Gobak Sodor Permainan Tradisional yang Masih Membudaya

Seri permainan tradisional yang kami sajikan kali ini adalah permainan Gobak Sodor, merupakan permainan yang kerap kali dimainkan Kissparry kecil kala itu, kebetulan halaman rumah kami waktu itu terbilang luas, sehingga arena permainan apapun bisa dilaksanakan ditempat tersebut, termasuk Gobak Sodor.

Meskipun kami sendiri sudah jarang menjumpai permainan ini secara langsung, namun permainan yang satu ini masih menjadi permainan yang populer di Indonesia, bahkan hingga saat ini permainan tradisional gobak sodor dijadikan permainan untuk perlombaan.

Permainan ini membutuhkan strategi dan kecepatan dalam melewati musuh dan menangkap musuh, permainan yang satu ini juga menjadi permainan yang banyak digemari oleh anak laki-laki maupun perempuan. Gobak sodor dapat dimainkan di siang hari maupun malam hari, terlebih pada saat bulan purnama.

Sejarah Permainan

Permainan Gobak Sodor sangat terkenal di wilayah Pulau Jawa. Banyak yang mengatakan bahwa permainan ini berasal dari Yogyakarta. Nama Gobak Sodor berasal dari kata gobag dan sodor. Kata gobag artinya bergerak dengan bebas dan sodor artinya tombak.

Ada juga yang mengartikan gobak sodor sebagai merupakan permainan maju mundur melalui pintu-pintu. Dalam bahasa Belanda istilah gobak Sodor mungkin artinya sama dengan kata dalam Bahasa Inggris “Go Back Through the Door”, sebagian menyebutnya Galasin, bisa saja adaptasi bahasa dari bahasa Belanda yang kalau di Bahasa Inggriskan menjadi “Go Last In”, sayangnya kata-kata tersebut hanya rekaan rekayasa kutak-katik kata saja jadi jangan ditanya kebenarannya. Remaja sekarang mungkin tidak familiar dengan jenis permainan ini, karena selain tidak ada pialanya permainan ini perlu beberapa orang yang mengikutinya.

Gobak sodor adalah permainan yang menuntut ketangkasan menyentuh badan lawan atau menghindar dari kejaran lawan. Garis-garis penjagaan dibuat dengan kapur seperti lapangan bulu tangkis, bedanya tidak ada garis yang rangkap.

Gobak sodor terdiri dari dua tim, satu tim terdiri dari tiga orang sampai lima orang. Kelompok pertama sebagai penyerang dan kelompok kedua sebagai penjaga. Permainan galah asin atau gobak sodor (kadang disebut galasin) ini biasa dilakukan di lapangan. Arena bermain merupakan kotak persegi panjang dan diberi garis di dalamnya.

Tanah Lapang

Permainan ini bisa dimainkan di tanah lapang, karena untuk berlarian, dan sebaiknya di lapangan atau halaman rumah yang masih tanah liat atau rerumputan, dan belum disemen, mengingat karakteristik permainan ini. Apabila dimainkan di area yang sudah disemen (dikeraskan), maka pemain harus ekstra hati-hati. Jatuh dan bangun mewarnai permainan ini, resiko lecet-lecet pasti ada.

Area Bermain dan Ukuran

Tempat bermain diibaratkan seperti lapangan bulu tangkis, ada garis-garis yang membentuk kotak-kotak. Antara kotak yang satu dengan yang lain lebarnya dibuat ukuran yang sama, menyesuikan lebar lapangan. Panjang dan lebar kotak permainan tidak ditentukan, namun ukurannya adalah beberapa orang yang sedang berada didalam kotak tersebut tidak bisa disentuh oleh penjaga garis.

Contoh ukuran tiap kotaknya misal 3m x 4m, maka membutuhkan lapangan ukuran 7m x 16m. misal ukuran 3m x 3m maka membutuhkan lapangan ukuran 7m x 12m. Lebih luas kotak permainan akan semakin menarik.

Arena Gobak Sodor

Gambaran arena Gobak Sodor

Grup Merah dan Grup Putih, masing-masing sudah ada Kapten (Nomor 1 sebagai Kapten)
Grup Merah sebagai pemain dan Grup Putih sebagai penjaga.

