Gaya Hidup komunikasi Ragam Teknologi

Perjalanan Darat Sekayu Palembang sampai Semarang Waktu Tempuh Hanya 16 Jam, Dulu 2 Hari 1 Malam

Baru kali ini (12/1) saya mencoba ruas tol Sumatera langsung terhubung ke Jawa, tol Trans Sumatera dan Trans Jawa, penyeberangan di Bakahueni – Merak, hanya 16 jam perjalanan darat dan laut, wow … luar biasa.

Tugas kantor yang biasanya kami menggunakan perjalanan udara, pesawat, kali ini berbeda ceritanya, pasalnya lewat udara menurut aku ribet banget, belum lagi mungkin biayanya juga beda lantaran kuota penerbangan hanya boleh diisi separohnya.

Ya, kali ini dapat tugas untuk berkunjung ke Kota Semarang, untuk suatu kepentingan kantor.

Saya dan teman saya akhirnya sepakat menggunakan kendaraan roda empat, Kijang Innova. Jika perjalanan hanya berdua, karena mobil juga lumayan lebar, kami mengajak keluarga, tentu tidak bersama anak-anak. Meskipun dengan mobil pribadi tetap menerapkan social distancing.

Perjalanan ini tentu diawali dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, langsung kami arahkan ke jalan tol Trans Sumatera di Palembang menuju Bakauheni. Berangkat sekitar pukul 06.00 WIB, dan sekitar pukul 11.05 sudah sampai di parkiran pelabuhan untuk menyeberang.

Dari Sekayu ke Palembang kami melewati jalan nasional, sebelum masuk jalan tol, dengan waktu tempuh hampir sama dari Palembang ke pelabuhan.

Kali ini dapat jadwal penyeberangan dengan kapal ferry yang bukan reguler, atau boleh dikatakan kapal ferry cepat, dengan jadwal menyeberang pukul 11.45. Dengan kondisi ini, ketika di jalan tol ya sedikit dipacu lajunya mobil.

Kami persiapkan datang lebih awal agar tidak ketinggalan penyeberangan kali ini, dengan ferry cepat.

Pukul 11.52 sudah selesai memarkir mobil yang bersiap untuk meyeberang

Selepas menyeberang dan sampai di Pelabuhan Merak, saya sudah fokus mempersipkan perjalanan sepanjang jalan tol.

Saya segera ngabari kakak saya Kissparry Semarang akan kedatangan saya dan teman saya, “2 keluarga, 2 cowok 2 cewek”, menulis sekenanya.

Ternyata kakak saya (Kissparry Semarang – Eswede Weanind) sudah memperkirakan akan sampai di Semarang sekitar pukul 22.40, hanya dengan rerata kecepatan 80 km/jam, dan diperhitungkan istirahat di rest area 1 (satu jam).

Rest area Pendopo KM 456, salah satu tempat istirahat dalam perjalanan di tol Trans Jawa ini. Istirahat secukupnya, karena perjalanan memang panjang.

Resta Pendopo KM 456

Kecepatan paling tinggi kisaran 140 km/jam dan tentu ada beberapa kali istirahat di rest area, makan siang dan makan malam, dan sholat.

Pukul 22.15 saya sudah sampai di sekitar Rumdin Pangdam IV Diponegoro dekat rumah tinggal Kissparry Semarang, tetapi saya mengambil jalan lewat arah bawah, dan saya dapati jalan masuk sudah di portal (tutup), bisanya lewat jalan keluar, tetapi kemudian saya telepon, dan diminta lewat jalan atas.

Kami pun kembali ke arah semula, sebab saya keluar dari jalan tol Jatingaleh.

Kissparry Palembang – Kissparry Sekayu di Kissparry Semarang (12/01/2021 22.57.12)

Sudah sedikit nyantai-nyantai baru ingat, ayo foto bareng

Perjalanan darat dari Palembang ke Semarang, yang dulu ditempuh dalam waktu 2 hari dan 1 malam, sekarang hanya ditempuh lebih kurang 16 jam saja.

Wassalam.

oleh Lik Kasjo
editor Eswedewea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: