Cara Menghindari (Mencegah) Gagal Ginjal, dan Bila Sudah Terjadi Gagal Ginjal Kronik (GGK)

Apa ada cara untuk menghindari agar tidak terjadi gagal ginjal, itulah yang akan KissParry uraikan sebagai bentuk kepedulian kami mengenai masalah ginjal. Materi di dapat dari kajian hasil konsultasi dari berbagai sumber, sekaligus berasal dari pengalaman dan pengetahuan tentang gagal ginjal, sehingga tips ini semoga dapat membantu menjauhkan diri dari gagal ginjal, semoga.

Kissparry bukan seorang medis (dokter) atau paramedis (perawat, bidan, mantri, dan lainnya), sehingga tulisan ini bersifat umum, dan bukan kajian ilmiah medis, apalagi menggunakan bahasa kedokteran yang saya tidak mengetahuinya.

Beberapa materi tentang ginjal, Kissparry link-kan dengan materi yang sudah ada di blog ini agar memperpendek dari tulisan ini dan menambah wawasan atau pengetahuan lebih yang terkait materi ini.

Dan di sini kita juga tidak bicara garis hidup, takdir, dan nasib, bukankah sudah ada Firman Allah, bahwa “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka”, atau kalau dijabarkan Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang manakala orang tersebut tidak mau mengubahnya sendiri.

Tulisan ini merupakan intisari dari berbagai sumber, juga merupakan hasil konsultasi dokter ahli, spesialis, yang kemudian kami analisa berdasarkan pengetahuan dan pengalaman. Ingin menanggapi atau mengkoreksi juga menambah informasi, silakan di komentar, untuk itu terima kasih.

Organ Ginjal pada Manusia

Ginjal merupakan organ yang penting dalam proses pembuangan (penyaringan) racun yang ada di dalam tubuh makhluk hidup yang bernyawa, sehingga fungsi dari ginjal sangat vital dan penting, terlebih pada manusia.

Jumlah organ ginjal manusia pada umumnya dua buah, di kanan dan di kiri dari tengah tubuh manusia, baca dengan klik di sini uraian tentang ginjal.

Organ ginjal termasuk organ yang sangat kuat luar biasa, seakan terjadi gagal ginjal itu secara tiba-tiba padahal tidak demikian, terjadi secara lambat laun. Oleh sebab itu Kissparry WN bakal sedikit berbagi informasi mengenai organ tubuh yang satu ini.

ginjal-5a125-ilustrasi
Ilustrasi Ginjal (pic. Kompasiana)

Fungsi ginjal sangat luar biasa, coba bayangkan kalau kotoran/racun di dalam tubuh tidak disaring dan dibuang melalui air seni.
Oleh sebab itu jangan buang air seni sembarangan atau “JANGAN KENCING SEMBARANGAN”.

Dikatakan racun, karena memang zat-zat yang disaring di ginjal sudah tidak terpakai atau sisa-sisa dari hasil metabolisma tubuh. Sehingga kalau tidak dikeluarkan akan meracuni tubuh. Apabila yang dikatakan racun itu menyebar ke organ seluruh tubuh, maka tubuh pun jadi sakit.

Pencegahan Agar Jauh dari Gagal Ginjal

Untuk menjaga agar ginjal tetap sehat apa yang harus diperhatikan dan diperlukan, ini terkait dengan pencegahannya.

Agar terlepas atau jauh dari Gagal Ginjal maka perlu melakukan langkah-langkah sederhana yang sulit apabila kita kurang memahaminya betapa pentingnya organ ginjal bagi tubuh, dikatakan penting karena kita sekarang membicarakan organ ginjal.

Sebenarnya organ-organ yang lain didalam tubuh juga sama pentingnya, karena mereka memiliki peran masing-masing.

Minum Air Putih Secukupnya (Sesuai Anjuran)

Usahakan setiap hari baru atau setiap pagi tergantung Anda hari barunya apa, atau begini saja setiap bangun tidur, usahakan meminum air putih (kalau tidak setuju dengan istilah air putih ya air bersih bening atau air mineral), berapa banyak? 2 gelas lebih baik (lihat penjelasan selanjutnya juga).

Minum air putih dilanjutkan setiap habis sarapan atau makan, entah makan siang atau makan malam Anda.

Kalau menurut anjuran ahli kesehatan, meminum air putih dalam sehari sampai dengan 2 liter atau setara dengan 8 gelas sedang, namun demikian ada beberapa catatan khusus untuk yang sudah usia lanjut (lansia) bahkan tidak boleh memasukkan cairan lebih dari satu setengah liter sehari.

Lha terus anjuran ahli kesehatan yang minimal sehari dua liter bagaimana, ini terutama untuk kaum muda usia. Orang yang sangat produktif. Yang penting dalam sehari jangan lupakan air putih terutama sehabis makan Anda.

Wah, bagaimana, padahal sehabis makan biasanya minum teh manis panas, es teh manis, jus buah, air jeruk panas, es jeruk, dan aneka minuman lainnya. Inilah yang menjadi tempat untuk mengambil perhatian dari kebiasaan yang harus diperhatikan, sebaiknya Anda mulai pikirkan sejak sekarang kebiasaan itu, juga bagi penulis khususnya.

minum air putih ft majelis sirah copy
Minum air putih (ft majelis sirah)

Dalam jus buah manis ada airnya juga, boleh, dalam air jeruk panas manis ada airnya juga, boleh, dalam air teh panas manis juga ada airnya, boleh, tetapi air putih itu akan lebih baik. Kalau sedang makan di restoran atau rumah makan jadi gengsi dong kalau minum cuma air putih. Setidaknya saat Anda makan di rumah sendiri…. lha kalau setiap hari ke warung? Oleh sebab itu sebaiknya Anda perhatikan.

