Sungai Terpanjang di Indonesia dan Daerah Alirannya

Kissparry Wea pernah menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak Kalimantan Barat, bermain bersama keluarga diatas Sungai Musi di Sekayu Kab. Musi Banyuasin (Palembang) Sumatera Selatan, melalui Sungai Bengawan Solo di Jawa (Solo)., dan ketika ada beberapa teman mengarungi Sungai Mahakam, terinspirasi untuk menulis sungai terpanjang di Indonesia.

Sungai-sungai itu memiliki panjang aliran hingga ratusan kilo meter bahkan ribuan, sehingga dinobatkan sungai-sungai terpanjang di Indonesia. Oleh karena itulah kemudian Kissparry ingin menengok sungai-sungai terpanjang di Indonesia lainnya bahkan di dunia.

Penyajian tulisan Kissparry sampaikan beserta daerah yang dilalui sungai tersebut, tetapi penelusuran dari muara atau hilir sungai, bukan dari hulu atau sumber awal sungai. Daerah disini setidaknya setingkat kabupaten atau kota.

Ketika kawan-kawan bertiga hendak pergi ke Kabupaten Mahakam Ulu di Kalimantan Timur, ternyata sungai Mahakam dan kapal menjadi sarana transportasi utama andalan masyarakat Mahakam Ulu dan sekitarnya. Persiapan mengarungi sungai Mahakam dari Pelabuhan Sida Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Suasana_dlm_Kapal_2018-07-14 at 08.22.16
Suasana dalam kapal di Palabuhan Sida Tering Kubar, akan mengarungi Sungai Mahakam ke arah barat menuju Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur (doc. Antok 20180713)

Samarinda ke Sida Tering dapat dilalui dengan jalan darat menggunakan waktu tempuh sekitar 10 jam perjalanan, tetapi dari Kubar ke Mahakam Ulu (Mahalu) harus melalui sungai Mahakam, jalan itulah saat ini satu-satunya penghubung. Menurut informasi yang Kissparry terima, jalan darat menuju Mahalu sudah dibuka, tetapi belum bisa dilalui kendaraan roda empat dengan nyaman.

Keluarga Kissparry Tenggarong Kaltim (daerah muara Mahakam), mengirimkan gambar saat jembatan Mahakam sudah kokoh kembali. Berfoto di tepi Sungai Mahakam dekat Pulau Kumala yang berada di tengah Sungai Mahakam.

a-jembatan_kapuas_sungai_mahakam_di-Tenggarong_2018-07-29 at 203149
Sungai Mahakam dengan latar belakang Jempatan Mahakam di Tenggarong, dekat kantor Bupati Tenggarong yang ditengah sungai ada Pulau Kumala (Doc. Susanto & Fawaz Tenggarong Kaltim, Kissparry Tenggarong)

Sekarang beralih ke kisah lainnya, tentang sungai Musi di Sumatera Selatan yang daerah alirannya mulai Bengkulu, diantarnya area yang dilalui adalah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang beribukota di Sekayu.

Taman Kirab dan Sekayu Water Fron adalah salah satu anjungan wisata GRATIS di Sekayu Ibukota Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang terletak di tepi Sungai Musi. Sehingga bila Anda di Sekayu jangan lupa sejenak singgah menikmati suasana taman tersebut.

Taman Kirab Sekayu 20180701
Taman Kirab Sekayu (2018-07-01) di Tepi Sungai Musi, Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan (doc. Kissparry Sekayu)

Terlebih di tempat ini kita bisa mendapatkan pemandangan alam yang apik ketika matahari akan terbenam, sungguh berkesan.

Sekayu Water Front

Sekayu Water Front tepi Sungai Musi, sebagian Keluarga Besar Kissparry, saat temu keluarga di Sekayu Musi Banyuasin

Sungai-sungai yang kami sajikan kali ini akan kami mulai dari muara atau hilir sungai baru kemudian merunut ke atas atau ke hulu, dari hilir sungai ke hulu sungai. Mengapa begitu, karena lebar sungai yang berada di muara akan lebih besar dari pada lebar di hulunya.

Sungai terpanjang di Pulau Sumatera bukan sungai Musi tetapi Sungai Batanghari yang bermuara di Jambi, ternyata sungai ini juga melewati Kabupaten Tebo, dimana Kissparry Tebo Jambi berada.

Batanghari_IMG-20180724-WA0003.jpg
Kissparry Jr Tebo Jambi, di atas jembatan Sungai Batanghari Jambi, Sumatera (Lokasi Kabupaten Batanghari dekat Muara Tembesi)

Kissparry benar-benar melacak daerah aliran sungai tersebut dari Google Maps sehingga muara yang lebar dari aliran sungai akan sangat tampak menuju ke daerah hulu sungai. Ini pula yang kami tulis dari muaranya dahulu baru mengarah ke hulu sungai, biar mudahnya saja. Untuk keperluan tertentu Anda tinggal membalik, dari hulu ke hilir (muara).

