Sayap-Sayap PATRI, Sebuah Refleksi

Apa arti sayap bagi burung, pesawat, atau pun organisasi? Tentu, mustahil burung dan pesawat bisa terbang tanpa sayap. Begitu juga organisasi seperti PATRI. Agar bisa terbang cepat dan tinggi, maka perlu sayap-sayap yang kuat.

Sayap yang kuat tidak harus kaku. Beda burung beda pula pesawat. Burung bahkan sayapnya sangat lentur. Karena itu bisa bermanuver dengan lincah. Menukik tajam, dan seketika menyambar lawan.

Tentang sayap organisasi ini, saya dapat masukan dari beberapa pegiat NGO (Non-Governmental Organization). Baik yang berasal dari keluarga besar PATRI (Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia) maupun mitra lainnya.

Sebagai Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) yang kian besar, PATRI akan menghadapi kondisi yang kian kompleks. Sehingga tidak cukup semua masalah diselesaikan secara “keormasan”.

Sehingga, ibarat burung dan pesawat canggih, PATRI harus segera menguatkan sayap-sayapnya.

Lahirnya kelompok kerja (Pokja) tingkat DPP (Dewan Pimpinan Pusat) merupakan modal awal yang perlu diperkuat diseluruh daerah.

Pokja ini embrio lahirnya sayap-sayap yang kuat dibidang ekonomi, seni budaya, pertanahan, pendidikan, media massa, bela diri, dan lainnya.

Bentuk sayap itu bisa berupa LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), SATGAS (Satuan Tugas), Lembaga Kekaryaan, Forum Diskusi Tokoh, dan semacam laskar serbaguna lainnya.

Saya bersyukur, saat RAKORNAS (Rapat Koordinasi Nasional) tahun 2017 saya dapat lagi masukan. Ternyata teman-teman di daerah juga sudah mulai merintisnya. Misal, di Riau ada LSM Perisai, LSM yang menyiapkan calon pebisnis, calon legislatif, dan yayasan pelestarian pesisir serta mangrove.

Di Sultra (Sulawesi Utara) ada barisan anak muda trans yang membentuk GARDA X Trans. Di Sulbar (Sulawesi Barat), Kalbar (Kalimantan Barat), Sumut (Sumatera Utara), dan Kalteng (Kalimantan Tengah) ada paguyuban seni budaya.

Saya yakin, kalau sayap-sayap itu kuat, insya Allah burung PATRI bisa terbang makin cepat, akurat, dan tinggi.

Mungkin seperti Satria Pringgadani Raden Gatot Kaca. Terbang melesat cepat keangkasa, dan kemudian menukik tiba-tiba sambil memenggal leher para musuh negara yang angkara murka.

Hmm…sayap.

KoDe, 19/02/2017
@hasprabu
Arsip File:
Refleksi kader

SAYAP-SAYAP PATRI

diunggah oleh Lik Kasjo | tayang ulang
editor Kissparry

Satu respons untuk “Sayap-Sayap PATRI, Sebuah Refleksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.