Asupan air yang kurang masuk ke ginjal, mengakibatkan ginjal lama kelamaan secara alamiah akan menyesuaikan dirinya, dalam kondisi tertentu akan mengalami gangguan.

Hindari sering-sering minum dengan minuman berpemanis buatan, karena dapat merusak fungsi ginjal, dan akhirnya gagal ginjal. Termasuk ketika bepergian, misal dengan alasan perlu asupan vitamin yang cukup, tetap usahakan dihindari. Minum air putih lebih baik, siapkan saja air mineral.

Baca Juga : Lanjut usia (Lansia) tidak boleh terlalu banyak minum

Menjaga Pola Makan

Apa itu cukup dengan minum air putih dalam keseharian, ini adalah sebagian dari upaya untuk ginjal tetap sehat, dan usaha yang lainnya yaitu tentang menjaga pola makan yang sehat dan bukan asal sembarangan di makan. Terutama bagi Anda yang sudah dinyatakan oleh dokter mengidap penyakit tertentu, yang menjadi pemicu gagal ginjal.

img_660_442_4-makanan-_1465199411fast
Makanan minuman sehat

Bukan hanya pola makan, tetapi asupan makanan juga harus dijaga. Apakah ada kaitannya antara pola makan dan asupan makanan dengan ginjal kita. Inilah yang perlu kita mengerti, bahwa hal ini sangat erat berkaitan.

Bukankah hasil dari asupan makanan itu masuk diserap melalui peredaran darah kemudian hasil sekresi tubuh itu akan melalui ginjal untuk di saring, kemudian yang kotor menurut sensor tubuh akan dibuang dengan buang air kecil (kencing).

Memakan makanan yang tidak biasanya dapat memengaruhi dari kerja ginjal. Maksudnya makanan yang tidak biasanya itu seperti apa? Contohnya seperti ini, ketika kita menginap di hotel Bintang 5, disana disajikan aneka makanan orang luar negeri, dan setelah makan ala kebiasaan kemudian mencoba makanan ini itu hingga kekenyangan, maka hal seperti ini harus dihindari.

Usahakan makan dan minum sesuai sunah atau anjuran, bahwa lambung itu sebaiknya terisi terbagi dalam tiga bagian, sepertiga makanan, sepertiga air, dan sepertiganya lagi udara.

Ingat juga bahwa makanan yang kita makan sebagian besar juga telah mengandung air. Misalkan nasi, cara mengolah nasi biasanya dengan menanaknya bersama air, karena tanpa air tentu beras itu tidak bisa lembek sehingga bisa dimakan, yang jelas saat menanak beras kurang air saja atau kurang masak bisa ‘ngletis‘.

Menjaga pola makan di sini juga diperhatikan terkait dengan asupan garam yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sehari-hari. Penumpukan atau kelebihan garam (intake natrium) mudah terjadi pada orang-orang yang kelebihan berat badan. Oleh sebab itu bagi Anda yang memiliki kelebihan berat badan mulai memikirkan cara mengatasi obesitas atau menurunkan kelebihan berat badan.

Jangan Sering Menahan Buang Air Kecil (Kencing) atau Air Besar (Berak)

Hal ini berbanding terbalik, ketika harus minum air putih yang banyak, usahakan tidak menahan buang air hingga berlarut-larut atau setiap waktu senantiasa demikian. Buang air kecil (kencing) atau buang air besar (berak) sebaiknya tidak ditahan terlalu berlama-lama, segera tunaikan hajat buang airnya. Namun demikian jangan kencing sembarangan apalagi berak sembarangan, harus pada tempatnya.

Terutama jangan menahan kencing terus-terusan, disamping memperberat kerja ginjal, kotoran dari air seni yang mestinya segera dikeluarkan dari tubuh melalui kencing apabila ditahan maka kerja dari ginjal bisa berlipat-lipat (semakin berat).

Ini kata-katanya sederhana, tetapi maknanya luas sekali, perlu pengertian dan kesadaran dini. Dengan menahan air seni juga bisa penyebab dan pencetus batu ginjal. Saya tidak biasa kencing sembarangan karena takut najis, misalnya, maka dalam hal ini harus bisa mengatur diri. Misalnya saat bepergian jauh dengan angkutan kendaraan umum, seperti bus umum, travel, maka harus bisa menjaga kondisi. Saat ada kesempatan untuk buang air kecil segeralah lakukan.

Di beberapa tempat pemberhentian angkutan atau SPBU atau rumah makan tersedia toilet atau kamar mandi dengan sistim berbayar, maka kita perlu menyediakan uang pecahan secukupnya saat akan bepergian.

Dengan menahan kencing berlebihan sehingga ginjal akan bekerja ekstra, ini kunci tipsnya.