Bagi Anda yang didekatnya ada aliran sungai yang panjang dan belum terdata di Google, akan lebih baik kalau didatakan namanya.

Mentari di atas sungai Musi
Menikmati pemandangan matahari terbenan ditepian Sungai Musi, Sekayu Water Fron 2016-12-27 (doc. Kissparry) Foto dalam gambar Kissparry Weanind Semarang, Kissparry Jr Alif, Kissparry Jambi Tebo

Dengan beberapa dokumen foto/gambar tersebut diatas merupakan salah satu alasan Kissparry menerbitkan artikel ini, dan semoga bermanfaat, guna mengingatkan kita atas anugerah alam dan keagungan Tuhan Semesta Alam.

a_sungai_Mahakam_Tenggarong_Kaltim_2018-07-29 at 202901
Fawaz Susanto di tepi Sungai Mahakam (lokasi Tenggarong) – Kissparry Tenggarong Kaltim – Dok Santo

Itulah beberapa adegan ketika berada sebagian di sungai terpanjang di Indonesia, yaitu Sungai Mahakam di Kalimantan Timur, Sungai Batanghari di Jambi dan Sungai Musi di Sumatera Selatan. Sedangkan untuk adegan di Sungai Kapuas dan Sungai Bengawan Solo sedang dicari gambarnya.

Untuk memudahkan pembacaan tabel, silakan menggunakan labtop atau desktop, karena untuk pemakaian smartphone mungkin terpotong dibagian hulunya.

Sungai (Kali) Terpanjang di Indonesia dalam Tabel

Sungai terpanjang di Indonesia secara ringkas dapat dilihat dalam tabel berikut ini. Penyajiannya dimulai dari muara atau hilir sampai ke hulu sungai.

Muara atau hilir merupakan istilah yang digunakan untuk berakhirnya dari aliran sungai, sedang hulu merupakan berawalnya aliran sungai atau daerah paling atas. Disebut atas karena air mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, jika air mengalir dari tempat rendah ke tempat yang tinggi namanya air mancur, bisa jadi air istimewa.

No. Nama Sungai/ Kali
Panjang
Hilir (akhir) – Muara Hulu (awal)
1. Sungai Kapuas

1143 KM

Pontianak, Kalimantan Barat, Laut China Selatan Kab. Kapuas Hulu Kalbar (2 km lagi Kaltim) dan ujungnya berbatasan dengan Serawak Negara Malaysia
2. Sungai Mahakam

980 KM

Samarinda, Kalimantan Timur,
Laut Jawa. Selat Makasar
Kab. Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.
Ujung paling barat Mahakam Ulu berbatasan dengan negara Malaysia.
3. Sungai Barito

909 KM

Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Laut Jawa
Muara Joloi I, Seribu Riam Kab. Murung.
Sungai ini dinobatkan sebagai sungai terbesar di Indonesia, rata-rata lebar 650 m – 1000 m
4. Sungai Batang Hari

800 KM

Kab. Tanjung Jabung Timur
Prov. Jambi, Laut Cina Selatan
Kab. Tebo, Prov. Jambi.
Kab. Solok Selatan
Prov. Sumbar
5. Sungai Musi

750 KM

Kota Sungsang Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan (dulu Musi Banyuasin). Laut China Selatan Pendopo, Kab. Empat Lawang, Sumsel.
Pegunungan Kepahiang Provinsi Bengkulu
6. Sungai Mamberamo

670 KM

7. Sungai Bengawan Solo

600 KM

Gresik, Jawa Timur,
Laut Jawa
Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah
8. Anak Sungai Kapuas (Kapuas River)

600 KM

Sungai Kapuas
9. Sungai Digul

546 KM

11. Sungai Batang Kuantan atau Sungai Indragiri

500 KM

Tembilahan Hilir, Kab Indragiri Hilir, Prov Riau, Laut China Selatan Danau Singkarak, Kab. Solok, Prov. Sumbar
12. Sungai Seruyan

350 KM

13. Sungai Brantas

320 KM

Kali Porong, Selat Madura, Jawa Timur Gunung Arjuno, Desa Sumber Brantas Kec Bumiaji Kota Batu Kab Malang
14. Sungai Pesanggrahan

177 KM

15. Sungai Krueng Aceh

145 KM

16. Sungai Ci Liwung

120 KM

DKI Jakarta
17. Sungai Angke

92 KM

DKI Jakarta
18.

Tabel diolah dari berbagai sumber, untuk panjang sungai ada yang berbeda versi, kali ini Kissparry mengambil yang terpanjang

DAS (Daerah Aliran Sungai)

DAS kependekan dari Daerah Aliran Sungai, adalah air yang mengalir pada suatu kawasan yang dibatasi oleh titik-titik tinggi di mana air tersebut berasal dari air hujan yang jatuh dan terkumpul dalam sistem tersebut. Seperti di kutip dari Wikipedia.