Garis orange adalah area penjaga Kapten (1)
Garis merah adalah area penjaga Anggota (2)
Garis biru adalah area penjaga Anggota (3)
Garis hijau adalah area penjaga Anggota (4)

Pemain kesatu (Kapten) memulai masuk arena, disusul pemain ke-2 dan seterusnya (boleh bersamaan)

Jumlah garis atau kotak juga ditentukan oleh banyaknya peserta tiap grupnya.

Buatlah dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 4-5 orang, jumlahnya harus sama, dan seorang ditunjuk sebagai Kapten Regu. Dua kelompok ini masing-masing sebagai lawan main. Di awal permainan diadakan undian, kelompok mana yang main atau menyerah terlebih dahulu, maka kelompok yang satunya jadi penjaga.

Peraturan dan Cara Bermain

  1. Ada kelompok yang bertugas menjaga dan ada juga yang bermain. Yang bermain adalah yang memenangkan undian.
  2. Kelompok yang menjaga akan menghalau laju kelompok lawan agar tidak bisa lolos, dan jika tersentuh maka akan berganti tugas.
  3. Masing-masing garis horizontal akan dijaga oleh penjaga, namun garis vertikal hanya ditengah dijaga
  4. Petugas jaga yang ada diposisi paling depan dapat berlari mengikuti garis vertikal yang ada ditengah lapangan, untuk membantu petugas jaga di garis vertikal yang sudah ada.
  5. Pemain akan bolak balik, dan menggocek petugas jika lolos maka akan mendapatkan poin.

Pemenang

Pemenang dalam permainan ini adalah kelompok yang memiliki poin banyak. Siapa yang akan mencatat poin (nilai)-nya, ialah diantara mereka. Dengan juri atau wasit, apabila gobak sodor untuk ajang pertandingan. Sedangkan besarnya poin disepakati sebelum bermain.

Misalnya pemain yang berhasil melintas seluruh penjaga garis (petugas) mendapat poin (nilai) +5, tetapi setiap melintasi seorang penjaga garis baris (petugas) mendapat poin (nilai) +1.

Contoh perhitungan nilai : Nomor 1 merah, berhasil lari melewati penjaga 1 putih di baris pertama, maka Nomor 1 merah mendapat poin +1, nomor 2 merah lari melampaui nomor 1 putih penjaga mendapat poin +1, nomor 1 merah langsung lari melampaui penjaga 2 putih, 3 putih dan 4 putih, maka pemain 1 merah mendapat +5 (atau +1 +1 +1 dan bonus +2, untuk bonus sesuai kesepakatan, nilai akhir pemain 1 merah adalah +6.

Tiba-tiba pemain 2 merah melaju tertangkap sama penjaga, maka nilai regu merah adalah +6 +1 = +7. Untuk regu penjaga yang berhasil menangkap pemain diberi angka seperti bonus, putih +2 sesuai kesepakatan.

Sekarang pemain putih yang bermain dan petugas atau penjaga regu merah. Putih 1 lari melampuai penjaga baris 1 dan baris 2, maka dapat nilai +1 + 1 atau +2. Kemudian Putih 2 lari melewati penjaga baris 1, maka nilai +1, putih 1 lari melewati baris 3 maka putih 1 nilai +1. Putih 1 lari melewati baris 4 maka putih 1 nilai +1 dan bonus +2. Total nilai putih 1 adalah +6. Putih 1 masuk lagi melewati baris 4 maka nilai +1 untuk putih 1, putih 2 melewati baris 2 maka putih 2 dapat nilai +1. Putih 3 lari melewati baris 1 tertangkap petugas. Maka total nilai grup putih adalah +6 +1 +1 +1 = +9+2 = +11

Nilai merah +2+7 = +9, dengan demikian Putih menang dengan memperoleh poin +11 sedangkan merah +9.

Selamat bermain, jaga sportivitas.

Kissparry

Baca Juga Artikel Berikut Ini.

👍 Permainan Tradisional Jamuran
👍 Permainan Tradisional Bentengan
👍 Permainan Tradisional Engklek (Sunda Manda)

terbaru (07/07/2018), baca juga

Iklan

4 tanggapan untuk “Gobak Sodor Permainan Tradisional yang Masih Membudaya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s