Beristirahat Saat Waktunya untuk Istirahat

Beristirahat sangat erat kaitannya dengan tekanan darah, terlebih kita dikejar-kejar pekerjaan yang harus segera rampung, atau pekerjaan kita membutuhkan tenaga ekstra untuk tetap terjaga.

Oleh karena itu kita harus bisa mengatur diri dan pola keseharian, dan kondisi masing-masing. Waktunya istirahat, ya istirahat, contoh yang mudah saat bekerja seharian, kemudian datang waktu istirahat siang, misal untuk shalat dan makan, juga rileks.

jangan-tidur-setelah-subuh-990x495
Ilustrasi tidur (istirahat)

Seorang pekerja malam atau bekerjanya di malam hari, tentu istirahatnya siang hari, begitu pula sebaliknya. Saya adalah seorang sopir bus malam atau bus pariwisata, yang harus tetap terjaga saat mengemudi, maka dalam hal ini saat tiba waktunya ada kesempatan istirahat maka sebaiknya dipakai untuk beristirahat.

Tidak selalu istirahat itu identik dengan tidur, tidak demikian, intinya kita harus bisa rileks, dan apabila bisa tiduran atau tidur itu akan lebih baik.

Waktu istirahat yang tepat itu seperti apa?

Setelah bekerja 4 – 5 jam segera mengambil waktu istirahat, bahkan ada yang kurang dari waktu tersebut sesuaikan dengan kondisi masing-masing, bisa mengambil waktu untuk beristirahat setelah aktivitas 3 – 4 jam.

Menjaga Pola Minum

Setelah anjuran minum air putih yang cukup, maka menjaga pola minum, maksudnya selain air putih harus dijaga asal tidak asal minum sembarangan, terutama (maaf) minuman instan. Apa itu minuman instan, saya perkirakan Anda mengetahui yang saya maksud.

Boleh sesekali tetapi meminum minuman instan, asal tidak keterusan atau ketagihan. Biasanya juga pada minuman semacam itu ada zat pengikat yang bikin ingin segera minum lagi, atau bahasa gaulnya kecanduan.

Bahaya minuman instan adalah terletak pada pemanisnya, yang sebagian besar mengandung pemanis tiruan, atau bahkan bahan pengawetnya. Apakah semua pasti ada bahan pengawet? Boleh dikatakan pasti, meskipun itu tertulis aman.

Maaf, meskipun label bertuliskan menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh sekalipun, mulai sekarang harus waspada untuk kesehatan Anda sendiri. Mendingan kalau lelah dan capai, istirahat itu lebih baik.

Terlebih minuman ber-karbonasi, minuman yang satu ini membuat ginjal bekerja dengan lebih keras. Kalau Anda misalkan penjaga malam, jangan karena alasan vitalitas harus minum minuman instan yang berlebih. Atau bahkan tidak dalam kemasan air tetapi ada juga dalam kemasan lain.

Prinsipnya ginjal kemudian akan menyesuaikan diri, dan akhirnya apabila penyesuaian dirinya tidak kuat lagi maka yang terjadi peran dokter akan nampak disini. Semoga Anda tahu yang saya maksudkan.

Jangan minum minuman yang bukan peruntukannya. Misalnya minuman untuk petinju padahal Anda hanya tukang jaga malam, maka minuman itu mestinya bukan level-nya. Misalnya minuman untuk pekerja berat, tetapi pekerja biasa ikutan konsumsi minum, ini kata kunci tips ini.

Perlunya Berhenti Merokok

Sudah ada anjuran berhenti merokok yang berasal dari tulisan di kemasan bungkus rokok itu sendiri. Apa sebaiknya berhenti merokok atau terus merokok?

Maka melalui tulisan ini, sebaiknya kegiatan yang satu ini mulai diperhatikan pelaksanaannya. Ya pelaksanaan berhenti merokok,  tulisan yang ada di kemasan bungkus rokok sudah cukup untuk dipahami.

Penyakit yang Kerap menjadi Pemicu Gagal Ginjal

Berdasarkan pemantauan yang Eswede Wea lakukan selama ini, yang kerap kali menjadi pemicu gagal ginjal adalah penyakit seperti ini.

  1. Darah Tinggi (DT)
  2. Diabetes Melitus (DM), Kencing Manis
  3. Batu Ginjal Kronis (BGK)
  4. Sebab Lainnya

Apakah setiap yang mengidap penyakit diatas pasti punya masalah dengan ginjalnya yang kemudian sampai gagal ginjal.

Jawabnya adalah TIDAK.
Tidak semua yang mengidap darah tinggi, diabetes melitus, batu ginjal kronis akan bermasalah pada ginjalnya.

Bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk menghindari agar ginjal tidak bermasalah di kemudian hari dan akhirnya gagal ginjal.

Kata kunci yang kami dapat kami rangkum dari berbagai sumber yaitu menjaga pada kondisi stabil untuk semuanya, baik tekanan darah dan gula darah.

Ikuti ulasan berikut ini yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Darah Tinggi

Mengapa darah tinggi menjadi pemicu terjadinya gagal ginjal, ceritanya begini, intinya tekanan darah yang kurang stabil apalagi cenderung tinggi, tekanan darah yang naik turun secara drastis dapat memengaruhi kerja ginjal. Kerjaan ginjal jadi berat.

Ginjal akan menyesuaikan tekanan darah itu, bukan hanya ginjal, jantung juga ikut bekerja agak keras, lambat laun akhirnya ginjal terganggu, dan semakin terganggu yang akhirnya dinyatakan gagal ginjal.