Air pada DAS merupakan aliran air yang mengalami siklus hidrologi secara alamiah. Selama berlangsungnya daur hidrologi, yaitu perjalanan air dari permukaan laut ke atmosfer kemudian ke permukaan tanah dan kembali lagi ke laut yang tidak pernah berhenti tersebut, air tersebut akan tertahan (sementara) di sungai, danau/waduk, dan dalam tanah sehingga akan dimanfaatkan oleh manusia atau makhluk hidup.

Air hujan yang dapat mencapai permukaan tanah, sebagian akan masuk (terserap) ke dalam tanah (infiltrasi), sedangkan air yang tidak terserap ke dalam tanah akan tertampung sementara dalam cekungan-cekungan permukaan tanah (surface detention) untuk kemudian mengalir di atas permukaan tanah ke tempat yang lebih rendah (runoff), untuk selanjutnya masuk ke sungai.

Air infiltrasi akan tertahan di dalam tanah oleh gaya kapiler yang selanjutnya akan membentuk kelembaban tanah.

Apabila tingkat kelembaban air tanah telah cukup jenuh maka air hujan yang baru masuk ke dalam tanah akan bergerak secara lateral (horizontal) untuk selanjutnya pada tempat tertentu akan keluar lagi ke permukaan tanah (subsurface flow) yang kemudian akan mengalir ke sungai.

Sungai (Kali) Terpanjang di Indonesia

Sungai itu sama dengan kali (Jawa) atau Kali Gedhe (Jawa), misal Sungai Pepe sama dengan Kali Pepe, biasanya juga disebut kali gedhe (kali besar). Bahasa Jawanya lagi disebut lepen atau lepen ageng.

Disebut dengan sungai terpanjang, karena sungai ini memang memiliki panjang pada daerah alirannya mencapai lebih dari 75 km. Untuk ukuran panjang memang tidak ada patokan yang pasti. Adapun sungai terpanjang di Indonesia ada yang mencapai lebih dari 1000 km. Selama kami bisa menyajikan disini, akan kami sajikan, setidaknya yang lebih dari 60 km.

Sungai-sungai yang memiliki aliaran panjang biasanya juga memiliki kedalaman sampai 10 meter bahkan lebih, sehingga bisa dilalui kapal. Namun ada juga yang dangkal dikarenakan pendangkalan.

1. Sungai Kapuas (1.143 km)

Sungai Kapuas disebut juga Sungai Kapuas Buhan atau Sungai Batang Lawai. Sungai Kapuas memiliki panjang aliaran kurang lebih 1.143 km. Hilir sungai atau muara berada di Kalimantan Barat, dan bercabang dengan diantarnya membelah Kota Pontianak ibukota Provinsi Kalimantan Barat.

Lebar sungai ketika melewati Pontianak ada yang mencapai 400m, mungkin ada yang lebih lebar lagi juga ada yang lebih sempit. Bahkan jauh dari hilir ada yang lebarnya mencapai 600m.

jembatan-kapuas_ferry-pontianak
Ferry penyeberangan di Pontianak dari pelabuhan Siantan ke Jl Bardan dan sebaliknya

Sewaktu di Pontianak, Kissparry Wea menginap di Hotel Kini yang beralamat Jl Pangeran Antasari, di pusat perbelanjaan (perdagangan) Kota Pontianak. Untuk ke pelabuhan penyeberangan ferry menuju dermaga Siantan di seberang, dari tempat ini cukup dekat sehingga bisa dengan berjalan kali.

Karena ingin ke Tugu Katulistiwa yang menjadi ikon Kota Pontianak, kemudian naik angkutan menuju ke Tugu Katulistiwa yang jaraknya hanya labih kurang 3 km.

Selain menggunakan jasa ferry untuk menyeberang dari Bardan ke Pelabuhan Siantan atau sebaliknya, saat ini sudah ada jembatan dan Jalan Tol (Jembatan Kapuas 1 dan Jembatan Landak) dengan sedikit memutar.

TUGU-KHATULISTIWApontiana
Tugu Khatulistiwa, ikon Kota Pontianak, yang harus di kunjungi saat di Pontianak Kalimantan Barat

Aliran Sungai Kapuas

Aliran sungai Kapuas dari muara yang terpecah antara lain membelah Kota Pontianak ibukota Provinsi Kalimantan Barat.

Wilayah Muara Kapuas ada di Kabupaten Siantan, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, sedang wilayah tengah Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan untuk wilayah hulu Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu (Balai Besar Taman Nasional Betung Kalimantan Barat).

Pegunungan Muller, sebagai sumber alirannya, ditambah sungai-sungai yang berhulu di Sungai Kapuas, hulu.

