Mangayubagyo Mantenan Ririn – Fachri 12 Januari 2019

Hari ini (12/01) merupakan hari yang berbahagia untuk pasangan penganten yang akan membangun balai rumah tangga mereka dalam ikatan pernikahan, ialah Kutrin Lu’lu A’yun Kalamkhi (Ririn) dan Maulana Fachri Widyanoviardy, yang tak lain Ririn merupakan cucu dari Kissparry Weanind (Semarang).

Ririn putri Suryanto Atmodjo – Miatun dan Fachri putra Widodo Krisdiyanto – Riyani Susanti, adapun ijab qabul dilaksanakan hari ini pula di rumah mempelai wanita (Genuksari Atas RT.01 RW.IX Tegalsari).

Resepsi pernikahan Ririn dan Fachri di TBRS Semarang, 12 Januari 2019, Kissparry
(insert gambar cover)

Alhamdulillah ijab dan qabul atau akad nikah (perjanjian nikah) berjalan lancar dengan dipimpin oleh petugas dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Candisari Kota Semarang, yang didampingi oleh petugas Kesra Kelurahan Tegalsari (Modin).

Akad Nikah

Latihan dilaksanakan sebelum melaksanakan akad nikah dihadapan penghulu, sehingga pada saat pelaksanaan tidak perlu latihan lagi atau dibimbing oleh penghulu.

Pelaksanaan akad nikah di rumah calon mempelai wanita, Ririn Suryanto Atmodjo hari Sabtu 12 Januari 2019 sekitar pukul 08.00 (08.18).

Acara Ijab dan qabul dalam pernikahan Ririn dan Fachri 12/1/2019 Genuksari Atas RT04 Tegalsari Semarang

Ketika penghulu menyampaikan apakah perlu latihan, oleh mempelai di jawab tidak perlu, sehingga pelaksanaan langsung dimulai yang sebelumnya juga penghulu bertanya kepada orang tua calon mempelai wanita, akan dinikahkan sendiri atau diwakilkan, jawabnya diwakilkan ke bapak (KUA/penghulu).

Resepsi dan Sungkeman

Sebelum diadakan resepsi pernikahan atau tasyakuran dilaksanakan dahulu acara kirab nganten dan sungkeman, karena menggunakan konsep sederhana.

Sungkeman merupakan ritual memohon doa restu oleh mempelai berdua kepada kedua orang tuanya.

Sungkeman mantenan Ririn dan Fachri 12012019 TBRS Semarang

Foto Bersama dengan Temanten

Foto bersama dengan temanten dilakukan sebelum acara resepsi dimulai, sehingga apabila undangan resepsi pukul 11.00 setidaknya 15 sebelumnya atau 10.50 acara-acara tradisi harus sudah selesai dilaksanakan. Kemudian 15 menit untuk foto bareng dan pemberian ucapan dari orang-orang terdekat (famili).

Dokumentasi foto diawali dari ibu-bapak kedua mempelai dilanjutkan saudara-saudara terdekatnya, kemudian panitia among tamu (termasuk penjaga buku tamu), dan panitia lainnya bila ada.

Keluarga Besar dari manten pria Fachri pada Resepsi pernikahan Ririn dan Fahri 12/01/2019 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang
Keluarga manten putri Suryanto Atmodjo pada resepsi pernikahan Ririn dan Fachri di TBRS 12 Januari 2019 Semarang
Keluarga besar dari mempelai pria Fachri pada resepsi pernikahan Ririn dengan Fachri 12/1/2019 di gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang

Pembentukan Panitia dan Pengaturan Kegiatan

Perlunya diadakan pembentukan panitia penyelenggara untuk kegiatan kecil ataupun besar pada pernikahan dan resepsi pernikahannya.

Peran Gotong Royong (Sambatan)

Pada kegiatan resepsi banyak melibatkan tetangga ataupun teman dan tidak mungkin dilakukan sendiri, kalaupun tidak tetangga atau teman meskipun menggunakan jasa event organizer (penyelenggara acara).

Sekian semoga bermanfaat

Selamat dan Berbahagia, semoga menjadi keluarga yang sakinan, mawaddah, wa rahmah, Aamiin.

Kissparry

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.