Apa yang sebaiknya kita lakukan dalam kondisi seperti ini (tekanan darah yang tidak stabil atau cenderung tinggi).

  1. Apabila suatu waktu Anda dinyatakan oleh dokter memiliki bakat tekanan darah yang tinggi, sebaiknya Anda selalu konsultasi dan periksa ke dokter pribadi Anda atau ke Layanan Kesehatan Umum (Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat -PUSKESMAS, Indonesia). Selalu di sini sesuai dengan kebutuhan, atau bahkan saran dari dokter atau ahli medis.
  2. Jika dokter sudah menyarankan minum obat penstabil tekanan darah (orang sering menyebut obat turun tensi), maka sebaiknya Anda mengikuti anjuran dan saran dokter tersebut, rutin melakukannya. Boleh menggunakan obat-obatan herbal tetapi tetap dalam pengawasan dokter, atau rutin cek laborat medis.
  3. Hindari makanan-makanan dan minuman pemicu naiknya tekanan darah, jangan karena sudah minum obat penstabil tekanan darah, kemudian makan dan minum seenaknya sesuai selera. Anda harus terus terang kepada rekan Anda saat mereka mentraktir makan Anda yang sesuai anjuran tidak boleh di konsumsi, tidak perlu malu berbicara pada mereka.
  4. Usahakan menghindari kegiatan yang memicu tekanan darah menjadi lebih tinggi, apa itu;
    – begadang sampai larut malam atau sampai menjelang pagi (rutinitas),
    – ‘padudon’ ini bahasa Jawa atau senang bertengkar,
    – hindari berdebat, entah tujuannya baik apalagi tidak baik,
    – mengendarai kendaraan dengan ngebut apalagi sampai diluar batas kecepatan
    – ngrumpi atau ‘ngrasani orang’ yang belum tentu sesuai,
    – apalagi ya… masih banyak lagi,
  5. Tetaplah berpikir positif, ambil makna dari hal-hal yang berbau negatif yang kita jumpai di dalam masyarakat sekeliling.

Orang yang dinyatakan mengidap gangguan kesehatan dengan tekanan darah yang tinggi masih bisa beraktivitas seperti biasa, hanya saja karena kondisi yang demikian terkadang bertemperamen tinggi, dan mudah marah, sehingga kuncinya adalah pengendalian diri atau mengendalikan diri.

Apakah orang yang mudah marah-marah pasti tekanan darahnya tinggi, tidak juga, bahkan orang yang sering marah-marah bisa jadi ia memiliki tekanan darah yang normal. Namun yang demikian bersiap-siap saja karena saat marah-marah pasti tensinya naik.

Bahkan orang yang dinyatakan memiliki tensi selalu tinggi, kesehariannya kalem tidak gampang marah, terlihat santai, yang demikian adalah merupakan upaya pengendalian diri tersebut, tetapi perlu kewaspadaan.

Terus menerus kontrol tekanan darah agar tetap terjaga dalam kondisi yang disarankan oleh kesehatan, karena dalam kondisi tekanan darah yang tidak stabil dan cenderung bertekanan tinggi terus turun, lama kelamaan ginjal akan secara alamiah menyesuaikan dirinya terhadap kondisi tersebut, dan akhirnya kemudian di vonis oleh medis dengan gagal ginjal.


Sehingga…..

Meskipun harus minum obat untuk menstabilkan tekanan darah secara rutin, ikuti anjuran dokter, tersebut. Mengapa? Agar ginjal Anda bekerja tidak berat, tekanan darah harus stabil normal/standar.
Jangan juga meremehkan beberapa pantangan makanan Anda
(Ah.. khan ada obat tekanan darah tinggi…., eh… jangan begitu).
Minum obat tensi sangat dianjurkan pagi hari.

Bila Anda sudah ada bibit-bibit (bakalan) tensi tinggi, sebaiknya kontrol rutin tekanan darah Anda, bila perlu ke Dokter keluarga Anda.


 

Diabetes Melitus (DM)

Penyakit pemicu gagal ginjal yang lain adalah diabetes melitus yang biasa disingkat DM atau orang awam bilang kencing manis, yakni suatu gangguan kesehatan seseorang karena kadar gula dalam darah diatas normal.

Seseorang yang sudah dinyatakan oleh medis terkena gangguan kesehatan berupa Diabetes Melitus (DM) atau Kencing Manis, harus sudah mulai waspada dengan menjaga pola makan.

Tipe penyakit kencing manis dengan darah tinggi adalah berbeda, tetapi pengaruh terhadap kerja ginjal hampir-hampir sama, kandungan gula darah yang tinggi membuat kerja ginjal menjadi berat.

Apa yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi seperti ini?