Kabupaten Kapuas Hulu sebelah utara berbatasan dengan Wilayah Serawak, Negara Malaysia.

Sungai Kapuas juga melalui Kabupaten Melawi Kalimantan Barat, kedua sungai Kapuas bertemu di Kecamatan Sintang (Kapuas Kiri Hilir – Kiri Hulu).

md_329316putussibau
Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat (foto DPRDKapuasHulu)

Daerah Administrasi Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat termasuk memiliki wilayah yang luas, hal tersebut berdasarkan area yang dilalui sungai hanya ada 8 kabupaten/kota untuk sungai terpanjang di Indonesia.

Sungai Kapuas hampir melewati semua Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, bahkan akan menyentuh Kalimantan Timur, juga Kalimantan Tengah. Satu-satunya wilayah yang tidak dilalui Sungai Kapuas adalah Kabupaten Ketapang.

kalimantan
Peta Pulau Kalimantan – Indonesia, dengan sungai-sungai terpanjang dan terlebarnya

2. Sungai Mahakam (980 km)

Mahakam merupakan salah satu sungai terpanjang kedua di pulau Kalimantan, yakni memiliki panjang lebih kurang 980 km dan ada yang menyebutnya 1000 km. Tipe sungai Mahakam seperti sungai besar lainnya di Kalimantan, sungai ini biasa dipakai sebagai sarana transportasi air.

Kota Samarinda di belah oleh sungai Mahakam, namun hanya sebagian kecil di bagian selatan sedang yang di bagian utara lebih luas. Samarinda utara dan selatan dihubungkan dengan Jembatan Mahakam (Mahakam Bridge)

Untuk sampai ke Kabupaten Mahakam Ulu harus melalui sungai Mahakam ini yang bermula dari Pelabuhan Sida, Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat. Kapal adalah salah satu andalan utama transportasi masyarakat Mahakam Ulu untuk menuju dan dari Samarinda.

Pelabuhan_Sida Tering_mahakam_2018-07-14 at 07.42.23 (1)
Pelabuhan Sida Kecamatan Tering Kutai Barat di Sungai Mahakam, yang ramai (dok. Antok 14/7/2018)

Muara dari Sungai Mahakam kabupaten Kutai Kertanegara provinsi Kalimantan Timur, Laut Jawa atau Selat Makasar, Kota Samarinda, sedangkan daerah hulu diantaranya dari Kabupaten Mahakam Ulu.

Jarak tempuh dari Samarinda ke Mahakam Ulu lebih kurang memakan waktu 15 jam, ditempuh perjalanan darat hingga Pelabuhan Sida, Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat (Kubar) selama 10 jam, dan 5 jam perjalanan DAS (sungai Mahakam).

Suasana_dlm_Kapal_2018-07-14 at 08.22.16
Suasana dalam kapal yang akan mengarungi Sungai Mahakam ke arah Kabupaten Mahakam Ulu (doc. Antok Semarang)

Kabupaten Mahakam Ulu yang paling ujung barat berbatasan dengan negara Malaysia wilaah Serawak. Perjalanan dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu jalan satu-satunya adalah dengan mengarungi Sungai Mahakam atau perjalanan udara. Jalan darat sedang dibuka dan belum dapat dilalui kendaraan.

Ada tempat-tempat eksotis selama perjalanan menuju Mahakam Ulu diantaranya adalah dinding batu.

keindahan-batu-dinding-mahakam-ulu.jpg
Keindahan dinding batu tepi sungai Mahakam menuju ke Mahakam Ulu dari Tering Kubar, yang sempat diabadikan

Apabila Tering Kubar merupakan kelompok wilayah tengah dari Sungai Mahakam, sedangkan Tenggarong dan Samarinda merupakan wilayah kelompok hilir atau muara Sungai Mahakam.

a_sungai_Mahakam_Tenggarong_Kaltim_2018-07-29 at 202901
Fawaz Susanto di tepi Sungai Mahakam (lokasi Tenggarong – muara Mahakam) – Kissparry Tenggarong Kaltim – Dok Santo

3. Sungai Barito (890 km)

Sungai Barito atau sungai Dusun adalah nama sungai yang berhulu di pegunungan Schwaner terkenal juga dengan nama pegunungan Muller, di provinsi Kalimantan Tengah, hal ini hampir sama dengan sumber air sungai Kapuas yang sama-sama berada di Pulau Kalimantan.

Muara sungai Barito ada di Laut Jawa provinsi Kalimantan Selatan, sehingga sungai ini terkenal berada di Kalimantan Selatan.

Pulau Kalimantan nampaknya memiliki sungai-sungai yang panjang dan luas, setara seluas dari pulaunya sendiri, yang luasnya mencapai 743.330 km² (wikipedia). Tiga sungai terpanjang berada di pulau Kalimantan.

