Babat Supat

Mudik Pulang Kampung Lebaran Selalu Dirindukan

Seperti biasanya, mudik lebaran atau pulang kampung saat lebaran menjadi rutinitas tahunan.

Sebenarnya ini bukan kegiatan setahun sekali, karena waktu tempuh dari kota Sekayu ke Tenggulang Baru hanya sekitar tiga jam, kalau lebih ya sekitar tambah satu jam sudah sampai.

Suasana Tenggulang Baru sore ini

Bagaimana pun saya setidaknya tiga bulan sekali atau bahkan kurang dari dua bulan mesti pulang kampung, jadi kadang lihat situasi dan kondisi jalan masuk lokasi atau musim yang ada disini.

Lebih lebih kabar yang baru saja juga termuat disini, jika di kampung saya dan rumah ditempat ini terendam air alias kebanjiran, jadi ingin cepat pulang kampung untuk lihat kondisi terkini.

Pohon alpukat saya ternyata daunnya mengering selepas terendam air banjir

Tanaman alpukat ternyata tidak tahan terendam air terlalu lama, tanaman itu akhirnya daun jadi kering, mungkin mati, sedang bibit kelapa sawit itu masih hijau royo royo daunnya.

Rindu Pulang Kampung Saat Lebaran

Mungkin ini juga dialami saudara kita di rantau.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.