  1. Mengontrol terus-menerus secara rutin terkait dengan kadar gula dalam darah menjadi sangat penting, harus melakukannya sesuai dengan saran dari medis atau ahli kesehatan, agar terjaga dan terhindar dari gagal ginjal.
  2. Bila disarankan oleh medis untuk mengontrol kadar gula darah dengan meminum obat, sebaiknya melakukannya sesuai dengan saran ahli medis.
  3. Apabila menggunakan obat-obatan herbal untuk menjaga gula darah, sebaiknya harus tetap dibantu obat-obatan medis, dan tidak lupa selalu kontrol atau cek laboratorium medis.
  4. Menjaga pola makan dan asupan makan, bukan berarti tidak makan sama sekali, dengan menghindari makan-makanan yang mempunyai kadar gula yang tinggi sangat dianjurkan, sesuai saran ahli gizi. Kami yakin apabila seseorang sudah memiliki potensi kadar gula darah diatas normal biasanya sudah diberi saran-saran oleh tim kesehatan.
  5. Hindari kata-kata makan ini sekali-sekali tidak apa-apa, termasuk melakukannya makan ini itu yang tidak disarankan oleh ahlinya. Usahakan tidak melanggar pantangan atau larangan ahli medis, agar tidak terjadi hal-hal yang lebih fatal.
  6. Buatlah suasana yang senang dan nyaman dan tetaplah bersemangat, minum obat lagi obat lagi bosan ah.., jangan sampai seperti ini.

Kontrol rutin dan selalu menjaga kadar gula dalam darah akan membantu kerja ginjal tidak terlalu berat, maka dengan demikian semoga bisa terhindari dari keadaan dinyatakan gagal ginjal.


Anjuran yang sama seperti anjuran obat tensi,
ketika Anda dinyatakan harus meminum obat penstabil gula darah,
tetaplah ikuti anjuran dokter (ahli kesehatan).
O… iya… ada alternatif, herbal yang hebat… katanya…. namun tetap ikuti anjuran dokter. Atau setidaknya Anda harus kontrol gula darah secara rutin.


 

Batu Ginjal Kronis

Sejenis batu yang mengidap atau mengeram di dalam ginjal akan mengganggu kerja ginjal, sejenis kristal yang membatu yang kemudian disebut batu ginjal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Apabila ditemukan atau terindikasi adanya benda yang satu ini di dalam ginjal maka sebaiknya segera dikeluarkan.

Apa itu batu ginjal yang sebenarnya, dan cara mengatasi paling lengkap silakan baca dengan klik link berikuti ini.

Bagaimana cara mengeluarkan batu dari ginjal, ada beberapa cara berdasarkan pengamatan dan pengalaman lingkungan, yaitu:

  1. Ramuan herbal yang bisa menghancurkan batu ginjal
  2. Operasi melalui bantuan medis

Batu yang didiamkan tidak dikeluarkan dari ginjal dan dibiarkan maka akan mengakibatkan kerja ginjal terganggu, dalam kondisi kronis bisa menyebabkan gagal ginjal.

Keluarnya batu kadang membuat saluran kencing tergores dan infeksi. Dari infeksi saluran kencing, lama kelamaan bisa mengakibatkan gagal ginjal. Hal tersebut karena kuman yang akan keluar tidak lancar dan bisa kembali masuk ke ginjal.

Saya ingat guru olahraga berpesan, kalau kencing bersikaplah wajar, usahakan dibuat santai dan jangan inginnya digelontorkan. Dengan buang air seni santai sehingga ada jarak molekul air satu dengan yang lain, agar kuman tidak kembali masuk ke ginjal, katanya. Oleh karena itu pula tidak boleh menahan kencing berlebih atau terlalu lama.

Baca di sini makanan pencetus batu ginjal. Sebelum membaca makanan pencetus batu ginjal, perlu kami sampaikan catatan sedikit bahwa uraian tersebut ditujukan kepada orang yang belum mengalami gagal ginjal. 

Sebab Lainnya

Adakah sebab lainnya, yang seperti ini memang tidak teridentifikasi, tetapi pemicu dari kerja kerasnya ginjal bisa menjadi penyebab dari jalur lain.

Misalnya :

  • kurangnya asupan air putih yang cukup di dalam ginjal yang memberatkan kerjanya, dan ginjal secara alami menyesuaikan dirinya
  • minum-minuman berenergi yang pada intinya menimbulkan semangat berlebih yang tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup, dengan semangat berarti menaikkan tekanan darah
  • termasuk minuman beralkohol juga berkarbonasi tinggi menyebabkan kerja ginjal berat

Contoh di atas apabila terjadi secara terus-menerus maka bisa menjadikan ginjal lama-kelamaan tidak dapat menunaikan fungsinya dengan baik, dan dengan tingkat tertentu dapat menyebabkan gagal ginjal.

Sebab lain lagi karena ada penyakit di ginjal, misalnya ada kista di organ ginjal yang menyebabkan ginjal lama kelamaan tidak berfungsi dan rusak.

Waspadalah pada Kondisi Seperti Ini

Pada suatu waktu kita minum air (apa saja) dalam jumlah yang banyak, misalkan sesuai anjuran 2 liter minimal atau lebih, kemudian di malam hari tiba-tiba tidak kuat menahan kencing (sehingga kencing pada waktu tidur – ‘ngompol’), maka harus mewaspadai kondisi yang seperti ini terkait dengan kesehatan ginjal atau kandung kemih, sebaiknya segera konsultasi ahli kesehatan (medis).

Orang pasti akan menganggap wajar karena minum banyak sehingga kencing banyak, tetapi kencing yang tidak disengaja itu yang perlu mendapat perhatian.