Lebar rata-rata sungai Barito yaitu 650 m – 800 m dengan kedalaman rata-rata 8 m, karena lebar itulah sehingga sungai Barito dinobatkan sebagai sungai terlebar di Indonesia. Bahkan lebar 1000 m atau lebih banyak di jumpai di beberapa titik lokasi.

Sebagai sungai terlebar di Indonesia sudah dapat dibayangkan bahwa sungai ini akan menjadi sarana transportasi masyarakat setempat, terutama daerah pedalaman. Di tengah sungai Barito terdapat 3 pulau (apakah nama ke-3 pulau ini, yaitu Pulau Alalak, Pulau Bakut, Aluh-aluh Besar).

sungai-barito
Sungai Barito, Jembatan Barito, Pulau Bakut (Doc. Istimewa)

Wilayah yang Dilalui Sungai Barito dari Hilir (Muara) ke Hulu Sungai

Muara ada di Pulau Jawa wilayah Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin. Dari pengamatan hanya 3 wilayah ini di Kalimantan Selatan yang dilalui Sungai Barito, tetapi dari wilayah ini terdapat sungai besar yang bermuara di sungai Barito.

Sungai Barito di Kalimantan Tengah, melewati Kabupaten Kapuas, Kapubaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murung Raya. Hulu sungai Barito berada di pegunungan Schwaner, atau pegunungan Muller.

Sungai Bermuara di Sungai Barito

Dikutip dari Wikipedia, Sungai Barito di Kalimantan Selatan mempunyai dua anak sungai penting yaitu Sungai Martapura dan Sungai Negara. Dua anak sungai Barito ini selanjutnya mempunyai berbagai cabang sungai yang semuanya dapat dilayari sehingga membentuk sebuah jaringan transportasi sungai yang padat karena menghubungkan daerah-daerah di pedalaman dengan kota pelabuhan.

Sungai Martapura memiliki tiga cabang sungai, yaitu Sungai Alalak, Sungai Riam Kiwa (Kiri), dan Sungai Riam Kanan. Sementara itu Sungai Nagara memiliki banyak cabang sungai, di antaranya yang terpenting adalah Sungai Amandit, Sungai Tapin (Sungai Margasari), Sungai Berabai, Sungai Balangan, Sungai Batang Alai, Sungai Tabalong, dan Sungai Tabalong Kiwa (Kiri).

Sungai Amandit mempunyai dua cabang sungai, yaitu Sungai Bangkan dan Sungai Kalumpang, sedangkan Sungai Tapin mempunyai empat cabang yaitu Sungai Muning, Sungai Tatakan, Sungai Halat, dan Sungai Gadung. Sungai-sungai seperti disebutkan di atas sebagian besar berfungsi sebagai prasarana lalu lintas orang dan barang.

Sungai Barito dapat dilayari oleh kapal dan perahu besar sampai sejauh kurang lebih 700 kilometer ke arah hulu, Sungai Martapura sampai sejauh 45 kilometer, Sungai Negara sejauh 125 kilometer, Sungai Tabalong sejauh 42 kilometer, dan Sungai Balangan sampai sejauh 40 kilometer.

Pasar-Terapung-Sungai-Barito-Banjarmasin-HgJ05
Pasar Terapung Sungai Barito Banjarmasin (Pic. TimesJatim)

Sungai-sungai lainnya dapat dilayari dengan berbagai jenis perahu kecil. Untuk memperpendek jarak antara daerah satu dan lainnya di wilayah Kalimantan Selatan juga banyak dibangun terusan atau kanal yang dalam bahasa setempat disebut antasan atau anjir.

jembatan-barito_20150906_130521
Jembatan Barito (rehab) – foto BanjarmasinPost

Selain jembatan diatas berarti kegiatan masyarakat setempat mengandalkan sungai, contohnya Pasar Terapung.

Jembatan di Atas Sungai Barito

  • Jembatan Barito
  • Jembatan Muara Teweh
  • Jembatan Merdeka Murung Raya

4. Sungai Batang Hari (800 km)

Sungai Batanghari merupakan nama salah satu sungai yang terpanjang di Sumatera, dengan panjang lebih kurang 800 km, yang hampir membelah pulasu Sumatera. Sungai Batanghari bermuara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi dan berhulu di Kabutapen Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Setidaknya ada Kissparry Jambi (Tebo) yang dekat dengan sungai ini, dan Kissparry Wea juga telah melintasi sungai Batanghari.

