidak Disukai oleh Tikus

Binatang pengerat ini, tikus, tidak suka dengan tempat yang bersih dan udaranya semerbak mewangi.

Ada beberapa aroma yang membuat tikus kurang betah tinggal berlama-lama atau bahkan mungkin melarikan diri atau pergi dari tempat tersebut.

Caranya tentu saja dengan sesering mungkin membuat kondisi mereka tidak betah, dan boleh dikatakan tidak sekali disodori aroma itu langsung lari, tentu berkali-kali.

Sirkusgot, pengusir tikus got, Sirkus

Kadang menjadi persoalan, kita sudah jenuh menebar aroma, sementara tikus masih nyaman dan betah tinggal.

Jadi jangan gampang menyerah, harus rutin menebar aroma dan membuat kondisi tempat tinggal selalu bersih.

Ada beberapa aroma yang tidak disukai oleh tikus, diantaranya.

  • minyak pepermint
  • minyak kayu putih
  • jeruk manis dan sejenisnya
  • serai
  • kulit jengkol

1. Jeruk Manis

Selain diminum sarinya, buah jeruk manis ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat pengusir tikus alami.

Selain dikenal dengan khasiatnya menjaga kesehatan mata dan kulit, buah jeruk manis atau Citrus sp. juga dapat dimanfaatkan sebagai obat pengusir tikus alami.

Orange (Buah Jeruk)

Cara menggunakannya yaitu dengan mencacah buah jeruk dan kapur barus, lalu taburkan di lubang maupun area yang dilewati tikus.

Sari jeruknya bisa diambil terlebih dahulu untuk dinikmati sebagai minuman segar.

Jangan lupa, jika sudah agak mengering segera membersihkan atau menyingkirkannya agar tempat tetap bersih.

2. Minyak Pepermint

Minyak peppermint memang bisa membuat rumah jadi harum, namun bagi tikus, aroma ini bisa menjadi sangat mengganggu.

Dalam konsentrasi tinggi, peppermint memang bisa sangat ampuh untuk mengganggu indra penciuman sensitif tikus.

3. Minyak Kayu Putih

Kayu putih saat ini mungkin diproduksi lebih banyak lagi dikarenakan diburu orang sebagai aroma yang dihirup berkait Covid-19.

Ternyata aroma minyak kayu putih tidak disukai oleh tikus.

Tikus akan menghindari makanan yang beraroma kayu putih, sehingga ia akan mencari makan di tempat lain di luar rumah.

4. Serai

Citronella atau serai adalah tanaman pengusir tikus yang terkenal juga bermanfaat untuk mengusir nyamuk.

Sama seperti kayu putih, tikus juga menghindari makanan yang memiliki aroma citronella yang kuat.

Ilustrasi Serai (istimewa)

Namun seiringnya waktu, tentu bau serai juga akan pudar

5. Kulit Jengkol

Kulit jengkol merupakan obat pengusir tikus alami yang banyak digunakan petani di wilayah Hulu Sungai, Kalimantan Selatan secara turun-temurun.

Bau yang khas dari jengkol sangat tidak disukai oleh tikus.

Kulit buah tanaman Phitecellobium lobatum ini memang tidak dapat membunuh tikus seketika, tapi aromanya membuat tikus menjauh dari area rumah.

kulit jengkol

Cara menggunakannya antara lain dengan meletakkan kulit jengkol di lubang tikus di area pekarangan rumah. Selain itu, Anda dapat menggunakannya dengan cara berikut ini:

  • Hancurkan kulit jengkol hingga halus dan menjadi bubuk
  • Larutkan bubuk kulit jengkol ke dalam air
  • Semprotkan larutan kulit jengkol pada lubang tikus.
tanaman jengkol buah

Nama daerah: Jering (Gayo), Jering (Batak), Jerieng (Minangkabau), Jaring (Lampung), Jengkol (Sunda), Jengkol (Jawa), Blandingan (Bali), Lubi (Sulawesi)

Kulit jengkol juga bisa dimanfaatkan untuk obat borok, dan diabetes.

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.