Dalam suatu perjalanan jauh misalkan dengan kendaraan bermotor atau naik kendaraan umum (bus) tiba-tiba kaki bengkak berlebih, hal ini juga perlu waspada terhadap kondisi ginjal. Mestinya air itu masuk ke kemih untuk dibuang melalui kencing.

Biasanya orang juga akan menganggap biasa kondisi seperti itu, namun sebaiknya segera periksa laboratorium medis.

Apabila sudah seperti ini makan usahakan sudah mulai memperbanyak air putih, dan jangan malah sebaliknya dengan minum yang memperberat kerja ginjal.

Badan merasa lelah capai sementara pekerjaan masih menumpuk, maka ketika merasa lelah dan capai sebaiknya mengambil waktu untuk istirahat, jangan malah sebaliknya dengan minum minuman berenergi, bervitamin atau mutivitamin. Boleh minum multivitamin tetapi tetap harus mengambil waktu untuk istirahat. Saat-saat seperti ini biasanya tekanan darah naik.

Kita pasti pernah mendengar, ‘nggak perlu ngoyo (memaksakan diri) waktunya istirahat ya istirahat’ pendapat seperti ini ada benarnya, mulai direnungkan, mengingat kemampuan fisik seseorang memang juga terbatas, dan batasnya adalah beristirahat, setelah beristirahat akan bugar kembali.

Tubuh sering gatal-gatal, terutama bagian bawah (mulai pinggul ke bawah), itu ada sinyal dari ginjal. Apabila ke dokter kulit kurang mempan, diperlukan ke dokter penyakit dalam. Mempan itu maksudnya obat yang diberikan sebagai sarana terapisnya.

Sinyalnya apa lagi yang datang dari ginjal, yaitu pegal-pegal yang berlebihan. Bedakan pegal biasa dengan pegal yang luar biasa. Mulailah mengatur makan dan minum yang sehat.

Bila telah seperti tersebut diatas yang dilakukan yaitu menghindari makanan dan minuman yang memperberat kerja ginjal, seperti apa caranya, seperti yang telah diuraikan sebelumnya.

 

Bila Sudah Dinyatakan Gagal Ginjal Kronik (GGK) 

Ada beberapa indikasi medis dikatakan gagal ginjal, tetapi yang paling sederhana adalah saat cek laboratorium medis, kandungan ureum dan kreatinin di dalam darah sudah melebihi batas minimal atau tinggi nilainya atau diatas batas normal yang dianjurkan medis, biasanya kondisi ini sudah dinamakan gagal ginjal sampai dengan gagal ginjal kronik.

Pengertian sederhananya dari kedua istilah ini adalah kotoran atau racun di dalam jaringan pembuluh darah melebihi ambang batas. Mengapa dikatakan racun atau kotoran, contohnya sederhana saja, apabila kita habis makan maka sisa makanan yang dibuang melalui buang air besar adalah bisa dikatakan racun (tubuh), meskipun setelah keluar bisa menjadi pupuk. Sama halnya yang telah diserap didalam tubuh dari makanan yang kita makan juga ada sisa-sisa proses yang biasanya dikeluarkan melalui saluran kencing.

Kotoran atau racun diatas harusnya disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui air kencing atau air seni dengan buang air seni atau kencing. Tetapi karena proses penyaringan tidak sempurna maka kotoran tidak seluruhnya menjadi air kencing tetapi berputar lagi keseluruh tubuh melalui aliran darah, sehingga apabila dibiarkan saja maka akan meracuni dan mengotori organ yang lain.

Gangguan Ginjal (Penyakit Ginjal)

Ganguan ginjal yang masih stadium tertentu biasanya masih dilakukan penanganan dengan mengobati ginjal agar kembali berfungsi normal, hanya saja kadang dokter tidak memberi tahu kalau ginjal sudah mulai terganggu. Biasanya dokter hanya menyarankan ini dan itu, sambil diberinya obat.

Tandanya ada sedikit masalah pada ginjal biasanya adalah terjadinya sakit pinggang, bila demikian maka harus sudah mulai waspada, dan perbanyaklah minum air putih, sambil minum obat atau ramuan jamu atau obat herbal.

Hindari makanan dan minuman yang memberatkan kerja ginjal, sudah diuraikan di atas.

Gagal Ginjal Kronis (GGK) atau GK (Ginjal Kronis)

Gagal ginjal kronis merupakan suatu kondisi yang menurut analisa medis gangguan ginjal sudah akut, dan sudah perlu diadakan penanganan medis secara khusus. Secara medis harus dilakukan Hemodialisis atau biasa disingkat dengan HD, atau bahasa orang awam dengan istilah cuci darah.

Kalau kita perhatikan orang yang mengalami hemodialisa (HD) prosesnya sederhana, yakni darah diambil dimasukkan alat pencuci kemudian darah yang sudah mulai bersih dimasukkan lagi ke dalam tubuh, begitu seterusnya hingga darah sudah dianggap lebih bersih.

Dikatakan darah mulai bersih dan darah sudah dianggap mulai bersih, memang tepatnya demikian karena alat ini tidak bisa menyaring maksimal seperti halnya ginjal ketika masih normal. Alat hemodialisis hanya membantu kerja dari ginjal dalam menyaring kotoran dalam darah yang disebut sebagai urium dan kreatinin itu. Sehingga waktu HD antara 3 jam sampai dengan 5 jam setiap kali HD.