Sungai_Batanghari_Jambi_Kissparry_Jambi20180724
Di atas Sungai Batanghari Jambi (foto doc. Kissparry Jambi Tebo) — (Lokasi Kabupaten Batanghari dekat Muara Tembesi)

Lebar muara sungai Batanghari mencapai 200 m hingga 1000 m, disekitar Nipah Panjang ada yang lebarnya mencapai 600m. Di daerah Simpang Berbak dibangun jembatan Berbak yang memiliki panjang lebih dari 200 m

Jembatan_Berbak_simpang_berbak
Jembatan Berbak di Simpang Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi

Hampir semua sungai panjang berkelok-kelok, termasuk sungai Batanghari. Apabila dilihat dari udara inilah wajah sungai tersebut.

sungai-batanghari
Sungai Batanghari dilihat dari udara (pesawat Garuda Indonesia) – (foto reservasi)

Sungai Batanghari juga membelah Kota Jambi yang merupakan Ibukota Provinsi Jambi menjadi dua bagian, tetapi bagian yang lebih besar berada di seberang selatan, dan untuk seberang utara hanya bagian kecil dari wilayah Kota Jambi.

Penghubung antara wilayah Jambi di bagian utara dan selatan adalah Jembatan Aurduri.

Jembatan_Aurduri_Jamb_BS
Jembatan Aurduri Kota Jambi, melintas di Sungai Batanghari (foto BeritaSatu)

Jembatan lain yang melintas di atas Sungai Batanghari adalah Jembatan Muara Tebo ditambah satu lagi, dan Jembatan Sungai Dareh di Kabupaten Dharmasraya.

Aliran Sungai Batang Hari dari Muara ke Hulu

Aliran sungai Batang Hari dari muara menuju ke hulu, sungai bermuara di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kemudian alirannya dari Kabupaten Muaro Jambi, yang termasuk daerah tengah yaitu Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tebo (disinilah Kissparry Jambi Tebo), Kabupaten Bungo.

Kemudian termasuk daerah hulu dari sungai Batanghari ada di Sumatera Barat yaitu Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Solok Selatan (pegunungan Koto Parik Gadang Diateh) menyatu dengan pegunungan Kerinci.

Koto_parik_siateh_Solok_Selatan_Sumbar
Koto Parik Gadang Diateh, Kab Solok Selatan Sumatera Barat, hulu dari Sungai Batanghari (foto pemda)

Sehingga sungai Batang Hari melalui 8 Kabupaten/Kota di provinsi Jambi dan Sumatera Barat.

Sungai Kumpeh, merupakan sungai yang bermuara di Sungai Batanghari, sedang sungai yang lain sedang kami lacak.

5. Sungai Musi (750 km)

Sungai Musi adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Dengan panjang lebih kurang 750 km, sungai ini merupakan yang terpanjang di pulau Sumatera dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagian, seberang Ilir di bagian utara dan Seberang Ulu di bagian selatan.

Terbelahnya Kota Palembang dengan adanya sungai Musi, membuat Pemkot waktu itu berupaya untuk membangun Jembatan hidrolis yang kemudian dinamakan jembatan Ampera.

ampera-1967
Jembatan Ampera tahun 1967 (dok pemda)

Baca Juga: Nama Obyek Wisata di Palembang Perkawasan, Rute dan Kulinernya

IMG_20180325_090539
Pengalaman Pertama Wildan KissParry Jr naik kapal klotok, di Sungai Musi, dengan latar belakang Jembatan Ampera Palembang, menuju Pulau Kemaro

Ditengah-tengah Sungai Musi ada pulau dengan nama Pulau Kemaro, pulau ini juga menjadi tujuan wisata yang layak Anda kunjungi.

pulau_kemaro_klenteng_IMG-20180301-WA0014
Salah satu sudut Pulau Kemaro, Musi, di Palembang Dok Sandy (Dispopar Palembang)

Sungai Musi, bersama dengan sungai lainnya, membentuk sebuah delta di dekat Kota Sungsang.

Mata airnya bersumber di daerah Kepahiang, Bengkulu. Sungai Musi disebut juga Batanghari Sembilan yang berarti sembilan sungai besar, pengertian sembilan sungai besar adalah Sungai Musi beserta delapan sungai besar yang bermuara di sungai Musi.

Adapun delapan sungai tersebut adalah :

  1. Sungai Komering
  2. Sungai Rawas
  3. Sungai Leko
  4. Sungai Lakitan
  5. Sungai Kelingi
  6. Sungai Lematang
  7. Sungai Semangus
  8. Sungai Ogan

Wilayah Dilalui Sungai Musi

Sungai Musi dari bermuara di Laut China Selatan, Kota Sungsang, Kabupaten Banyuasin, kemudian melalui Kota Palembang, Kabupaten Muara Enim (sebagian kecil), Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, dan bagian hulunya berada di Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.