Organ ginjal kita berarti luar biasa ya…. kerjanya dan fungsinya… jawabnya adalah ya… Oleh sebab itu organ ginjal harus kita rawat baik-baik dengan pola-pola yang sudah diuraikan di atas.

Berapa kali orang harus menjalani cuci darah? Jawabnya adalah apakah kreatinin dan ureum sudah sesuai ambang batas normal, itulah jawaban yang cukup jelas. Jika belum, maka sebaiknya masih perlu bantuan alat hemodialisis.

Pelaksanaan HD tergantung dari kandungan ureum dan kreatinin seseorang yang mengalamai gagal ginjal, ada yang seminggu 2 kali, ada yang seminggu 1 kali, ada yang 2 minggu sekali, ada yang 1 bulan sekali, ada yang 2 bulan sekali, ada yang 3 bulan sekali.

Bagaimana Menyikapi Vonis GGK

Saran yang paling utama adalah saat dinyatakan gagal ginjal kronik adalah tabah menjalani semua itu, laksanakan dengan senang dan bukan menjadi beban. Kalau menjadi beban maka pikiran akan merasa terbebani tetapi kalau menerima keadaan maka itu akan menjadi pemacu semangat untuk tetap beraktivitas.

Anjuran dan saran dari medis atau dokter yaitu dengan melaksanakan apa yang namanya cuci darah atau hemodialisis. Kalau tidak mau mengikuti anjuran dokter bagaimana, ya…, dokter itu hanya menganjurkan dan menyarankan sesuai dengan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya, karena semua terpulang kepada si penderita.

Sebaiknya menerima kondisi tersebut dengan ikhlas, karena biasanya semua itu telah terjadi dan ibarat peribahasa nasi telah menjadi bubur, maka harus siap menerima keadaan.

Hemodialisa (HD) – Cuci Darah

Penderita gagal ginjal kronik yang sudah menjalani hemodialisa (HD) atau cuci darah, harus memperhatikan beberapa hal, sesuai dengan anjuran dari medis atau ahli kesehatan.

Kurangi Makan Buah-buahan

Ginjal yang bermasalah atau gagal ginjal harus menjaga asupan kalium yang berlebihan agar kerja jantung tidak terlalu berat. Kalium terdapat dimakanan tertutama buah-buahan, buah yang paling tinggi kandungan kalium adalah buah sukun, kemudian alpokat, dan disusul buah-buah lainnya seperti pisang.

Saran dari paramedis biasanya menghindari pisang, padahal kandungan kalium di pisang tergolong tidak tinggi seperti halnya sukun dan alpukat. Mengapa pisang? Karena pisang adalah salah satu buah-buahan yang mudah didapatkan.

Perlunya menjaga kandungan kalium darah dengan mengurangi makan buah-buahan dikarenakan ginjal kurang mampu menyaring kalium dengan sempurna, sehingga meskipun tidak makan buah-buahan sekalipun karena setiap makanan sudah mengandung kalium maka kandungan kalium di dalam darah masih cukup.

Kurangi Makan Kacang-kacangan

GGK biasanya juga tidak dapat menyaring dengan sempurna pencetus asam urat tinggi yang terdapat pada kacang-kacangan, terutama kacang kedelai beserta olahannya dan kacang tanah beserta olahannya

Kurangi Masuknya Cairan ke dalam Tubuh

Kurangi cairan maksudnya adalah mengurangi zat cair yang masuk ke dalam tubuh, terutama minum. Penderita GGK harus mengurangi minum, karena kelebihan minum akan menyebabkan air kemana-mana, terutama ke paru-paru yang mengakibatkan sesak nafas.

Ketika Sudah Duduk Jangan Lupa untuk Berdiri

Maksudnya adalah ketika anda seharian duduk di kursi misalnya, air akan mengumpul ke kaki sehingga kaki akan kelihatan bengkak, sehingga kalau sudah duduk sekitar 1 – 2 jam segeralah berdiri. Karena duduk juga akan menekan ginjal untuk tidak bekerja dengan maksimal. Sebaliknya juga jangan terlalu banyak berjalan atau berdiri. Wah… bagaimana ini tidak boleh duduk berlama-lama juga tidak boleh jalan terlalu lama. Silakan diatur sendiri.

Hindari Bekerja Angkat Junjung Berat

Menghindari pekerjaan itu dikarenakan ketika angkat junjung berat, kelebihan energi akan menjadi tambahan kotoran di dalam pembuluh darah, yang mestinya kelebihan energi disalurkan ke air seni, tetapi karena ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya maka akan menjadi kotoran dalam darah.
Terlebih bagi penderita yang HD sudah dipasangi semacam alat untuk memudahkan proses HD, sebaiknya tangan yang dipasangi semacam alat itu tidak digunakan untuk mengangkat berat, meskipun hanya menarik pelepah daun kelapa.

Jagalah HB Darah pada Posisi yang Cukup

Pesan dari tenaga medis (dokter) dan paramedis diantaranya agar menjaga kandungan HB dalam darah tetap pada kondisi yang diizinkan dan tidak kurang. Caranya bagaimana, yaitu memperbanyak makan putih telor atau daging, bisa juga olahan hati sapi atau olahan hati ayam.