Sekayu Water Front 20180701
Sekayu Water Front dan Taman Kirab di tepi Sungai Musi, Kabupaten Musi Banyuasin (dok 2018-07-01, Kissparry Sekayu)

Kabupaten Empat Lawang berbatasan dengan Bengkulu, dan apabila dilihat dari peta, aliran sungai Musi juga melalui Bengkulu, berarti sungai Musi juga berhulu di daerah Bengkulu, diatas juga telah disebutkan mata air berasal dari daerah Kepahiang. Dengan demikian sungai Musi hampir sampai Samudera Indonesia.

tugu-empat-lawang
Tugu Emas Empat Lawang di Tepi Sungai Musi (foto pemkabEmpatLawang)

Inilah daerah-daerah hulu dari sungai Musi yang merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera dan terpanjang ke-5 di Indonesia.

PLTA-Musi-Kepahiang-potensi41
PLTA Musi di Kepahiang Bengkulu (foto gogo)

6. Sungai Mamberamo (670 km)

Sungai Mamberamo adalah sebuah sungai sepanjang 670 km yang terletak di Provinsi Papua, Indonesia. Sungai ini berhulu di Pegunungan Jayawijaya dan bermuara ke Samudera Pasifik.

7. Sungai Bengawan Solo (600 km)

Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, diperkirakan panjangnya mencapai 600 km yang berhulu di tangkapan air Waduk Wonogiri Provinsi Jawa Tengah.

bengawan-solo
Bengawan Solo (foto YanuarCatur)

Hulu Bengawan Solo lainnya yaitu Kali Muning dan Kali Tenggar di Desa Jeblogan, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berbatasan dengan Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Daerah hulu sumber dari aliran di Bengawan Solo juga berasal dari Boyolali, Klaten, dan sekitarnya untuk sungai-sungai lain yang bermuara di Bengawan Solo.

Adapun untuk muaranya berada di Jawa Timur, tepatnya di Desa Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Sehingga Bengawan Solo melintasi wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lebar sungai Bengawan Solo antara 50 m – 150 m.

Apabila menengok sejarahnya, diperkirakan ada Bengawan Solo Purba yang bermuara di Jojgakarta (Samudera Indonesia), kalau memang betul demikian berarti Bengawan Solo Purba tersambung dari Pulau Jawa ke Samudera Indonesia, atau sama dengan Sungai Bengawan Solo membelah Pulau Jawa menjadi dua.

Daerah Aliran Bengawan Solo

Daerah aliran sungai Bengawan Solo meliputi beberapa Kabupaten/Kota yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur, pulau Jawa. Ada daerah yang tidak dilalui Bengawan Solo tetapi menopang sebagai daerah Hulu antara lain Boyolali dengan Kali Pepe yang berhulu di dataran tinggi Gunung Merbabu.

Bengawan_Solo_di_Gesi_Sragen_Jateng_google
Sungai Bengawan Solo di Gesi Kab Sragen Jateng (Google)

Bermula dari Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Surakarta (Solo), Sragen, (Jawa Tengah) kemudian Ngawi, Madiun (Jawa Timur), Blora (Jawa Tengah), Bojonegoro (Jawa Timur). Di Cepu sungai Bengawan Solo menjadi batas wilayah antara Jawa Tengah (Blora) dan Jawa Timur (Bojonegoro).

Setelah Bojonegoro, sungai Bengawan Solo melewati Lamongan Jawa Timur, dan daerah ini sudah dikenal dengan daerah hulu, dan bermuara di Gresik Jawa Timur.

Lagu Bengawan Solo

Sungai ini sangat terkenal karena dijadikan judul lagu yang sangat populer “BENGAWAN SOLO” karya Gesang.

BENGAWAN SOLO (Lirik Lagu)

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi…
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Dimusim hujan air..
Meluap sampai jauh

Mata airmu dari Solo
Terkurung gunung seribu
Air meluap sampai jauh
Dan akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatnya dulu
Kaum pedagang selalu…
Naik itu perahu

Sumber lirik lagu: kapanlagi.com

8. Anak Sungai Kapuas (Kapuar River) – (600 km)

9. Sungai Digul (525 km)

Sungai Digul terletak di Papua

10. Sungai Batang Kuantan atau Indragiri (500 km)

Batang Kuantan merupakan nama sungai yang terdapat di kabupaten Kuantan Singingi provinsi Riau. Sungai ini berhulu pada Danau Singkarak di provinsi Sumatera Barat dan pada kawasan ini disebut juga dengan nama Batang Ombilin. Maka kemudian di sebut Batang Kuantan.

Pada bagian muara dari sungai ini yaitu pada kawasan kabupaten Indragiri Hilir, disebut juga sungai ini dengan nama Sungai Indragiri. Panjang aliran sungai skitar 500 KM.

Dari Hulu ke hilir, melalui Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, ketiganya Provinsi Riau. Kemudian memasuki Sumatera Barat, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Danau Singkarak, Kabupaten Solok.

12. Sungai Seruyan (350 km)

Sungai Seruyan (sebelumnya bernama Seroejan) adalah sebuah sungai yang melintasi dan mengalir di wilayah Kabupaten Seruyan, provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.