Berusaha untuk istirahat (tidur) dalam waktu yang cukup, karena dengan beristirahat keperluan tenaga lebih sedikit, kecuali mimpi buruk, jika tidurnya disertai mimpi apalagi mimpi buruk biasanya bangun tidur badan malah terasa gerah. Saat seperti ini segera minum air putih secukupnya.

Kebutuhan Asupan Garam Hanya Seperenam sampai Setengah dari Tubuh Orang Sehat (Normal) Pada Umumnya

Kebutuhan natrium (garam) bagi orang (tubuh) yang normal adalah 6000 – 7000 mg. Coba apakah Anda bisa mengetahui takarannya berapa itu? Kami tidak menghendaki pembaca memikirkan yang terlalu rumit, kalau judulnya saja sudah jelas bahwa kebutuhan asupan garam (natrium) hanya seperenam sampai dengan setengah tubuh normal.

Berapa kebutuhan asupan natrium, maka dalam hal ini sudah bisa ditebak berarti berkisar 1000 – 3000 mg. Susah menghitungnya dalam keseharian. Oleh karena itu aplikasinya sangat mudah. Misalkan, bagi penderita GGK asupan garam yang dimakan sehari-hari sebaiknya mengikuti anjuran.

Sehingga apabila sebagai penderita, yang bekerja di kantor yang tiap hari makan di luar rumah (makan di warung/restoran/rumah makan) baik sarapan, makan untuk siang, dan makan untuk malam, sudah sangat jelas asupan garam akan sama dengan tubuh normal, maka yang seperti ini harus dihindari.

Sebaiknya sarapan di rumah dan untuk makan malamnya juga dirumah, dan kalau perlu untuk makan siangnya membawa bekal dari rumah, yang telah di kontrol kandungan natrium (garam)-nya.

Lupakan Peribahasa Bagai Sayur Kurang Garam

Wah…. bukankah ada peribahasa ‘bagai sayur kurang garam’ ada yang kurang pas kalau makan selalu mengurangi garam. Sebaiknya Anda kesampingkan peribahasa itu, mengapa? Kelebihan asupan garam menjadikan tekanan darah akan meninggi, terlebih penderita darah tinggi.

Sebagian besar makanan, minuman, dan buah yang dikonsumsi sudah mengandung unsur natrium atau garam. Misalnya buah pisang, jeruk, nanas, apel, manggis itu tiap 100 gram-nya sudah mengandung natrium 1 mg, sedang blewah itu mengandung 12 mg.

Lakoni dengan Ikhlas dan Semangat

Sebaiknya penderita GGK yang telah dianjurkan untuk melakukan HD, melakoni kegiatan tersebut atau hemodialisis dengan senang hati tanpa merasa tertekan. Makna sakit adalah sebenarnya pendekatan diri pada Sang Pencipta. Adapun makna sakit dalam pandangan Islam dapat di baca di blog ini, (silakan klik).

Kissparry menyebutnya gangguan kesehatan, dan tidak menyebut dengan sakit karena orang-orang yang menjalani hemodialisis rata-rata masih bisa beraktivitas seperti biasa (meskipun sudah tidak seperti saat tidak mengalami gangguan kesehatan).

Tetap semangat dan tawakal ….

Masih Ada Jalan Bersama (Update 2018/4/16)

Secara klinis bagi yang sudah GGK atau  CKF (Chronic Kidney Failure) dijelaskan apabila ginjal tidak bisa diperbaiki, namun mungkin saja masih ada jalan bersamaan dengan HD (Hemodialisis) yakni dengan konsumsi aneka makanan ciptaan Allah SWT yang diperuntukkan untuk perbaikan ginjal. “Bukankah Allah SWT menciptakan sesuatu penyakit disertai dengan obatnya”.

Akhirnya

Inilah sekelumit tentang tips menghindari gagal ginjal dan sikap kita bila telah dinyatakan gagal ginjal kronis. Berkaitan dengan gangguan kesehatan yang telah menimpa Anda sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis (dokter) atau paramedis (perawat-mantri-bidan) atau ahli kesehatan lain.

Peranan dari uji laboratorium medis jangan dilewatkan dan dilupakan, karena itu digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan secara ilmiah. Anda boleh saja pergi ke tabib, menggunakan selain obat medis misalnya obat herbal, tetapi tes laboratorium medis sekali lagi harus rutin dilakukan terutama yang sudah dinyatakan mengidap gangguan kesehatan tertentu (seperti yang disebutkan di atas) yang dapat memicu terjadinya gagal ginjal kronik.

Semoga bermanfaat.

Penulisan: Weanind News
Editor: Kissparry WN

Catatan:
Tulisan ini telah diterbitkan juga di blog penulis eswedeweablog dengan judul yang hampir sama, dan untuk di Kissparry.com disesuaikan atau di edit kembali, dan bila ingin melihat tulisan aslinya silakan klik link-nya.

Diolah dari berbagai sumber, dan bukan merupakan pengganti peran medis dan ahli gizi, hanya sebagai tambahan referensi berdasarkan pengetahuan dan pengalaman. 

Nggak apa-apa ini makan sedikit, toh ada obatnya…. jika sudah tahu bakalan terjadi sesuatu terhadap kondisi kesehatan jangan paksakan tubuh berlebihan beban.

Iklan

3 tanggapan untuk “Cara Menghindari (Mencegah) Gagal Ginjal, dan Bila Sudah Terjadi Gagal Ginjal Kronik (GGK)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s