Sungai yang mengalir dari utara ke selatan dan bermuara ke Laut Jawa ini memiliki panjang 350 Km dan yang dapat dilayari 300 Km, kedalaman rata-rata 6 m dan lebar rata-rata adalah 300 m dengan anak sungai yaitu :

  • Anak Sungai Danau Sembuluh
  • Anak Sungai Manjul
  • Anak Sungai Salau
  • Anak Sungai Pukun
  • Anak Sungai S. Kale
  • Anak Sungai Kalua
  • Anak Sungai Lanan
  • Anak Sungai Bai
  • Anak Sungai Bahan
  • Anak Sungai Kulai
  • Anak Sungai Seruyan

13. Sungai Brantas (320 km)

Sungai Brantas adalah sebuah sungai di Jawa Timur yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa setelah Bengawan Solo. Panjang aliran sungai utama adalah 320 KM, sungai ini melingkari gunung berapi yang masih aktif yaitu Gunung Kelud.

Sungai Brantas bermata air di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang berasal dari simpanan air Gunung Arjuno, lalu mengalir ke Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Mojokerto. Bermuara di Selat Madura.

sungai brantas
Sungai Brantas (foto: aderifai)

Di Kabupaten Mojokerto sungai ini bercabang dua manjadi Kali Mas (ke arah Surabaya) dan Kali Porong (ke arah Porong, Kabupaten Sidoarjo).

Wilayah yang Dilalui Sungai Bratas, semua di Jawa Timur, yaitu meliputi

  • Kabupaten Malang,
  • Kabupaten Blitar,
  • Kabupaten Tulungagung,
  • Kabupaten Kediri,
  • Kabupaten Jombang,
  • Kabupaten Nganjuk,
  • Kabupaten Mojokerto,
  • Kabupaten Gresik,
  • Kabupaten Sidoarjo

Beberapa bendungan besar di sepanjang aliran sungai ini maupun di anak-anak sungainya, di antaranya:

  • Bendungan Sengguruh
  • Bendungan Sutami (atau yang disebut juga Waduk Ir. Sutami)
  • Bendungan Lahor
  • Bendungan Selorejo
  • Bendungan Wlingi
  • Bendungan Bening
  • Bendungan Serut

Jembatan: Jembatan Brantas Papar, Jembatan Brantas Baru, Jembatan Brantas, Kota Mojokerto, Jembatan Gajah Mada

14. Sungai Krueng Aceh (145 km)

Krueng Aceh (Indonesia: Sungai Aceh) adalah sebuah sungai di pulau Sumatera yang berhulu di pegunungan Aceh Besar mengaliri sebagian besar wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar dan bermuara di Selat Malaka. Panjang 145 km.

Krueng Aceh memiliki beberapa sub daerah aliran sungai (DAS) yaitu Sub DAS Krueng Seulimeum, Krueng Jreu, Krueng Inong, Krueng Keumireu dan Krueng Aceh Bagian Hilir.

15. Sungai Pesanggrahan (177 km)

Kali Pesanggrahan adalah sungai yang mengalir dari Kabupaten Bogor, melintasi Kota Depok, Jakarta Selatan, hingga akhirnya ke Tangerang, Banten. Bermuara di Cengkareng Drain (Kali Angke) – Banten, Laut Jawa

16. Sungai Ciliwung (120 km)

Ci Liwung, atau biasa ditulis Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa – Indonesia; terutama karena melalui wilayah ibukota, DKI Jakarta.

Panjang aliran utama sungai ini adalah hampir 120 km dengan daerah tangkapan airnya (daerah aliran sungai) seluas 387 km persegi.

Sungai ini relatif lebar dan di bagian hilirnya dulu dapat dilayari oleh perahu kecil pengangkut barang dagangan. Wilayah yang dilintasi Ci Liwung adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.

Hulu sungai ini berada di dataran tinggi yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, atau tepatnya di Gunung Gede, Gunung Pangrango dan daerah Puncak.

Setelah melewati bagian timur Kota Bogor, sungai ini mengalir ke utara, di sisi barat Jalan Raya Jakarta-Bogor, sisi timur Depok, dan memasuki wilayah Jakarta sebagai batas alami wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Ci Liwung bermuara di daerah Luar Batang DKI Jakarta, Laut Jawa.

17. Sungai Angke (92 km)

Kali Angke atau Cikeumeuh adalah nama sebuah sungai di Jakarta, Indonesia. Sungai sepanjang 91,25 kilometer ini berhulu di daerah Bogor, melintasi wilayah Jawa Barat, Banten dan Jakarta sampai bermuara Cengkareng Drain (Banten), Laut Jawa.

Inilah sungai-sungai panjang di Indonesia, yang informasi selengkapnya terus kami eksplor biar lebih lengkap.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s